Harga perak bertahan di atas US$85 per ons pada perdagangan Selasa (13/01), mendekati level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai, seiring munculnya ketidakpastian global dan kekhawatiran terhadap stabilitas kebijakan moneter Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat logam mulia kembali menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai aset.

Sentimen pasar semakin memanas setelah jaksa federal AS mengancam akan mendakwa Ketua The Fed Jerome Powell terkait pernyataannya di Kongres mengenai proyek renovasi gedung. Isu ini memicu kekhawatiran terhadap independensi bank sentral, terutama di tengah tekanan dari pemerintahan Donald Trump yang mendorong penurunan suku bunga. Powell menegaskan bahwa ancaman tersebut hanya menjadi alasan untuk memengaruhi arah kebijakan moneter.

Di sisi lain, faktor geopolitik turut memperkuat daya tarik perak. Aksi protes yang meningkat di Iran memicu kekhawatiran potensi intervensi AS, sementara pernyataan Trump terkait rencana aneksasi Greenland dan ancaman tarif 25% bagi negara yang berbisnis dengan Iran menambah ketegangan global. Kombinasi risiko politik dan ekonomi ini menjaga harga perak tetap kuat di dekat rekor tertingginya.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe satu jam menunjukkan struktur tren naik yang masih terjaga. Harga berhasil mencetak break of structure dan bertahan di atas area support dinamis garis tren, menandakan dominasi buyer belum sepenuhnya hilang. Selama perak mampu menjaga area demand di sekitar zona Fibonacci menengah, tekanan koreksi dipandang sebagai peluang pullback sehat dalam fase bullish, bukan sinyal pembalikan arah.

Dari sisi teknikal, area resistance terdekat berada di sekitar weekly high, yang berpotensi memicu konsolidasi jangka pendek. Namun, apabila harga mampu menembus dan bertahan di atas zona tersebut, peluang lanjutan menuju target psikologis berikutnya semakin terbuka. Sementara itu, kegagalan bertahan di area support kunci dapat mendorong retracement lebih dalam sebelum melanjutkan tren utama, sehingga manajemen risiko tetap menjadi fokus utama trader.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas bergerak stabil di kisaran USD 4.590 per ons pada Selasa (13/01), bertahan dekat rekor tertinggi sebelumnya. Permintaan aset aman menguat seiring ketidakpastian kebijakan The Fed serta meningkatnya ketegangan geopolitik. Kondisi tersebut membuat logam mulia tetap diminati investor global.

Sentimen pasar semakin sensitif setelah jaksa Amerika Serikat membuka penyelidikan pidana terkait kesaksian Ketua The Fed, Jerome Powell, pada Juni lalu. Powell menilai langkah itu sebagai upaya Presiden Donald Trump menekan bank sentral agar menurunkan suku bunga. Di sisi lain, Trump mengumumkan tarif 25% bagi negara yang melakukan perdagangan dengan Iran, memperbesar tekanan di tengah gelombang protes nasional dan ancaman militer.

Fokus pelaku pasar kini tertuju pada rilis data inflasi AS yang dijadwalkan hari ini. Laporan tersebut dinilai krusial setelah data ketenagakerjaan Desember menunjukkan perlambatan pasar tenaga kerja. Meski The Fed diperkirakan menahan suku bunga dalam waktu dekat, ekspektasi pemangkasan dua kali pada tahun ini masih menjadi perhitungan utama investor.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas XAUUSD pada timeframe satu jam masih menunjukkan struktur bullish yang solid setelah mencetak rekor tertinggi baru. Pergerakan harga saat ini tertahan di area konsolidasi sehat di atas zona demand, menandakan pasar sedang mengumpulkan tenaga sebelum menentukan arah berikutnya. Selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka dengan potensi pengujian kembali area puncak sebelumnya.

Dari sisi teknikal, zona demand terdekat berperan penting sebagai penopang pergerakan harga. Selama area ini tidak ditembus, skenario kenaikan masih lebih dominan dibandingkan koreksi dalam. Namun, jika terjadi tekanan jual yang kuat hingga menembus struktur tersebut, potensi penurunan ke area support lebih rendah patut diwaspadai. Kondisi ini membuat manajemen risiko menjadi faktor krusial bagi trader emas dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Indeks dolar AS (DXY) melemah ke area 98,9, menghentikan reli empat hari berturut-turut setelah muncul kabar penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell. Isu ini memicu kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat, terutama setelah Powell menegaskan bahwa tekanan hukum tersebut berpotensi mengganggu kebijakan moneter yang seharusnya berbasis data ekonomi, bukan kepentingan politik.

Tekanan terhadap dolar semakin kuat seiring meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini. Data nonfarm payrolls terbaru menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja di bawah ekspektasi, memperlemah sentimen terhadap greenback. Secara teknikal, kondisi ini membuka ruang lanjutan pelemahan DXY apabila gagal kembali menembus area resistance terdekat, dengan pelaku pasar mulai mengurangi posisi beli dolar.

Ke depan, fokus investor tertuju pada rilis data inflasi AS serta laporan kinerja bank-bank besar yang dapat menjadi katalis pergerakan selanjutnya. Di sisi lain, sentimen risiko global turut membebani dolar akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk eskalasi protes di Iran dan ketidakpastian politik di Amerika Selatan. Kombinasi faktor fundamental dan teknikal ini membuat arah dolar cenderung bearish terbatas dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan Dollar Index (DXY) menunjukkan sinyal teknikal yang mulai melemah setelah harga tertahan di area order block sekaligus membentuk weak high. Reaksi penolakan dari zona supply tersebut memicu Change of Character (ChoCH), menandakan potensi peralihan arah dari tren naik menuju fase koreksi. Struktur sebelumnya yang bergerak dalam ascending channel kini kehilangan momentum, memperkuat indikasi tekanan jual jangka pendek.

Secara teknikal, area support 98.2–98.3 menjadi kunci penting untuk menjaga stabilitas harga. Jika zona ini gagal dipertahankan, DXY berpeluang melanjutkan penurunan menuju demand area 97.8, yang berperan sebagai strong low. Selama harga tetap berada di bawah resistance terdekat, bias pergerakan indeks dolar cenderung bearish terkendali, sambil menunggu konfirmasi lanjutan dari reaksi harga di level support utama.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Minyak mentah WTI diperdagangkan di sekitar level US$59 per barel pada awal pekan (12/01), setelah mencatat rally dua hari terbesar sejak Oktober akibat meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan global. Aksi protes yang berkepanjangan di Iran serta risiko politik di Venezuela menjadi faktor utama di balik kenaikan harga, dengan potensi gangguan ekspor dari kedua negara yang masih menghantui pasar energi internasional. Sentimen geopolitik ini telah mendorong premi risiko yang kuat pada harga minyak, meskipun tekanan dari pasokan berlebih tetap membatasi lonjakan lebih jauh.

Situasi di Iran terus diamati karena demonstrasi luas yang dilaporkan meluas ke berbagai wilayah, meningkatkan kekhawatiran investor terhadap pasokan dari anggota penting OPEC. Sementara itu, ketidakpastian mengenai aliran minyak Venezuela semakin menyumbang ketegangan, terutama setelah perubahan kebijakan Amerika Serikat terkait kontrol ekspor minyak negara itu yang berpotensi mengubah arus pasokan global. Di tengah kondisi ini, pelaku pasar tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik dan data pasar yang dapat memengaruhi arah harga minyak dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga minyak WTI pada timeframe satu jam menunjukkan struktur bullish yang mulai terbentuk setelah terjadi perubahan karakter tren atau Change of Character. Harga berhasil memantul dari area demand kuat dan bergerak di atas garis tren naik, menandakan minat beli kembali mendominasi pasar. Selama area support ini mampu dipertahankan, peluang kelanjutan kenaikan masih terbuka.

Dari sudut pandang teknikal, fokus selanjutnya tertuju pada zona resistance atas yang berpotensi menjadi area reaksi harga. Pola koreksi yang terbentuk saat ini terlihat sehat dan berfungsi sebagai fase konsolidasi sebelum pergerakan lanjutan. Selama tidak terjadi penembusan ke bawah area demand, skenario penguatan minyak WTI dalam jangka pendek tetap lebih diunggulkan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak melonjak tajam dan mencetak rekor tertinggi baru, didorong meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai. Ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat serta memanasnya situasi geopolitik global menjadi faktor utama yang mendorong arus dana masuk ke pasar logam mulia, termasuk perak.

Ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi perhatian setelah gelombang demonstrasi besar di Iran memasuki pekan ketiga dengan korban jiwa yang dilaporkan mencapai ratusan orang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan pemerintah Iran agar tidak menggunakan kekerasan terhadap para demonstran, sementara pejabat Iran menegaskan penolakan terhadap potensi campur tangan Amerika Serikat maupun Israel, menciptakan ketidakpastian yang memperkuat sentimen aman di pasar.

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar menimbang peluang lanjutan pelonggaran kebijakan moneter setelah laporan ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja di bawah ekspektasi. Meskipun bank sentral diperkirakan masih menahan suku bunga dalam waktu dekat, ekspektasi pemangkasan pada tahun berjalan tetap menopang prospek positif harga perak ke depan.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe satu jam menunjukkan tren naik yang masih solid, ditopang oleh struktur bullish yang konsisten. Break of Structure (BOS) ke atas menegaskan dominasi buyer, sementara harga mampu bertahan di atas area Fibonacci penting dan garis tren naik. Kondisi ini mencerminkan momentum positif yang tetap terjaga meski terjadi koreksi minor.

Dari sudut pandang teknikal, potensi kenaikan lanjutan masih terbuka dengan area resistance terdekat sebagai target berikutnya. Pola pullback yang terbentuk cenderung sehat dan berfungsi sebagai fase konsolidasi sebelum pergerakan lanjutan. Selama harga tetap berada di atas zona support utama, prospek perak dalam jangka pendek diperkirakan masih mengarah ke tren menguat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas melonjak lebih dari 1% hingga menembus level USD 4.570 per ons pada awal pekan (12/01), mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global serta kekhawatiran pasar terhadap independensi Federal Reserve, faktor yang memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian.

Dari Timur Tengah, situasi Iran menjadi sorotan setelah Ketua Parlemen Iran memperingatkan Amerika Serikat dan Israel agar tidak melakukan intervensi, menyusul ancaman serangan dari Presiden Donald Trump. Ketegangan tersebut muncul di tengah gelombang protes besar di Iran yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang, sehingga memicu sentimen risk-off di pasar keuangan internasional.

Di sisi lain, tekanan politik terhadap bank sentral AS turut memberi dorongan pada harga emas. Ketua The Fed Jerome Powell mengungkap adanya panggilan hukum dari Departemen Kehakiman, sementara data tenaga kerja AS terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan pekerjaan, membuka peluang penurunan suku bunga lanjutan. Investor kini menantikan rilis data inflasi AS pekan ini sebagai petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya, sembari mencermati perkembangan keputusan Mahkamah Agung terkait tarif Trump.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD menunjukkan struktur bullish yang masih terjaga pada timeframe satu jam, ditandai dengan rangkaian Break of Structure (BOS) yang konsisten ke atas. Harga berhasil bertahan di atas area demand utama sekaligus zona Fibonacci retracement penting, menandakan minat beli tetap dominan. Selama area support ini tidak ditembus, tren naik emas cenderung berlanjut dengan momentum yang relatif sehat.

Dari sisi teknikal, potensi kenaikan berikutnya mengarah ke area resistance atas yang menjadi target reaksi harga selanjutnya. Pola higher low yang terbentuk memperkuat skenario kelanjutan tren, sementara koreksi jangka pendek masih dianggap wajar sebagai bagian dari fase akumulasi. Fokus pelaku pasar kini tertuju pada validasi penembusan area atas untuk mengonfirmasi kelanjutan reli emas dalam waktu dekat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Laporan US Nonfarm Payrolls Desember 2025 diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 60.000 tenaga kerja, sedikit lebih rendah dibanding capaian November sebesar 64.000. Data malam ini menjadi sorotan karena dianggap sebagai rilis pertama yang relatif bersih dari dampak penutupan pemerintahan pada musim gugur, sehingga memberi gambaran lebih akurat mengenai kondisi ketenagakerjaan Amerika Serikat.

Tingkat pengangguran diproyeksikan turun tipis ke 4,5% dari posisi tertinggi empat tahun di 4,6%. Sementara itu, upah per jam rata-rata diperkirakan naik 0,3% secara bulanan, lebih cepat dari kenaikan sebelumnya 0,1%, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 3,6%. Perkembangan tersebut mencerminkan tekanan pendapatan yang mulai menguat meski laju perekrutan tetap terbatas.

Secara keseluruhan, pasar kerja AS dinilai hanya tumbuh moderat karena perusahaan masih berhati-hati menghadapi ketidakpastian tarif, kebijakan imigrasi yang lebih ketat, serta peningkatan penggunaan kecerdasan buatan. Beberapa analis bahkan menilai penambahan pekerjaan terbaru terlalu optimistis, sejalan dengan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang mengindikasikan ekonomi kemungkinan kehilangan sekitar 20.000 posisi kerja per bulan sejak April.

Non-Farm Payrolls (Desember) – rilis 20:30 WIB
Previous: 64K | Forecast: 66K
➤ Analisa: Jika terjadi penambahan signifikan dalam penciptaan lapangan kerja, The Fed berpotensi bersikap lebih hawkish dengan menunda pemangkasan atau menahan suku suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama. Kondisi ini dapat menguatkan USD, meningkatkan volatilitas pasar, serta mendukung pelemahan emas sebagai aset lindung nilai.

Unemployment Rate (Desember) – rilis 20:30 WIB
Previous: 4.6% | Forecast: 4.6%
➤ Analisa: Tingkat pengangguran yang stagnan menandakan pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum, sehingga The Fed berpotensi mengambil sikap lebih berhati-hati (dovish) dalam kebijakan suku bunga. Kondisi ini dapat membatasi penguatan USD, meningkatkan ketidakpastian pasar, dan mendukung pergerakan aset safe haven seperti emas.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak WTI berjangka kembali menguat, menguat dibandingkan sesi sebelumnya di tengah gejolak global yang terus mengangkat risiko gangguan pasokan. Sentimen ini dipicu oleh ancaman sanksi lebih ketat terhadap eksportir besar serta kekhawatiran pasokan dari wilayah penghasil utama di Timur Tengah dan Amerika Latin, yang membuat pelaku pasar menempatkan premi risiko lebih tinggi pada harga komoditas energi. Tren kenaikan mingguan ini mencerminkan dominasi sentimen geopolitik di tengah tekanan fundamental lain yang beragam.

Faktor eksternal juga memainkan peran besar, terutama tindakan keras oleh otoritas terhadap kapal tanker terkait Venezuela dan peningkatan ketegangan dengan Iran yang menambah ketidakpastian pasokan ke pasar global. Dari perspektif teknikal, pergerakan harga masih menunjukkan respons positif terhadap berita geopolitik, meskipun risiko oversupply dan kondisi permintaan global masih menjadi penyeimbang utama. Penguatan lanjutan akan sangat bergantung pada bagaimana konflik dan kebijakan internasional memengaruhi arus minyak mentah di seluruh rantai pasok dunia.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI menunjukkan pemulihan agresif setelah membentuk break of structure dari fase konsolidasi sebelumnya. Dorongan beli yang kuat muncul usai harga bertahan di area support kunci, menandakan minat buyer kembali mendominasi dan mengubah struktur jangka pendek menjadi lebih konstruktif. Selama harga tetap bergerak di atas level penembusan, peluang lanjutan penguatan masih terbuka.

Namun dari sisi teknikal, zona resistance atas menjadi penghalang penting yang berpotensi memicu koreksi sehat. Reaksi harga di area ini akan menentukan apakah minyak mampu melanjutkan tren naik atau justru kembali tertahan tekanan jual. Selama support terdekat tidak ditembus, skenario pullback cenderung dipandang sebagai kesempatan konsolidasi sebelum arah berikutnya terbentuk.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Indeks dolar AS menguat mendekati level psikologis penting, mencatat kenaikan beruntun dan mencapai posisi tertinggi dalam hampir satu bulan. Penguatan ini terjadi seiring pelaku pasar bersikap antisipatif menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, yang dinilai krusial untuk membaca kekuatan pasar tenaga kerja sekaligus arah kebijakan moneter Federal Reserve ke depan.

Data terbaru menunjukkan klaim pengangguran mingguan hanya naik tipis, sementara jumlah pemutusan hubungan kerja justru turun ke level terendah dalam beberapa bulan. Kondisi tersebut menegaskan ketahanan ekonomi AS, sehingga pasar menilai peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang sangat besar, meski ekspektasi penurunan suku bunga di paruh tahun tetap terjaga.

Selain faktor domestik, sentimen dolar turut dipengaruhi isu hukum terkait kebijakan tarif era Trump yang tengah ditunggu putusannya oleh Mahkamah Agung AS. Di sisi global, pelemahan tekanan inflasi di Eropa membuat euro tertekan, sehingga dolar mencatat kinerja mingguan paling solid terhadap mata uang tersebut dan memperkuat posisinya di pasar valuta asing.

OPINI ANALIS TRAZE

Indeks dolar AS (DXY) menunjukkan perbaikan struktur harga setelah memantul dari area terendah mingguan dan bergerak stabil dalam kanal naik. Terbentuknya change of character (CHoCH) di timeframe menengah menandakan pergeseran momentum dari tekanan jual menuju dominasi buyer, diperkuat oleh reaksi harga yang konsisten di atas garis tren naik. Selama level support dinamis mampu dipertahankan, potensi kelanjutan penguatan tetap terbuka.

Dari sudut pandang teknikal, zona supply di area atas menjadi tantangan utama yang berpotensi memicu reaksi profit taking. Namun, penempatan harga di atas level Fibonacci penting mengindikasikan kekuatan tren masih sehat. Jika tekanan beli berlanjut, DXY berpeluang menguji resistance berikutnya, sementara kegagalan bertahan di atas area kunci dapat membuka ruang koreksi terbatas sebelum arah selanjutnya terbentuk.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Emas diperdagangkan di atas level sekitar $4.470 per ounce, setelah menguat tajam sesi sebelumnya didorong oleh minat tinggi terhadap aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian global. Harga logam mulia ini tetap kuat menjelang rilis data tenaga kerja AS yang sangat dinantikan, di mana survei pasar memperkirakan nonfarm payrolls Desember lebih kuat sementara tingkat pengangguran stabil, faktor yang bisa memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter tahun ini.

Sentimen investor terhadap emas juga dipengaruhi oleh gejolak geopolitik yang meningkat, termasuk ketegangan di Venezuela dan kebijakan luar negeri AS yang memicu permintaan pada aset aman. Dalam kondisi ini, emas ditetapkan untuk mencatat kenaikan mingguan signifikan, didukung oleh harga yang masih tinggi meski ada tekanan dari penguatan dolar.

Di luar permintaan spekulatif, pembelian emas oleh bank sentral, khususnya China yang memperpanjang rangkaian pembelian bulannya hingga 14 bulan, turut memperkuat struktur permintaan dan mengangkat harga global. Ekspektasi pasar saat ini memposisikan potensi dua kali penurunan suku bunga AS tahun ini, yang biasanya meredakan biaya peluang memegang emas.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD menunjukkan tanda pembalikan arah setelah berhasil bertahan di area demand kuat pasca penurunan tajam. Struktur harga membentuk break of structure (BOS) disertai reaksi agresif dari zona beli, mengindikasikan minat buyer kembali mendominasi. Validasi ini diperkuat oleh penembusan garis tren turun, yang membuka ruang bagi reli lanjutan selama harga mampu bertahan di atas support kunci dan tidak kembali menembus level invalidasi.

Secara teknikal, Fibonacci retracement menjadi panduan arah selanjutnya, dengan potensi kenaikan menuju area resistance atas yang sejalan dengan level retracement penting. Selama harga menjaga momentum di atas zona demand, peluang kelanjutan bullish tetap terbuka, meski koreksi sehat masih memungkinkan sebagai bagian dari konsolidasi. Fokus pelaku pasar kini tertuju pada reaksi harga di level penentu, yang akan menentukan apakah emas siap melanjutkan tren naik atau kembali tertahan tekanan jual.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze