Harga emas dunia terus dekat level tertinggi, diperdagangkan di kisaran US$4.670 per ons akibat tingginya permintaan aset aman di tengah meningkatnya ketegangan dagang global. Investor beralih ke logam mulia karena kekhawatiran atas ancaman tarif baru dari Amerika Serikat terhadap negara-negara Eropa terkait rencana kontrol Greenland, yang memicu kekhawatiran perang dagang dan ketidakpastian pasar finansial. Permintaan ini membuat emas tak hanya mempertahankan posisinya tetapi juga sempat menyentuh rekor tertinggi.

Ketegangan antara AS dan Uni Eropa menjadi salah satu faktor utama yang mendorong reli harga emas belakangan ini. Presiden Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor hingga 25% pada delapan negara Eropa jika tidak mengizinkan pembelian Greenland, memperuncing hubungan diplomatik dan ekonomi kedua blok. Ancaman tersebut mendorong risiko geopolitik meningkat, sehingga aset safe-haven seperti emas dan perak menarik lebih banyak modal investor di tengah pasar yang goyah.

Selain itu, pelaku pasar juga memantau data inflasi inti AS (PCE) yang tertunda, yang bisa memberikan petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve selanjutnya. Ketidakpastian tentang kebijakan moneter dan geopolitik global turut memperkuat daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap volatilitas, mempertahankan minat beli meskipun harga sudah tinggi.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD saat ini bergerak dalam fase konsolidasi setelah mengalami penurunan tajam menuju area demand zone di kisaran 4.560 – 4.590. Zona ini terlihat menjadi penahan tekanan jual, ditandai dengan reaksi harga yang mulai stabil dan membentuk basis pantulan. Selama area tersebut mampu dipertahankan, peluang rebound tetap terbuka dengan struktur harga yang mulai menunjukkan potensi pemulihan jangka pendek.

Secara teknikal, fokus utama berada pada area fair value gap dan resistance terdekat di sekitar 4.650 – 4.690. Jika harga mampu menembus zona tersebut dengan konfirmasi yang kuat, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target selanjutnya di area 4.730 hingga 4.780. Namun, apabila tekanan jual kembali mendominasi dan harga turun menembus demand zone, skenario bullish akan gugur dan membuka ruang koreksi lebih dalam.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak melonjak tajam dan mencetak rekor tertinggi setelah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Eropa. Ancaman tarif baru dari Presiden Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa memicu kekhawatiran pasar global, mendorong investor beralih ke aset lindung nilai. Kondisi tersebut membuat perak kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya permintaan di tengah ketidakpastian ekonomi internasional.

Respons dari para pemimpin Eropa turut memperkuat sentimen pasar, dengan wacana langkah balasan berupa pungutan terhadap produk Amerika Serikat. Dorongan untuk mengaktifkan instrumen anti-koersi Uni Eropa mencerminkan potensi eskalasi konflik dagang yang dapat memperbesar volatilitas. Situasi ini menciptakan lingkungan yang mendukung penguatan logam mulia, termasuk perak, sebagai aset defensif.

Di sisi fundamental, perak juga ditopang oleh keterbatasan pasokan struktural dan perannya yang semakin vital dalam teknologi energi hijau serta sektor elektronik. Meski sempat tertekan setelah pengecualian tarif untuk mineral kritis, tekanan suplai di pasar London menjaga daya tarik logam ini. Kombinasi faktor geopolitik dan kebutuhan industri menjadikan perak tetap prospektif di tengah dinamika pasar global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe satu jam menunjukkan struktur bullish yang masih terjaga meski harga sempat tertahan di area resistensi. Reaksi kuat dari zona demand menandakan minat beli tetap dominan, sementara pola higher low memperkuat peluang kelanjutan tren naik. Selama harga bertahan di atas area support kunci, tekanan beli berpotensi kembali menguasai pasar.

Dari sisi teknikal, area Fibonacci menjadi acuan penting untuk membaca potensi koreksi sehat sebelum harga melanjutkan kenaikan. Penembusan ke atas garis tren menurun akan membuka ruang menuju level resistensi berikutnya, sedangkan kegagalan bertahan di demand dapat memicu pelemahan lanjutan. Dengan struktur pasar yang masih positif, perak tetap menarik bagi trader yang mengikuti arah tren utama.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas dunia berhasil mencatatkan rekor tertinggi di atas US$4.660 per ounce setelah gejolak pasar akibat ancaman tarif baru Presiden Donald Trump terhadap delapan negara Eropa. Lonjakan ini terjadi karena investor mulai beralih ke aset aman seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan potensi konflik dagang global yang memicu kekhawatiran pasar.

Kebijakan tarif 10% yang akan diberlakukan mulai 1 Februari dan bisa meningkat menjadi 25% pada 1 Juni memicu kekhawatiran para pelaku pasar. Ancaman itu dilatarbelakangi oleh penolakan negara-negara Eropa terhadap rencana pembelian Greenland oleh Amerika Serikat, sehingga pergeseran menuju logam mulia makin kuat sebagai lindung nilai dari risiko ekonomi.

Selain tarif, faktor lain seperti ekspektasi pemangkasan suku bunga AS, tekanan politik terhadap Federal Reserve, serta ketidakstabilan di berbagai wilayah dunia turut memperkuat permintaan emas. Dalam kondisi seperti ini, logam kuning tidak hanya menjadi alat investasi, tetapi juga cerminan sentimen pasar terhadap tantangan ekonomi global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam menunjukkan struktur bullish yang tetap terjaga setelah terjadi break of structure dan change of character ke arah atas. Lonjakan kuat dari area bawah menandakan respons agresif buyer, sementara zona demand di kisaran bawah berfungsi sebagai penopang utama pergerakan. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, bias kenaikan masih dominan dengan peluang melanjutkan tren positif.

Dari sisi proyeksi teknikal, harga berpotensi melakukan koreksi sehat menuju area retracement sebelum melanjutkan kenaikan menuju rekor tertinggi baru. Fibonacci menjadi acuan penting untuk membaca potensi pullback, sementara indikator momentum mendukung skenario kelanjutan tren selama tidak terjadi penembusan ke bawah support kunci. Dengan struktur yang masih solid, emas tetap menarik bagi trader yang mencari peluang mengikuti arah utama pasar.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI melemah sekitar 3% ke kisaran USD 60 per barel pada Kamis (15/01), menghentikan reli lima hari berturut-turut. Pelemahan ini dipicu meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan militer Amerika Serikat ke Iran, yang sebelumnya menjadi pendorong utama kenaikan harga. Sentimen berubah cepat setelah ketegangan geopolitik dinilai tidak lagi mendesak.

Perubahan arah harga terjadi usai Presiden Donald Trump menyampaikan bahwa ia mendapat jaminan penghentian eksekusi terhadap para demonstran di Iran. Pernyataan tersebut menurunkan ekspektasi intervensi AS dalam waktu dekat, sehingga pelaku pasar mulai melepas premi risiko geopolitik. Padahal sebelumnya, keresahan di Iran produsen minyak terbesar keempat OPEC dengan produksi sekitar 3,3 juta barel per hari sempat memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan jalur pengiriman.

Di sisi lain, data terbaru dari EIA menunjukkan persediaan minyak mentah dan bensin AS mengalami kenaikan pada pekan lalu, sementara stok distilat justru menurun. Kombinasi meredanya risiko geopolitik dan bertambahnya stok energi ini memperkuat tekanan jual, mendorong harga WTI menjauh dari level tertinggi sejak Oktober.

OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, harga WTI Oil terlihat kehilangan momentum setelah gagal bertahan di area resistance kuat dekat puncak terbaru. Penolakan harga di zona supply dan order block menandakan tekanan jual mulai mendominasi, diperkuat oleh munculnya change of character yang mengindikasikan pergeseran tren jangka pendek. Pergerakan saat ini cenderung bergerak korektif setelah reli panjang, dengan struktur harga mulai membentuk lower high.

Dari sisi potensi pergerakan, WTI berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area demand terdekat sebagai zona penyeimbang. Level retracement Fibonacci menunjukkan ruang koreksi masih terbuka sebelum minat beli kembali muncul. Selama harga bertahan di bawah area resistance, bias teknikal tetap cenderung melemah, sementara indikator osilator mengonfirmasi berkurangnya kekuatan bullish dalam jangka dekat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas turun tipis ke bawah USD 4.610 per ons pada Kamis (15/01), meski masih bertahan dekat rekor tertinggi. Pergerakan ini terjadi saat pelaku pasar menimbang seberapa dalam pelonggaran suku bunga Amerika Serikat dapat dilakukan di tengah ketidakpastian global yang belum mereda.

Data inflasi produsen November, baik utama maupun inti, tercatat lebih rendah dari perkiraan dan memperkuat sinyal sebelumnya dari laporan inflasi konsumen Desember yang relatif jinak. Kondisi tersebut membuka ruang bagi Federal Reserve untuk melakukan beberapa kali penurunan suku bunga sepanjang tahun, meskipun sebagian pembuat kebijakan tetap bersikap waspada terhadap potensi tekanan harga yang sulit sepenuhnya dikendalikan.

Di sisi lain, perhatian pasar tertuju pada isu independensi bank sentral setelah para pemimpin bank sentral dunia menyatakan dukungan kepada Ketua The Fed Jerome Powell menyusul ancaman tuntutan pidana dari pemerintahan Trump. Dari ranah geopolitik, sinyal penundaan langkah terhadap Iran meredakan kekhawatiran konflik militer AS, yang sedikit mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada grafik satu jam menunjukkan tanda pelemahan setelah gagal melanjutkan kenaikan di area supply dekat puncak harga. Penolakan kuat dari zona tersebut memicu perubahan struktur pasar, ditandai dengan penembusan support minor dan hilangnya momentum bullish. Harga kini bergerak di bawah area Fibonacci penting, mengindikasikan tekanan jual masih mendominasi dalam jangka pendek.

Secara teknikal, fokus pasar tertuju pada area demand sebagai penentu arah selanjutnya. Zona ini berpotensi menjadi titik reaksi harga, baik untuk pantulan teknikal maupun kelanjutan koreksi apabila tekanan berlanjut. Selama emas belum kembali ke atas area supply, bias pergerakan cenderung konsolidatif hingga bearish dengan volatilitas yang tetap tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak anjlok sekitar 5% ke bawah level USD 89 per ons pada Kamis (15/01), terkoreksi tajam setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Penurunan ini terjadi seiring keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menunda penerapan tarif baru atas impor mineral kritis, sehingga memicu aksi ambil untung di pasar logam mulia.

Trump menyatakan pemerintah AS akan memprioritaskan negosiasi dengan negara mitra guna menjamin pasokan mineral strategis dan memangkas risiko rantai pasok dalam waktu cepat. Meski demikian, Gedung Putih menegaskan opsi pembatasan impor tetap terbuka apabila kesepakatan yang diharapkan tidak tercapai, membuat pasar bersikap lebih berhati-hati.

Tekanan tambahan datang dari meredanya minat aset safe haven setelah Trump mengungkapkan eksekusi terhadap demonstran di Iran telah dihentikan, sehingga kekhawatiran akan aksi militer AS menurun. Di sisi lain, rilis data ekonomi Amerika Serikat terbaru tidak banyak memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed, sementara isu independensi bank sentral juga mulai mereda, ikut menekan harga perak.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada time frame satu jam menunjukkan perubahan struktur setelah reli kuat beruntun. Penolakan tegas di area supply dekat puncak memicu penurunan tajam yang sekaligus menembus garis tren naik, menandakan momentum bullish mulai melemah. Tekanan jual semakin valid setelah harga gagal bertahan di atas level Fibonacci menengah, memperkuat sinyal koreksi jangka pendek dari kondisi jenuh beli.

Saat ini, pergerakan perak cenderung mengarah ke fase retracement dengan zona demand terdekat menjadi fokus utama pelaku pasar. Area tersebut berpotensi menjadi penahan penurunan sekaligus penentu arah berikutnya, apakah harga mampu membentuk pantulan teknikal atau justru melanjutkan pelemahan lebih dalam. Selama harga masih berada di bawah area supply, bias pasar cenderung konsolidatif hingga bearish dengan volatilitas yang tetap tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak dunia melonjak menembus area tertinggi baru setelah diperdagangkan di atas USD 90 per ons pada Rabu (14/01). Kenaikan ini dipicu meningkatnya minat aset lindung nilai di tengah ketegangan geopolitik global, lonjakan utang fiskal, serta kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat. Situasi tersebut mendorong investor mengalihkan dana ke logam mulia sebagai pelindung nilai.

Sentimen positif juga diperkuat oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed sepanjang tahun ini. Data inflasi AS yang sejalan dengan perkiraan menjaga keyakinan pasar bahwa suku bunga akan ditahan dalam waktu dekat, sebelum dua kali pemangkasan mulai pertengahan tahun. Prospek kebijakan ini memberi ruang bagi harga perak untuk tetap bergerak dalam tren menguat.

Dari sisi fundamental, arus investasi yang solid berpadu dengan permintaan industri yang terus meningkat, terutama dari sektor energi bersih dan kecerdasan buatan. Di saat bersamaan, pasokan perak masih mengalami defisit jangka panjang, diperparah oleh likuiditas ketat di pasar London. Ketidakpastian tarif serta status perak sebagai mineral kritis di AS semakin memperkuat daya tariknya di pasar global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan struktur bullish yang masih terjaga setelah terjadi break of structure ke atas. Pergerakan saat ini tertahan di area 61,8% Fibonacci yang berperan sebagai weak high, menandakan potensi koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan tren naik. Selama harga tidak menembus kuat ke bawah, bias pasar tetap positif dengan kecenderungan higher high dan higher low yang konsisten.

Zona demand di kisaran 85–86 menjadi area menarik untuk reaksi beli apabila terjadi retracement sehat. Dari area tersebut, peluang lanjutan kenaikan terbuka menuju target 94 sebagai ekstensi Fibonacci berikutnya. Selama harga bertahan di atas struktur kunci, analisa teknikal silver hari ini masih mendukung skenario bullish dengan fokus pada buy on pullback dan manajemen risiko yang disiplin.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak WTI bertahan di kisaran USD 61 per barel pada Rabu (14/01), setelah reli empat hari membawa harga mendekati level tertinggi hampir tiga bulan. Pelaku pasar menahan posisi sambil menanti pernyataan pejabat Amerika Serikat terkait Iran, jelang pertemuan penting di Gedung Putih. Sentimen geopolitik kembali menguat usai Presiden Donald Trump membatalkan dialog dengan Teheran hingga aksi protes mereda, sembari menyatakan dukungan terhadap demonstran.

Ketegangan di Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan global, mengingat negara tersebut memproduksi sekitar 3,3 juta barel per hari. Risiko keterlibatan AS serta ancaman tarif baru sebesar 25% bagi negara yang tetap berbisnis dengan Iran menambah tekanan pada sisi suplai. Situasi ini membuat pasar lebih waspada terhadap potensi penyempitan ketersediaan minyak dalam waktu dekat.

Di luar Timur Tengah, gangguan juga terjadi pada ekspor Kazakhstan setelah serangan terhadap dua kapal tanker di dekat terminal Caspian Pipeline Consortium di Laut Hitam. Masalah ini memperparah hambatan pengiriman akibat cuaca ekstrem dan kerusakan fasilitas tambat. Sementara itu, data API menunjukkan lonjakan persediaan minyak mentah AS sebesar 5,3 juta barel pekan lalu, yang berpotensi menjadi kenaikan terbesar dalam dua bulan jika dikonfirmasi data resmi, sehingga menahan laju kenaikan harga lebih lanjut.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga WTI Oil pada timeframe satu jam masih bergerak dalam struktur bullish pullback setelah reli kuat sebelumnya. Grafik menunjukkan harga sedang tertahan di area supply zone sekitar resistance terdekat, ditandai dengan tekanan jual jangka pendek dan pola koreksi menurun. Selama penurunan ini tetap bertahan di atas area Fibonacci 0% dan tidak menembus struktur tren naik, peluang kelanjutan arah naik masih terbuka dengan potensi pengujian kembali area puncak sebelumnya.

Di sisi bawah, zona demand menjadi area krusial bagi pembeli, terutama pada kisaran support menengah yang sejalan dengan garis tren naik. Selama harga mampu bertahan di atas area invalidasi support, skenario pantulan teknikal berpotensi mendorong WTI kembali menguat menuju resistance berikutnya. Namun, penembusan bersih ke bawah demand akan mengubah bias menjadi lebih hati-hati dan membuka ruang koreksi lebih dalam.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas melonjak menembus USD 4.610 per ons pada Rabu (14/01), mendekati rekor tertinggi baru seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat dan derasnya arus aset lindung nilai. Data inflasi AS bulan Desember menunjukkan perlambatan tekanan harga inti, memperkuat keyakinan pasar bahwa inflasi mulai terkendali setelah sebelumnya terdistorsi faktor sementara.

Perkembangan tersebut mendorong pelaku pasar meningkatkan taruhan terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar. Kontrak berjangka suku bunga mencerminkan perbedaan pandangan investor yang memperkirakan dua hingga tiga kali penurunan suku bunga tahun ini, lebih agresif dibanding proyeksi median bank sentral yang hanya satu kali. Situasi ini memberi dukungan tambahan bagi emas yang sensitif terhadap arah suku bunga.

Permintaan safe haven juga menguat di tengah kekhawatiran baru soal independensi The Fed setelah jaksa AS membuka penyelidikan pidana terkait kesaksian Ketua The Fed, Jerome Powell. Di sisi lain, risiko geopolitik tetap tinggi karena pasar mencermati potensi keterlibatan militer AS dalam gejolak politik Iran, menjadikan emas kembali dipilih sebagai aset perlindungan nilai di tengah ketidakpastian global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada time frame satu jam masih bergerak dalam struktur bullish dengan kecenderungan konsolidasi sehat. Area demand zone di sekitar support dinamis dan Fibonacci retracement menjadi pijakan kuat bagi harga, terlihat dari respons beli yang konsisten setiap terjadi penurunan. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka dengan struktur higher low yang masih terjaga.

Dari sisi proyeksi, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area weak high dan resistance berikutnya, seiring pola pullback yang terkontrol. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan apabila harga menembus support invalidasi, karena hal tersebut dapat memicu koreksi lebih dalam menuju demand selanjutnya. Secara keseluruhan, bias teknikal masih cenderung positif selama support kunci tidak ditembus.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI menguat ke kisaran US$59,7 per barel pada perdagangan Selasa (13/01), menandai level tertinggi dalam lebih dari satu bulan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan global, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru yang menyasar mitra dagang Iran.

Trump menyatakan akan mengenakan tarif 25% terhadap barang dari negara mana pun yang tetap melakukan bisnis dengan Iran, sebagai langkah menekan Teheran di tengah gelombang protes domestik. Kebijakan tersebut disebut berlaku segera, ditambah peringatan kemungkinan tindakan militer, sehingga meningkatkan ketidakpastian geopolitik dan memicu reaksi pasar energi.

Ketegangan ini memunculkan kekhawatiran terganggunya ekspor minyak Iran, yang selama ini menjadi salah satu penopang pasokan dunia. Tekanan suplai juga datang dari kawasan lain, di mana produksi minyak Kazakhstan terhambat cuaca buruk, aktivitas perawatan, serta kerusakan infrastruktur Rusia akibat serangan drone Ukraina, sehingga menopang reli harga WTI.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan WTI Oil pada timeframe satu jam menunjukkan tren naik yang mulai terkonsolidasi setelah reli tajam dari area strong low. Harga bergerak di atas garis tren naik dan bertahan di zona demand, menandakan minat beli masih dominan meski muncul tekanan ambil untung jangka pendek. Struktur pasar tetap positif selama harga tidak menembus area invalidasi support di bawah demand utama.

Dari sisi teknikal, resistance kunci berada di area supply dekat puncak terbaru yang berpotensi memicu pullback sehat sebelum kelanjutan arah naik. Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas zona tersebut, peluang penguatan lanjutan menuju area atas terbuka lebar. Sebaliknya, penurunan ke area Fibonacci menengah berpotensi menjadi titik reaksi buyer, sehingga fokus pasar tertuju pada konfirmasi harga di sekitar demand.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze