Indeks dolar bergerak stabil di sekitar level 99,5 setelah dua hari penguatan, dengan pasar menunggu rilis sejumlah data ekonomi AS yang sempat tertunda. Informasi ini penting karena dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Salah satu fokus utama pelaku pasar adalah laporan tenaga kerja non-pertanian September yang akan dirilis Kamis.

Beberapa pejabat The Fed belakangan ini menyampaikan keraguan terhadap peluang pemangkasan suku bunga pada Desember akibat kekhawatiran inflasi yang belum mereda. Gubernur The Fed Chris Waller tetap mendukung pemotongan suku bunga bulan depan, sementara Wakil Ketua Philip Jefferson menekankan perlunya langkah hati-hati dalam proses penurunan suku bunga berikutnya. Pandangan yang berbeda ini menambah ketidakpastian pasar terhadap arah kebijakan moneter.

Saat ini, pasar memperkirakan sekitar 43% kemungkinan pemangkasan 25 bps pada Desember, turun tajam dibanding awal bulan. Penguatan dolar juga terlihat jelas terhadap dolar Selandia Baru dan dolar Australia, menandakan meningkatnya permintaan terhadap aset berbasis dolar menjelang rilis data penting minggu ini.

DXY – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Indeks dolar di grafik 1 jam mulai melemah setelah menyentuh area resistance dan kini bergerak turun menuju zona demand. Area ini penting karena sebelumnya berhasil mendorong kenaikan kuat, sehingga peluang pantulan tetap ada bila pembeli kembali muncul.

Jika terjadi reaksi beli, indeks dolar berpotensi melanjutkan kenaikan dan menguji kembali resistance terdekat. Kenaikan ini dapat berlanjut selama harga mampu bertahan di atas level teknikal utama seperti golden ratio.

Namun, bila zona demand ditembus, indeks dolar bisa bergerak turun lebih dalam menuju support berikutnya. Arah selanjutnya sangat bergantung pada respons harga di area tersebut.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas turun menuju $4.020 per ounce pada Selasa (18/11), memperpanjang pelemahan hingga empat sesi berturut-turut. Penurunan ini dipicu meredupnya harapan pemangkasan suku bunga AS seiring pasar menunggu rilis sejumlah laporan ekonomi yang tertunda. Minimnya data enam minggu terakhir serta nada hawkish sejumlah pejabat The Fed membuat peluang pelonggaran kebijakan pada Desember semakin mengecil.

Pernyataan Wakil Ketua The Fed, Philip Jefferson, turut menambah tekanan setelah ia menekankan risiko pelemahan ketenagakerjaan yang meningkat, meski tetap menyerukan langkah hati-hati dalam proses penurunan suku bunga berikutnya. Pelaku pasar kini mengalihkan fokus pada data tenaga kerja September yang akan dirilis Kamis untuk menilai kekuatan ekonomi AS.

Risalah pertemuan terbaru The Fed yang akan dipublikasikan Rabu juga menjadi sorotan sebagai petunjuk arah kebijakan selanjutnya. Saat ini, pasar hanya memperkirakan sekitar 43% kemungkinan pemangkasan 25 bps pada Desember, jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi awal bulan yang sempat melebihi 60%.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

XAUUSD di grafik 4 jam terus melemah setelah ditolak area supply dan kini bergerak menuju zona demand utama. Area ini menjadi penahan terakhir bagi pembeli karena sebelumnya mampu memicu kenaikan kuat. Jika muncul respons beli, emas berpeluang memantul dalam jangka pendek.

Potensi kenaikan dapat membawa harga kembali menguji garis tren naik dan level resistance terdekat. Namun, kenaikan baru dianggap kuat hanya jika harga berhasil menembus struktur turun yang masih mendominasi.

Jika zona demand tidak bertahan, emas bisa jatuh lebih dalam menuju support berikutnya dan memperkuat sinyal perubahan tren. Reaksi harga di area ini akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak bergerak stabil di sekitar level lima puluh satu dolar per ounce pada Senin (17/11) setelah penurunan tajam dua hari sebelumnya. Pelaku pasar menunggu rangkaian data ekonomi AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan, yang diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan The Fed. Logam mulia sempat tertekan akhir pekan lalu karena pemangkasan ekspektasi terhadap peluang penurunan suku bunga.

Saat ini, pasar hanya memperkirakan peluang kecil untuk penurunan suku bunga The Fed bulan depan, jauh lebih rendah dibandingkan ekspektasi beberapa minggu lalu. Fokus investor kini tertuju pada laporan tenaga kerja September yang akan dirilis Kamis, karena data ini sering menjadi penentu sentimen jangka pendek. Jadwal rilis data lain yang diperbarui juga dinantikan untuk menilai kekuatan ekonomi secara lebih menyeluruh.

Di sisi lain, Departemen Dalam Negeri AS menambahkan perak, tembaga, dan batubara metalurgi ke daftar mineral kritis karena peran pentingnya bagi perekonomian dan keamanan nasional. Penetapan ini membuka peluang investigasi perdagangan serta potensi pembatasan impor, seperti yang pernah terjadi pada tembaga tahun ini. Kebijakan tersebut dapat memengaruhi dinamika pasokan dan menjadi faktor tambahan dalam pergerakan harga perak ke depan.

XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

XAGUSD terlihat mengalami koreksi setelah menyentuh area tertinggi, lalu turun ke zona Golden Ratio dan mendekati area demand 48 – 49. Penurunan ini masih tergolong normal karena pasar sedang melakukan penyesuaian setelah kenaikan kuat sebelumnya.

Area demand menjadi titik penting yang berpotensi menahan harga. Jika level ini mampu bertahan, peluang rebound cukup besar dan pola Cup and Handle yang mulai terbentuk bisa mendorong kenaikan lanjutan.

Skenario bullish akan semakin kuat jika harga menembus kembali area resisten dekat all-time high. Target kenaikan berikutnya berada di sekitar 56 hingga 60, sementara penurunan di bawah 46 dapat membatalkan potensi penguatan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas bertahan di sekitar $4.080 per ounce pada Senin setelah mengalami penurunan dua hari beruntun. Pasar bergerak hati-hati menjelang rilis beragam data ekonomi AS yang tertunda, termasuk laporan non-farm payrolls untuk September yang akan dirilis Kamis. Data tersebut dinilai penting karena menjadi acuan untuk melihat kondisi ekonomi dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga pada Desember mulai memudar setelah nada hawkish dari para pejabat The Fed pekan lalu. Peluang penurunan suku bunga kini turun menjadi 46% dari sebelumnya 50%, mencerminkan meningkatnya keyakinan bahwa bank sentral mungkin mempertahankan kebijakan ketat lebih lama. Sentimen ini membuat pelaku pasar lebih waspada terhadap pergerakan emas dalam jangka pendek.

Meski begitu, harga emas tetap mencatat kenaikan kuat sepanjang tahun ini, melonjak 55% dan berada di jalur kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Lonjakan tersebut didorong oleh pembelian besar dari bank sentral serta meningkatnya permintaan investor yang mencari aset aman di tengah risiko fiskal dan ketegangan geopolitik global.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

XAUUSD masih bergerak dalam tren turun setelah gagal bertahan di atas area supply yang sebelumnya menjadi pemicu pelemahan. Struktur pasar menunjukkan beberapa Break of Structure yang menandakan dominasi seller. Selama harga tetap berada dalam channel bearish, peluang pembalikan masih terbatas dan tekanan jual cenderung berlanjut.

Potensi kenaikan kecil menuju 4.073 atau bahkan 4.121 hanya menjadi retest sebelum kemungkinan penurunan berikutnya. Kedua level tersebut berada di area resistance yang sering menahan pergerakan, sehingga peluang penolakan cukup besar. Buyer perlu berhati-hati karena belum ada tanda perubahan tren yang kuat.

Jika tidak mampu menembus resistance, harga berpeluang melanjutkan penurunan menuju area demand di kisaran 4.030 hingga 3.980. Zona ini menjadi target utama yang berpotensi menahan tekanan jual sementara. Selama emas tetap bergerak di bawah area supply, bias bearish masih dominan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

WTI crude kembali menguat lebih dari 2% menuju $60 per barel pada Jumat (14/11), menandai potensi akhir dari tren penurunan dua minggu. Lonjakan ini dipicu meningkatnya risiko pasokan akibat sanksi Amerika Serikat yang segera berlaku. Menjelang aturan baru tersebut, Lukoil PJSC mulai memangkas tenaga kerja di jaringan perdagangan minyak globalnya, menjadi salah satu dampak awal yang paling terlihat dari kebijakan yang akan diterapkan pada 21 November.

Di saat yang sama, pasar menghadapi gangguan logistik akibat hampir sepertiga ekspor minyak Rusia berpotensi tertahan di kapal tanker. Proses pemuatan ulang yang lebih lambat serta keputusan India dan Tiongkok menghentikan pembelian minyak Rusia memperburuk ketidakpastian. Kondisi ini memicu kekhawatiran mengenai potensi hambatan distribusi global dalam jangka pendek.

Meski demikian, tekanan bearish tetap dominan setelah IEA memperingatkan penumpukan pasokan yang kian besar. Lembaga tersebut memperkirakan suplai global melampaui permintaan hingga 2,4 juta barel per hari tahun ini dan mencapai 4 juta barel pada tahun berikutnya. OPEC juga mencatat surplus pada kuartal ketiga, sementara peningkatan produksi AS dan kenaikan stok terbaru semakin mempertebal sinyal kelebihan pasokan di pasar minyak dunia.

USOIL SPOT– Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Harga WTI memantul kuat dari area Golden Ratio 61.8% yang menjadi titik reaksi penting dalam tren turun. Pantulan ini menunjukkan buyer mulai masuk setelah harga menyentuh batas bawah kanal, memberi sinyal kemungkinan pembalikan jangka pendek.

Jika kenaikan berlanjut, target terdekat berada di zona 59.9 – 60.8. Struktur pergerakan juga menunjukkan tanda perubahan arah melalui pola CHoCH, sehingga peluang harga membentuk higher low cukup besar selama tetap bertahan di atas 58.4.

Kenaikan lebih tinggi berpotensi menguji area Supply 61 – 62.3 yang menjadi batas atas kanal. Zona ini diperkirakan memicu penolakan seller. Namun, jika berhasil ditembus, tren turun bisa beralih menjadi bullish. Jika gagal bertahan di area pantulan, harga mungkin kembali turun ke area Demand 56 – 57.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas kembali menguat hingga menembus level $4.190 per ounce pada Jumat (14/11), mencatatkan kinerja mingguan terbaik dalam satu bulan. Kenaikan ini dipicu oleh pelemahan dolar AS serta ketidakpastian pasar akibat tertundanya sejumlah data resmi setelah pemerintah Amerika Serikat kembali beroperasi. Kondisi tersebut meningkatkan minat investor terhadap aset lindung nilai.

Direktur Dewan Ekonomi Nasional, Kevin Hassett, menyebutkan bahwa sebagian data ekonomi Oktober kemungkinan besar tidak akan pernah dipublikasikan karena beberapa lembaga tidak mampu melakukan pengumpulan informasi selama penutupan pemerintahan. Meski beberapa laporan diperkirakan segera dirilis, sebagian lainnya mungkin hilang, sehingga menciptakan keraguan baru terhadap arah pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam.

Kenaikan logam mulia ini tetap terbatas karena para pejabat Federal Reserve menunjukkan minimnya dukungan terhadap langkah pelonggaran kebijakan tambahan. Pelaku pasar juga memangkas ekspektasi penurunan suku bunga pada Desember menjadi sekitar 50%, jauh dari lebih dari 95% yang tercatat sebulan sebelumnya, sementara proyeksi pemangkasan pada 2026 masih tidak berubah.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAUUSD pada grafik 4 jam masih melanjutkan hari sebelumnya, berada dalam tren naik setelah menembus struktur penting di sekitar 4.150. Kenaikan ini didukung pembentukan higher low yang menunjukkan dorongan beli tetap kuat.

Saat ini harga mulai tertahan di area 4.209, sehingga kemungkinan terjadi pullback ringan menuju zona retest 4.150. Jika area tersebut berhasil menahan tekanan jual, emas berpeluang kembali melanjutkan kenaikan.

Target kenaikan berikutnya berada di area supply 4.280 – 4.360. Selama harga tidak menembus area demand di bawah 4.100, sentimen bullish diperkirakan tetap dominan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak melonjak lebih dari 1% ke atas $54 per ons pada Kamis (13/11), mendekati rekor tertingginya bulan lalu. Kenaikan ini menandai penguatan sekitar 12% sepanjang pekan, didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global dan prospek ekonomi yang melambat.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve turut memperkuat permintaan perak, terutama setelah data pasar tenaga kerja AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Kondisi ini membuat investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas dan perak, untuk melindungi nilai portofolio mereka dari tekanan inflasi dan volatilitas ekonomi.

Selain itu, faktor pasokan turut menambah dorongan kenaikan harga. Permintaan dari India meningkat seiring musim pernikahan, sementara kekhawatiran atas potensi tarif AS terhadap impor perak memperketat pasokan global. Penambahan perak dalam daftar “mineral kritis” oleh Departemen Dalam Negeri AS juga menegaskan pentingnya logam ini bagi ekonomi dan keamanan nasional, membuka peluang bagi kebijakan perdagangan yang lebih ketat di masa depan.

XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAGUSD terus menguat di atas $54 per ons dan mendekati rekor tertingginya. Struktur harga masih menunjukkan tren naik dengan pola Higher High dan Higher Low, menandakan dorongan beli masih dominan. Selama harga bertahan di atas $52, peluang menuju area $56–$60 tetap terbuka.

Potensi koreksi jangka pendek bisa muncul setelah menyentuh area Weak High. Jika harga turun ke zona $52–$51 dan muncul reaksi beli, momentum kenaikan kemungkinan berlanjut. Level ini menjadi titik penting bagi trader untuk mencari peluang buy on dip.

Sementara itu, area $48–$47 menjadi zona akumulasi utama sekaligus batas bawah tren bullish. Batasi risiko pembelian di bawah area support ini untuk menjaga posisi tetap aman dari potensi pembalikan arah.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas bertahan di sekitar $4.180 per ons pada Kamis (13/11), menyentuh level tertinggi tiga minggu didorong oleh ketidakpastian ekonomi AS dan meningkatnya keyakinan pasar terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan The Fed. Sentimen positif juga muncul setelah DPR AS menyetujui pendanaan sementara untuk mengakhiri potensi penutupan pemerintahan, meski laporan pekerjaan dan inflasi resmi bulan Oktober kemungkinan tertunda.

Data ketenagakerjaan swasta menunjukkan bahwa perusahaan AS mulai mengurangi tenaga kerja, menandakan pelemahan di pasar kerja. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa bank sentral akan melanjutkan pemangkasan suku bunga guna menopang pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Dengan peluang sekitar 65% untuk pemangkasan 25 basis poin bulan depan, emas terus menguat hampir 5% sepanjang pekan ini. Ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar membuat logam mulia ini tetap menjadi pilihan utama investor di tengah ketidakpastian global.

XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD masih bergerak dalam tren naik setelah berhasil menembus struktur di level 4.150. Saat ini, harga diperkirakan akan terkoreksi ringan sebelum melanjutkan kenaikan menuju area 4.210 – 4.280.

Zona demand kuat berada di kisaran 4.040–3.980 dan bisa menjadi titik pantul bila harga turun. Selama harga bertahan di atas area ini, peluang kenaikan tetap terbuka.

Namun, waspadai area supply di 4.350–4.370 yang bisa menahan laju kenaikan. Pembeli sebaiknya membatasi risiko di bawah support 3.980, karena penembusan level ini bisa mengubah arah tren menjadi bearish.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI terus melemah ke kisaran $58 per barel pada Kamis (13/11), memperpanjang penurunan lebih dari 4% dari sesi sebelumnya dan mencapai level terendah tiga minggu. Tekanan jual muncul setelah OPEC+ menyampaikan prospek pasar yang diperkirakan tetap berlimpah pasokan, dengan proyeksi bahwa produksi global akan seimbang dengan permintaan pada 2026, berbalik dari perkiraan defisit sebelumnya. Bahkan, pasokan sudah melampaui permintaan pada kuartal ketiga tahun ini.

Selain itu, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) menaikkan perkiraan produksi minyak domestik untuk tahun depan. Di sisi lain, Badan Energi Internasional (IEA) kini melunakkan pandangan tentang puncak permintaan minyak, dan memperkirakan konsumsi global akan terus meningkat hingga 2050. Pasar kini menunggu laporan bulanan IEA yang akan dirilis hari ini untuk melihat kemungkinan sinyal tambahan yang dapat menekan harga lebih lanjut.

Tekanan harga juga diperburuk oleh data industri yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 1,3 juta barel pada pekan yang berakhir 12 November. Jika data resmi mengonfirmasi kenaikan ini, itu akan menjadi peningkatan stok dua minggu berturut-turut, memperkuat kekhawatiran kelebihan pasokan di pasar energi global dan menahan potensi pemulihan harga minyak dalam jangka pendek.

USOIL SPOT– Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga minyak WTI melemah mendekati $58 per barel setelah gagal menembus area supply $61–62. Tekanan jual masih kuat dengan tren turun yang terbentuk jelas pada grafik 4 jam.

Jika harga bertahan di atas area demand $56–57, ada peluang pantulan menuju $59–60 sebelum kembali turun. Namun penembusan di bawah zona tersebut bisa memicu penurunan lebih dalam.

Selama harga berada di bawah $60, sentimen pasar tetap bearish dan trader disarankan menunggu konfirmasi arah di sekitar area demand sebelum mengambil posisi baru.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Indeks dolar bertahan di sekitar level 99,5 pada Rabu (12/11), melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya setelah data pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Laporan ADP mengungkapkan bahwa perusahaan swasta memangkas rata-rata 11.250 pekerjaan per minggu dalam empat pekan hingga 25 Oktober. Kondisi ini menambah kekhawatiran terhadap ketahanan ekonomi AS, terutama di tengah penundaan rilis laporan ketenagakerjaan resmi akibat penutupan pemerintahan.

Pasar kini memperkirakan peluang sebesar 68% bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, naik dari 62% sehari sebelumnya. Ekspektasi tersebut didorong oleh meningkatnya keyakinan bahwa langkah pelonggaran moneter dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang mulai melambat.

Sementara itu, sentimen pasar membaik seiring optimisme bahwa kebuntuan politik di Washington segera berakhir, dengan DPR AS yang dikuasai Partai Republik berencana menyetujui rancangan undang-undang untuk memulihkan pendanaan bagi sejumlah lembaga penting. Sepanjang pekan ini, dolar melemah terhadap euro, dolar Australia, dan dolar Selandia Baru, namun menguat atas poundsterling serta yen Jepang.

DXY – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) melemah setelah gagal bertahan di atas area 99.80. Grafik 4 jam menunjukkan pola penurunan dengan resistensi kuat di 99.37, menandakan tekanan jual masih dominan.

Jika harga menembus 98.78, DXY berpeluang turun lebih dalam menuju area 98.20 sebagai zona support berikutnya. Namun, bila mampu menembus 99.37, peluang rebound menuju 99.87 masih terbuka.

Secara teknikal, tren jangka pendek dolar cenderung bearish. Pelaku pasar disarankan waspada terhadap potensi pullback sebelum penurunan berlanjut, seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang menekan daya tarik dolar.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze