Harga perak kembali menguat setelah melemah selama dua hari, bergerak di sekitar US$60,40 per troy ons pada perdagangan sesi Asia, Kamis (08/10). Meski demikian, logam mulia ini masih menghadapi tekanan dari imbal hasil Treasury AS yang bertahan di dekat level tertinggi sejak 2002. Kondisi tersebut membuat aset tanpa imbal hasil seperti perak menjadi kurang menarik bagi investor.
Di sisi lain, kenaikan harga minyak turut meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Harga energi menguat di tengah meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah, termasuk potensi aksi militer AS terhadap Iran serta ancaman terhadap kelancaran pengiriman melalui Selat Hormuz. Situasi ini dapat memperkuat tekanan inflasi dan memengaruhi arah pasar komoditas.
Sentimen terhadap perak juga dipengaruhi ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Risalah pertemuan terakhir menunjukkan dukungan luas terhadap kenaikan suku bunga, sementara pasar memperkirakan peluang kenaikan tambahan pada Desember masih sekitar 78%. Jika tekanan inflasi dan imbal hasil obligasi terus meningkat, ruang penguatan harga perak berpotensi tetap terbatas.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal XAGUSD 1 Jam: Peluang Rebound Perak Menuju Area Target
Grafik XAGUSD pada kerangka waktu 1 jam menunjukkan indikasi pembalikan arah harga setelah terbentuknya struktur Change of Character (CHoCH). Pergerakan aset berpotensi mengalami koreksi sehat menuju area Demand Zone sekaligus level Golden Ratio Fibonacci di kisaran 59,9603. Wilayah penopang ini menjadi titik pijak ideal bagi para pembeli untuk mendorong reli lanjutan, selama harga bertahan di atas level invalidasi support 59,5696.
Jika skenario bullish ini berjalan sesuai ekspektasi, momentum kenaikan berpeluang menguji sasaran utama di Target 1 (60,8706). Akselerasi pembeli yang konsisten berpotensi membawa perak menuju sasaran berikutnya pada Target 2 di level 61,2244. Strategi buy on dip di sekitar area pembalikan memberikan penataan rasio risiko dan keuntungan yang sangat menarik bagi para pedagang harian.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi