Harga perak dunia melanjutkan penguatan selama dua hari berturut-turut dengan bergerak di sekitar US$57,80 per troy ons pada perdagangan Jumat (16/10). Kenaikan ini didorong oleh aksi jual tajam di pasar saham yang meningkatkan minat investor terhadap aset safe haven atau instrumen yang dianggap lebih aman saat ketidakpastian meningkat. Penurunan imbal hasil obligasi juga membuat perak semakin menarik karena mengurangi biaya peluang untuk memegang logam mulia yang tidak memberikan bunga.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memperkuat sentimen positif terhadap perak. Konflik yang meningkat antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman, serta insiden kapal kontainer berbendera Singapura yang tenggelam setelah terkena proyektil Iran di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan. Kondisi tersebut mendorong investor mencari perlindungan pada aset berharga, termasuk perak dan emas.

Di sisi lain, prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) masih menjadi perhatian utama pasar. Data ekonomi Amerika Serikat yang kuat meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang suku bunga tetap pada bulan ini mencapai sekitar 72%, sedangkan kemungkinan kenaikan pada Desember diperkirakan sebesar 92%. Jika ekspektasi suku bunga tinggi terus menguat, pergerakan perak berpotensi menghadapi tekanan, meskipun permintaan aset aman masih memberikan dukungan terhadap harganya.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal XAGUSD: Peluang Rebound Perak Memantul dari Golden Ratio Menuju Target 58.01
Pergerakan grafik XAGUSD pada timeframe 15 menit memperlihatkan potensi penguatan setelah mengalami penurunan terbatas menuju area Golden Ratio di kisaran 57.3415. Pijakan Fibonacci 61.8% ini berfungsi sebagai zona penopang krusial yang memberi dorongan bagi pembeli untuk mengambil alih kendali pasar dan memicu lonjakan harga perak secara signifikan.
Strategi entri beli dapat dipertimbangkan saat harga memasuki area pantulan dengan membatasi risiko di bawah level invalidasi support 57.0526. Skenario bullish memproyeksikan target pertama pada kisaran 57.8029, sebelum berlanjut menguji resistensi berikutnya di posisi 58.0146 untuk memaksimalkan rasio keuntungan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi