Indeks Dolar AS (DXY) naik mendekati level 102 pada perdagangan Senin (19/10), didorong oleh pelemahan Euro akibat gelombang demonstrasi yang berujung kekerasan di Prancis dan sejumlah negara Eropa lainnya. Ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang semakin meningkat turut mendorong permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Perhatian investor juga tertuju pada konflik di Timur Tengah, terutama bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman. Serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz yang masih berlanjut meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan pasokan energi dunia. Kondisi ini memperkuat sentimen waspada di pasar keuangan dan mendukung pergerakan Dolar AS.
Sementara itu, Ketua Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh, belum memberikan petunjuk mengenai keputusan suku bunga dalam pertemuan FOMC pada 27 – 28 Oktober 2026. Meski inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan, Warsh menilai hal tersebut belum mengubah pandangannya terhadap perekonomian. Pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 84% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga. Investor pun mencermati perkembangan inflasi dan pernyataan pejabat bank sentral untuk menentukan arah Dolar AS selanjutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Peluang Rebound DXY: Analisis Teknikal Pergerakan US Dollar Index di Area Koreksi
Pergerakan Indeks Dolar AS pada timeframe 4 jam saat ini tengah menguji zona koreksi sehat setelah reli panjang, di mana indikator Fibonacci menunjukkan potensi pantulan harga dari area support krusial. Struktur tren mayor terbukti masih mempertahankan pola naik yang didukung posisi Moving Average, memberikan sinyal bahwa pelemahan sementara ini merupakan fase akumulasi sebelum melanjutkan penguatan berikutnya.
Pelaku pasar dapat memanfaatkan momentum pembalikan tersebut dengan mengincar target kenaikan terdekat pada level 102.611 hingga target lanjutan di kisaran 103.178. Meskipun demikian, manajemen risiko wajib diterapkan secara ketat dengan menempatkan batasan rugi di bawah area invalidasi guna mengantisipasi dinamika sentimen global.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi