
Perak Menggantung di Ambang Tekanan: Sentimen The Fed dan Kebijakan AS Siap Guncang Pasar
Harga perak bergerak stabil di sekitar level lima puluh satu dolar per ounce pada Senin (17/11) setelah penurunan tajam dua hari sebelumnya.
Dapatkan rangkuman pergerakan harga global, data ekonomi, dan isu geopolitik secara real-time untuk keputusan trading yang akurat.

Harga perak bergerak stabil di sekitar level lima puluh satu dolar per ounce pada Senin (17/11) setelah penurunan tajam dua hari sebelumnya.

Harga emas bertahan di sekitar $4.080 per ounce pada Senin setelah mengalami penurunan dua hari beruntun. Pasar bergerak hati-hati menjelang rilis beragam

WTI crude kembali menguat lebih dari 2% menuju $60 per barel pada Jumat (14/11), menandai potensi akhir dari tren penurunan dua minggu.

Harga emas kembali menguat hingga menembus level $4.190 per ounce pada Jumat (14/11), mencatatkan kinerja mingguan terbaik dalam satu bulan. Kenaikan ini

Harga perak melonjak lebih dari 1% ke atas $54 per ons pada Kamis (13/11), mendekati rekor tertingginya bulan lalu. Kenaikan ini menandai

Harga emas bertahan di sekitar $4.180 per ons pada Kamis (13/11), menyentuh level tertinggi tiga minggu didorong oleh ketidakpastian ekonomi AS dan

Harga minyak mentah WTI terus melemah ke kisaran $58 per barel pada Kamis (13/11), memperpanjang penurunan lebih dari 4% dari sesi sebelumnya

Indeks dolar bertahan di sekitar level 99,5 pada Rabu (12/11), melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya setelah data pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda

Harga emas bergerak naik di atas level $4.130 per ons pada Rabu (12/11), mencatat kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut. Penguatan ini ditopang