HomeMarket NewsMinyak Dunia Terguncang! Konflik Hormuz Picu Ancaman Krisis Pasokan

Harga minyak mentah dunia turun ke sekitar US$101 per barel pada perdagangan Senin (19/10), tetapi masih bertahan di dekat level tertinggi setelah melonjak 10% sepanjang pekan lalu. Tekanan terhadap pasokan energi global tetap tinggi seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur yang memicu kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi minyak.

Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sebuah helikopter Saudi dilaporkan jatuh di dekat perbatasan Yaman, sementara kelompok Houthi menargetkan Yanbu, salah satu pusat ekspor minyak penting. Risiko pasokan semakin besar setelah tiga kapal tanker mengalami kerusakan di Selat Hormuz, ketika Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan jalur tersebut masih ditutup dan kapal hanya boleh melintas dengan izin mereka.

Di Eropa Timur, serangan drone Ukraina memicu kebakaran di terminal ekspor minyak dan fasilitas penyimpanan di St. Petersburg, Rusia. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kesepakatan ekspor diesel dengan Rusia serta menunda tambahan sanksi demi menjaga peluang negosiasi damai dengan Ukraina. Kombinasi konflik geopolitik dan ketidakpastian distribusi energi membuat harga minyak WTI berpotensi tetap bergejolak, meskipun aksi ambil untung dapat menahan kenaikan dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal USOILSPOT: Skenario Buy on Dip Menuju Target $100

Grafik pergerakan harga minyak mentah WTI (USOILSPOT) pada kerangka waktu 1 jam menunjukkan struktur bullish yang kuat setelah berhasil menembus area Break of Structure (BOS). Saat ini, harga tengah mengalami fase koreksi sehat dan berpotensi menuju zona Golden Ratio Fibonacci 61,8% pada level 96,753. Area pertemuan teknikal ini menjadi titik ideal bagi pembeli untuk mencari konfirmasi sinyal rebound guna melanjutkan tren naik utamanya.

Apabila momentum pemantulan terbentuk di kisaran support tersebut, proyeksi kenaikan awal membidik Target 1 pada level puncak sebelumnya di 99,253. Penguatan lebih lanjut berpeluang menembus resisten berikutnya hingga mencapai Target 2 pada level 100,354. Namun, skenario bullish ini akan terinvalidasi jika harga merosot di bawah batas Invalidasi Support pada level 95,207.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze