Harga emas bergerak naik di atas level $4.130 per ons pada Rabu (12/11), mencatat kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut. Penguatan ini ditopang oleh meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Data tenaga kerja AS menunjukkan rata-rata penurunan 11.250 pekerjaan per minggu hingga akhir Oktober, menandakan pelemahan pasar kerja yang memberi ruang lebih besar bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang sebesar 68% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan depan.

Sementara itu, fokus investor juga tertuju pada perkembangan politik AS setelah disetujuinya pendanaan sementara untuk mengakhiri penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah negara tersebut. Langkah ini dapat mengurangi ketidakpastian ekonomi, namun emas tetap di jalur untuk mencatatkan kinerja tahunan terkuat sejak 1979.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD masih dalam tren naik setelah bertahan kuat di area demand sekitar 4.000. Pergerakan harga menunjukkan peluang koreksi ringan sebelum melanjutkan kenaikan ke zona supply 4.150.

Jika momentum beli berlanjut, target berikutnya berada di 4.210. Namun, bila turun di bawah 4.015, potensi kenaikan bisa tertahan sementara.

Selama harga tetap di atas 4.000, arah emas masih positif. Trader disarankan menunggu pantulan kuat dari support sebelum ambil posisi beli.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak menguat tajam lebih dari 5% ke kisaran $51 per ons minggu ini, didorong oleh meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga. Data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan pelemahan signifikan, termasuk penurunan tenaga kerja di sektor pemerintahan dan ritel pada Oktober, serta anjloknya sentimen konsumen ke level terendah dalam tiga setengah tahun.

Pelaku pasar kini memperkirakan sekitar 64% peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang. Gubernur The Fed, Stephen Miran, bahkan menyerukan penurunan setengah poin karena inflasi yang melemah dan tingkat pengangguran yang meningkat. Ekspektasi ini semakin memperkuat daya tarik logam mulia seperti perak sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, Senat AS telah menyetujui rancangan undang-undang untuk membuka kembali pemerintahan setelah penutupan selama 40 hari, yang berpotensi menekan permintaan aset safe haven. Namun, rancangan tersebut masih harus melewati persetujuan DPR sebelum diajukan ke Presiden Donald Trump, sehingga pasar tetap waspada terhadap arah kebijakan selanjutnya.

XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Harga perak terus menanjak dan mendekati area supply di bagian atas grafik. Struktur pasar menunjukkan sinyal kuat dari pembeli, dengan pola kenaikan bertahap yang menegaskan tren bullish masih dominan. Selama harga bertahan di atas area support sekitar 47, peluang kenaikan tetap terbuka.

Zona 47–48 menjadi area pantauan penting jika terjadi koreksi. Dari area ini, perak berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level 51, di mana tekanan jual bisa kembali muncul.

Secara teknikal, momentum masih positif selama pola higher high dan higher low berlanjut. Namun jika harga turun di bawah 47, sinyal pelemahan mulai terlihat. Untuk saat ini, tren jangka pendek tetap mengarah ke atas.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas naik menembus level di atas $4.130 pada Selasa (11/11), menyentuh puncak tiga minggu seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi Amerika Serikat. Data terbaru menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja, terutama di sektor pemerintahan dan ritel, sementara sentimen konsumen jatuh ke titik terendah dalam lebih dari tiga tahun. Kondisi ini memperkuat keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat untuk menstimulasi ekonomi.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 64% bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, dengan beberapa pejabat, termasuk Gubernur Fed Stephen Miran, mendorong pemangkasan yang lebih besar. Penurunan inflasi dan meningkatnya pengangguran menjadi alasan utama di balik pandangan tersebut. Namun, disahkannya langkah Senat AS untuk membuka kembali pemerintahan setelah penutupan selama 40 hari berpotensi menekan permintaan aset safe haven seperti emas.

Di sisi lain, prospek jangka panjang tetap positif. JP Morgan Private Bank memperkirakan harga emas dapat menembus level $5.000 per ons tahun depan, didorong oleh pembelian besar-besaran dari bank sentral di negara berkembang. Tren ini menunjukkan bahwa meski volatilitas jangka pendek masih tinggi, logam mulia ini tetap menjadi aset pilihan bagi investor yang mencari perlindungan terhadap ketidakpastian global.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas (XAUUSD) melonjak tajam mendekati area resistensi kuat di sekitar $4.170 setelah berhasil menembus level $4.100. Kenaikan ini dipicu oleh harapan pemangkasan suku bunga The Fed dan pelemahan dolar AS, yang mendorong minat beli pada aset aman seperti emas.

Namun, dari sisi teknikal, kenaikan cepat tanpa koreksi membuka peluang penurunan jangka pendek. Area $4.170 diperkirakan menjadi titik rawan pembalikan arah, sementara zona $4.020 hingga $3.975 bisa menjadi area pantulan jika koreksi terjadi.

Selama harga tetap di atas $4.020, tren naik masih dominan. Jika mampu menembus $4.173 secara meyakinkan, emas berpeluang menuju $4.200, namun jika gagal bertahan di atas $4.100, koreksi bisa berlanjut ke kisaran $3.950.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak menembus level di atas $49 per ons pada Senin (10/11), mencapai titik tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Penguatan ini didorong oleh pelemahan dolar AS yang membuat komoditas berbasis dolar lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri. Sentimen investor semakin terbentuk oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda pelemahan.

Indeks kepercayaan konsumen University of Michigan turun ke 50,3 pada November, menjadi pembacaan terendah kedua dalam sejarah dan di bawah ekspektasi pasar. Penurunan tajam ini menunjukkan meningkatnya kecemasan masyarakat terhadap dampak ekonomi dari penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah AS. Di sisi tenaga kerja, laporan swasta menunjukkan ekonomi kehilangan 153.000 pekerjaan pada Oktober, angka tertinggi dalam dua dekade untuk bulan tersebut, sebagian besar akibat efisiensi biaya dan penggunaan kecerdasan buatan.

Sementara itu, pelaku pasar masih terpecah dalam memprediksi arah kebijakan The Federal Reserve menjelang keputusan suku bunga Desember mendatang. Sekitar 67% pelaku pasar memperkirakan pemangkasan sebesar seperempat poin, sejalan dengan proyeksi pekan sebelumnya. Ketidakpastian ini terus menambah daya tarik perak sebagai aset lindung nilai di tengah melemahnya prospek ekonomi dan fluktuasi mata uang utama dunia.

XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD mendekati area supply $50,02–$50,37, yang bisa menjadi titik balik sebelum melanjutkan kenaikan. Setelah reli kuat beberapa hari terakhir, pasar mulai menunjukkan tanda potensi koreksi jangka pendek.

Secara teknikal, tren naik masih terjaga, namun pola Break of Structure (BOS) menandakan peluang turun ke support $48,89 atau bahkan $47,94 sebelum naik lagi. Level ini menjadi batas penting untuk menjaga arah bullish tetap valid.

Selama perak bertahan di atas $47,94, peluang naik kembali menuju $50 tetap terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah level tersebut bisa memicu fase konsolidasi yang lebih dalam.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI kembali menembus level di atas $60 per barel pada awal pekan ini setelah dua minggu mengalami tekanan. Kenaikan ini terjadi di tengah kewaspadaan investor menjelang rilis laporan prospek pasar dari OPEC dan Badan Energi Internasional (IEA) yang diharapkan memberikan arah baru bagi pergerakan harga minyak global.

Tekanan sebelumnya muncul akibat kekhawatiran bahwa pasokan dunia akan melampaui permintaan, seiring OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia, mulai melonggarkan pembatasan produksi. Di saat yang sama, produsen non-OPEC seperti Amerika Serikat terus meningkatkan output, memperbesar potensi surplus di pasar energi.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati dampak sanksi Amerika Serikat terhadap perusahaan minyak besar Rusia seperti Rosneft dan Lukoil. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Washington menekan Moskow terkait konflik Ukraina. Negara-negara pengimpor utama seperti China dan India kini mencari alternatif pasokan baru untuk menghindari risiko dari sanksi tersebut.

USOIL SPOT– Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI mulai pulih setelah menembus pola falling wedge, memberi sinyal potensi kenaikan menuju area $60,7 hingga $61,9 per barel. Pola ini menunjukkan peluang pembalikan arah setelah tekanan jual dalam dua pekan terakhir.

Selama harga bertahan di atas support $58,7, tren jangka pendek masih positif. Area $59,3–$59,7 menjadi zona penting bagi pembeli untuk menjaga momentum naik.

Jika dorongan beli berlanjut, WTI berpeluang menguji area resisten kuat di $61,9. Namun, jika harga turun di bawah $58,7, potensi koreksi kembali terbuka menuju zona $57.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas bergerak positif di kisaran $4.020 pada sesi Asia awal Senin (10/11), didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS setelah data ketenagakerjaan menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Laporan Challenger Job Cuts mengungkapkan pemutusan hubungan kerja lebih dari 150.000 pada Oktober—kenaikan tertinggi dalam lebih dari dua dekade—menandakan pendinginan pasar tenaga kerja yang dapat mendorong langkah pelonggaran kebijakan The Fed.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 66% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, menurut CME FedWatch Tool. Prospek suku bunga lebih rendah membuat dolar AS tertekan dan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Selain itu, melemahnya Consumer Sentiment Index Universitas Michigan ke level terendah sejak pertengahan 2022 memperkuat kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi AS, mendorong investor beralih ke aset aman.

Namun, potensi berakhirnya penutupan pemerintahan AS dapat menahan kenaikan harga emas karena meredanya permintaan aset lindung nilai. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa sejumlah senator Demokrat moderat mendukung kesepakatan untuk membuka kembali pemerintahan dan mendanai sebagian lembaga hingga tahun depan, memberi sinyal stabilisasi politik yang bisa mengurangi tekanan terhadap dolar AS dan mengimbangi sentimen positif emas.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

XAUUSD pada grafik 4 jam menembus pola segitiga simetris, memberi sinyal penguatan menuju area supply di sekitar $4.145. Kenaikan ini menunjukkan momentum beli masih solid setelah harga bertahan di atas level penting $4.000.

Selama emas tidak turun di bawah area support $3.985–$3.965, potensi kenaikan ke $4.090 bahkan $4.145 tetap terbuka. Pola Change of Character juga menandakan pergantian arah ke tren naik yang lebih kuat.

Namun jika harga gagal bertahan di zona biru tersebut, koreksi ke $3.950 bisa terjadi. Selama level $3.885 belum ditembus, peluang beli pada saat koreksi masih menarik dalam tren naik jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terlihat menguat tipis pada sesi Asia Jumat (07/11), memutus tren penurunan empat hari sebelumnya yang membawa harga ke level terendah dua pekan. Meski sempat pulih, harga masih tertahan di bawah area psikologis penting, menandakan pasar belum sepenuhnya yakin untuk melanjutkan kenaikan lebih lanjut. Para pelaku pasar tampak berhati-hati sebelum mengambil posisi beli baru di tengah sinyal teknikal yang masih lemah.

Secara teknikal, pergerakan harga WTI masih berada dalam pola penurunan yang terbentuk sejak akhir Oktober. Penembusan di bawah rata-rata pergerakan 100-periode pada grafik empat jam memperkuat pandangan bahwa arah utama masih cenderung menurun. Setiap kenaikan menuju area resistansi terdekat berpotensi menarik kembali tekanan jual, terutama di sekitar zona konsolidasi atas yang menjadi area pengujian penting bagi harga.

Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, momentum naik bisa berlanjut dan membuka peluang menuju kisaran psikologis berikutnya. Namun, kegagalan menembus batas atas saluran tren dapat memicu koreksi lanjutan menuju area dukungan terdekat. Apabila tekanan jual berlanjut, harga berisiko menembus batas bawah saluran penurunan dan memperpanjang pelemahan ke level yang lebih dalam, mencerminkan dominasi sentimen negatif di pasar minyak saat ini.

USOIL SPOT– Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan minyak WTI sempat naik tipis setelah tekanan jual beruntun, namun kenaikan tertahan di area supply dan garis tren turun. Kondisi ini menunjukkan pasar masih berhati-hati karena tekanan bearish belum sepenuhnya hilang.

Secara teknikal, harga masih bergerak dalam pola turun sejak awal bulan. Area sekitar 60 dolar menjadi batas penting, jika gagal ditembus, harga berpeluang kembali melemah menuju 59 hingga 58 dolar.

Namun, jika berhasil menembus zona tersebut dengan kuat, peluang kenaikan menuju 61 dolar bisa terbuka. Meski begitu, momentum masih terbatas, sehingga risiko koreksi tetap mendominasi pergerakan jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak menguat ke sekitar $48,4 per ons pada Jumat (07/11), memperpanjang reli sebelumnya seiring meningkatnya harapan terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Data tenaga kerja AS menunjukkan hilangnya 153.000 pekerjaan pada Oktober, tertinggi dalam 22 tahun terakhir, akibat efisiensi biaya dan penerapan kecerdasan buatan. Kondisi ini mendorong pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember meningkat hingga 70%.

Penutupan pemerintahan AS yang berkepanjangan juga menjadi faktor pendukung, karena menunda rilis data resmi pekerjaan dan inflasi, sehingga meningkatkan minat terhadap aset aman seperti perak. Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dan ketidakpastian politik AS memperkuat daya tarik logam mulia sebagai pelindung nilai.

Selain itu, penurunan tajam saham teknologi AS akibat kekhawatiran valuasi berlebihan sektor AI turut menekan sentimen risiko. Meski demikian, harga perak diperkirakan menutup pekan ini relatif datar setelah dua minggu berturut-turut mengalami aksi ambil untung.

XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

XAGUSD bergerak naik dalam tren bullish dan berpotensi menguji area supply sebagai resistance kuat. Struktur harga masih menunjukkan dominasi pembeli dengan pola kenaikan yang konsisten.

Selama harga bertahan di atas support sekitar $47.64, peluang kenaikan tetap terbuka. Namun, penembusan di bawah level ini bisa memicu koreksi menuju area demand di bawahnya.

Sentimen positif pasar terhadap aset aman turut mendukung potensi kenaikan perak. Jika resistance berhasil ditembus, logam putih ini berpeluang melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas bergerak positif mendekati level $3.990 pada sesi Asia Jumat (07/11), didorong oleh pelemahan Dolar AS dan meningkatnya permintaan aset aman. Investor menantikan rilis survei sentimen konsumen awal dari Universitas Michigan yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah ekonomi AS. Ketidakpastian global dan kehati-hatian pelaku pasar membuat logam mulia ini kembali diminati sebagai lindung nilai.

Kebuntuan politik akibat penutupan pemerintahan AS yang telah berlangsung enam minggu memperkuat arus modal menuju aset aman seperti emas. Situasi ini diperparah dengan keraguan Mahkamah Agung terhadap legalitas tarif perdagangan yang diterapkan pemerintahan Donald Trump. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pasar bahwa ketegangan fiskal dan kebijakan proteksionis akan memperburuk prospek ekonomi AS.

Selain itu, laporan Challenger menunjukkan lebih dari 150.000 pekerjaan hilang pada Oktober pemangkasan terbesar dalam lebih dari dua dekade. Data ini memperbesar peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada pertemuan Desember mendatang, yang berpotensi mengangkat harga emas karena menurunkan biaya peluang aset tanpa imbal hasil. Namun, pernyataan pejabat The Fed seperti John Williams, Philip Jefferson, dan Stephen Miran pada Jumat malam bisa menjadi faktor penentu arah pergerakan emas berikutnya.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD masih bergerak dalam tren naik dengan potensi menguji level resistance penting di $4.049. Struktur harga menunjukkan dominasi pembeli, selama harga bertahan di atas area support $3.964.

Jika emas mampu menjaga level ini, peluang kenaikan menuju zona supply $4.020–$4.050 tetap terbuka. Namun, penembusan di bawah $3.964 bisa memicu koreksi ke area demand sekitar $3.940.

Sentimen pasar yang mencari aset aman dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed masih menjadi pendorong utama, menjaga prospek bullish emas dalam waktu dekat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas tergelincir mendekati level $3.970 per ons pada perdagangan Asia hari Kamis (06/11). Penurunan ini terjadi karena para pelaku pasar menilai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan. Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Michael Barr, John Williams, Anna Paulson, Beth Hammack, Christopher Waller, dan Alberto Musalem dijadwalkan akan memberikan pernyataan pada hari yang sama, sehingga pasar menanti sinyal baru mengenai prospek kebijakan moneter.

Laporan terbaru dari Automatic Data Processing (ADP) menunjukkan bahwa sektor tenaga kerja swasta AS tumbuh lebih baik dari ekspektasi, dengan penambahan 42.000 pekerjaan pada Oktober setelah dua bulan sebelumnya mencatat penurunan. Data ini menandakan adanya stabilisasi pasar kerja di tengah keterlambatan publikasi data resmi akibat penutupan sebagian pemerintah AS. Kinerja tenaga kerja yang positif tersebut mendorong penguatan Dolar AS, yang pada gilirannya membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri dan menekan permintaan global.

Meski begitu, ketidakpastian politik di AS akibat penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah masih memberikan dukungan terbatas bagi aset safe haven seperti emas. Kegagalan Senat untuk meloloskan rancangan undang-undang pembukaan kembali pemerintahan menambah kecemasan pasar. Namun, pernyataan bernada hawkish dari pejabat The Fed setelah dua kali penurunan suku bunga beruntun bisa kembali menekan harga emas, terutama jika peluang pemangkasan suku bunga Desember semakin mengecil.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

XAUUSD kembali melemah setelah gagal menembus level resistance kuat di sekitar $4.047. Area ini menjadi batas atas yang sulit ditembus karena tekanan jual meningkat seiring penguatan Dolar AS. Reaksi di zona supply $4.008–$4.030 menunjukkan pasar mulai kehilangan momentum beli.

Secara teknikal, struktur harga di grafik 1 jam memperlihatkan tanda pembalikan arah (ChoCH) yang membuka peluang penurunan lebih dalam. Jika emas tidak mampu bertahan di atas area $3.979–$3.991, potensi harga turun ke zona demand $3.928 semakin besar. Target selanjutnya berada di kisaran $3.901 jika tekanan jual berlanjut.

Selama harga belum menembus $4.047, sentimen jangka pendek tetap negatif. Trader disarankan berhati-hati terhadap potensi koreksi singkat, karena tren utama masih condong turun menuju area $3.900.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze