HomeMarket NewsHarga Perak Terancam, Nada Hawkish The Fed Menguat

Harga Perak kembali melemah untuk hari kedua, bergerak di sekitar US$64,10 per troy ons pada sesi Asia Kamis (24/09). Tekanan terhadap logam mulia meningkat setelah Dolar AS dan imbal hasil Treasury AS menguat, seiring pasar memperkirakan kebijakan Federal Reserve (The Fed) tetap hawkish. Kondisi tersebut membuat aset tanpa imbal hasil seperti perak menjadi kurang menarik.

Data Flash PMI AS September turut memperkuat sentimen tersebut. Indeks manufaktur S&P Global naik lebih cepat dari perkiraan ke 52,0, meski aktivitas sektor jasa dan gabungan sedikit melambat. Perkembangan ini mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Oktober menjadi sekitar 69,7%, dari 48,7% pada pekan sebelumnya. Pernyataan sejumlah pejabat bank sentral AS yang menyoroti risiko inflasi persisten juga menjaga tekanan terhadap XAG/USD.

Di sisi lain, ketidakpastian hubungan AS-Iran berpotensi menjaga harga minyak mentah tetap tinggi dan memperbesar risiko inflasi global. Pernyataan Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengenai Selat Hormuz menambah perhatian pasar terhadap pasokan energi. Jika kenaikan harga minyak kembali mendorong inflasi, ruang pelonggaran kebijakan The Fed dapat semakin terbatas, sehingga Dolar AS berpeluang tetap menjadi penekan utama bagi harga Perak.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAGUSD pada kerangka waktu 30 menit menunjukkan dominasi tren turun setelah mengonfirmasi pemicu Break of Structure (BOS) dan perubahan karakter pasar (Change of Character / CHoCH). Saat ini, grafik memperlihatkan potensi rebound terbatas menuju area koreksi di kisaran 64.52. Zona ini menjadi titik krusial bagi para penjual untuk mencari peluang sell dengan batas risiko ketat pada level invalidasi resistansi 65.00.

Selama pergerakan tidak mampu menembus batas atas tersebut, tekanan bearish diproyeksikan berlanjut menguji area target bawah. Sasaran penurun awal berada di kisaran Weak Low 63.72, dengan potensi pelemahan lebih dalam menuju zona support utama di level 63.26. Sebaliknya, jika resistansi 65.00 berhasil dilampaui, skenario penurunan teknis ini dinyatakan gugur.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze