Harga minyak mentah WTI bergerak turun mendekati $93 per barel pada Jumat (17/04), mengoreksi kenaikan sesi sebelumnya di tengah sentimen geopolitik yang mulai mereda. Tekanan muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan optimisme terkait potensi kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri konflik. Ia mengklaim bahwa Teheran telah menyetujui sejumlah syarat, termasuk menghentikan ambisi senjata nuklir, membuka kembali Selat Hormuz, serta menyediakan pasokan minyak secara bebas, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran.
Di sisi lain, Trump juga mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon yang telah dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Langkah ini sempat memberikan harapan stabilitas kawasan, namun kondisi di Selat Hormuz masih memicu kekhawatiran. Jalur vital distribusi energi global tersebut tetap tertutup akibat blokade ganda oleh Amerika Serikat dan Iran, sehingga meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak dunia.
Ketidakpastian ini diperparah oleh peringatan dari Direktur Eksekutif IMF, Fatih Birol, yang menyebutkan bahwa pemulihan produksi minyak dan gas yang terganggu dapat memakan waktu hingga dua tahun. Faktor tersebut menjaga volatilitas pasar tetap tinggi, karena pelaku pasar terus mencermati perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap keseimbangan suplai energi global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan bearish masih mendominasi setelah harga gagal bertahan di area resistance kuat sekitar 91.10 – 93.14. Penolakan di zona tersebut mengindikasikan adanya minat jual yang tinggi, diperkuat oleh struktur lower high yang mulai terbentuk. Selama harga tetap berada di bawah area resistance, peluang penurunan masih terbuka dengan konfirmasi pelemahan dari pergerakan candlestick yang cenderung konsolidatif setelah rejection.
Saat ini fokus pasar mengarah pada zona support terdekat di kisaran 88.25 sebagai target awal, dengan potensi lanjutan menuju area 87.20 jika tekanan jual berlanjut. Area ini menjadi titik penting karena berpotensi memicu reaksi harga atau pantulan sementara. Namun, jika harga kembali naik dan menembus resistance, maka skenario bearish dapat tereduksi, membuka peluang perubahan arah jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.