Harga emas mencetak sejarah baru setelah menembus level psikologis $5.000 per ounce untuk pertama kalinya. Lonjakan ini menegaskan peran emas sebagai aset lindung nilai utama, seiring meningkatnya minat investor di tengah ketidakpastian perdagangan dan dinamika geopolitik global yang kembali memanas.

Sentimen pasar terguncang oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait rencana klaim kedaulatan atas wilayah Greenland yang menjadi lokasi pangkalan militer AS. Situasi makin rumit setelah Trump mengancam Kanada dengan tarif impor hingga 100% apabila Ottawa merampungkan kesepakatan dagang dengan China, menyusul pengumuman awal penurunan tarif timbal balik antara kedua negara tersebut.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik Eropa Timur belum mereda. Pembicaraan damai yang dimediasi Amerika Serikat antara Rusia dan Ukraina belum menghasilkan kesepakatan konkret, meski agenda dialog lanjutan telah disepakati. Kombinasi faktor ini memperkuat dorongan pasar terhadap emas, menjaga tren bullish tetap dominan dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe H1 terlihat masih bergerak dalam struktur uptrend kuat, ditandai oleh rangkaian higher high dan higher low yang tetap terjaga di atas garis trendline naik. Terjadinya break of structure mengonfirmasi dominasi buyer, sementara pergerakan harga saat ini berada di area ekstensi Fibonacci, menunjukkan momentum bullish yang masih aktif meski mulai memasuki zona jenuh beli.

Dari sisi teknikal, potensi koreksi wajar dapat terjadi menuju area support dinamis di kisaran Fibonacci retracement sebelum melanjutkan kenaikan berikutnya. Selama harga mampu bertahan di atas zona demand dan tidak menembus trendline utama, peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka dengan target resistance lebih tinggi. Namun, penolakan kuat di area premium dapat menjadi sinyal konsolidasi jangka pendek sebelum arah selanjutnya terbentuk.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Indeks dolar Amerika Serikat bergerak bertahan di area terendah pekan ini setelah melewati periode perdagangan yang sangat bergejolak. Pelemahan mata uang AS mencerminkan kegelisahan pasar akibat perubahan cepat dinamika geopolitik global, yang mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset berbasis dolar dan mencari alternatif yang lebih stabil.

Sentimen negatif muncul setelah pernyataan keras Presiden AS terhadap sejumlah negara Eropa terkait rencana Greenland, sebelum akhirnya berbalik arah usai tercapai kerangka kesepakatan dengan NATO. Ketidakjelasan isi perjanjian memicu spekulasi pasar, sementara kekhawatiran meningkat seiring potensi tekanan dari Eropa melalui kepemilikan aset AS, termasuk langkah dana pensiun Denmark yang melepas obligasi pemerintah Amerika.

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar menilai Federal Reserve akan menahan suku bunga pada pertemuan mendatang, sehingga tidak memberi dukungan tambahan bagi dolar. Tekanan mingguan paling terasa terhadap euro dan mata uang kawasan Pasifik, menegaskan bahwa pelemahan dolar dipengaruhi kombinasi ketidakpastian politik dan minimnya katalis kebijakan jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) pada timeframe empat jam menunjukkan perubahan struktur pasar setelah harga gagal bertahan di area supply zone. Munculnya sinyal change of character menandakan dominasi seller mulai menguat, diperkuat oleh penolakan dari area Fibonacci atas yang berfungsi sebagai resistance. Tekanan jual ini mendorong harga turun kembali ke area support terdekat yang kini menjadi penentu arah lanjutan.

Secara teknikal, selama DXY tetap berada di bawah area resistance kunci, potensi pelemahan lanjutan masih terbuka menuju level support berikutnya. Reaksi harga di zona ini akan menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar, apakah terjadi pantulan sementara atau kelanjutan tren turun. Oleh karena itu, disiplin pengelolaan risiko tetap diperlukan untuk menghadapi volatilitas indeks dolar yang sensitif terhadap sentimen global.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI bergerak menguat mendekati level psikologis setelah sempat tertekan pada sesi sebelumnya. Pemulihan ini mencerminkan sikap pasar yang mulai menilai ulang prospek energi global, seiring melemahnya dolar AS yang meningkatkan daya tarik komoditas berbasis mata uang tersebut. Kondisi ini memberi ruang bagi minyak untuk bangkit meski tekanan eksternal masih terasa.

Sentimen positif turut datang dari pernyataan pimpinan produsen utama yang menilai permintaan global tetap solid, terutama dari negara berkembang. Konsumsi energi dunia tercatat mencapai rekor dan diproyeksikan terus meningkat pada periode mendatang, didorong aktivitas ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok. Pandangan ini membantu meredam kekhawatiran berlebih terhadap potensi kelebihan pasokan di pasar minyak.

Meski demikian, ruang kenaikan masih terbatas oleh bayang-bayang peningkatan produksi global dan perkembangan geopolitik. Harapan gencatan senjata di Eropa Timur serta meredanya tensi kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran menahan laju reli lebih lanjut. Secara mingguan, harga minyak tetap berada di jalur penguatan terbatas, mencerminkan keseimbangan antara optimisme permintaan dan risiko pasokan.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga minyak WTI pada timeframe empat jam menunjukkan fase konsolidasi setelah mengalami penurunan tajam dari area supply zone. Harga saat ini bergerak di atas zona support yang masih mampu menahan tekanan jual, menandakan adanya respons beli dari pelaku pasar. Struktur harga mulai membentuk higher low, yang mengindikasikan peluang pemulihan selama level invalidasi tidak ditembus.

Secara teknikal, area Fibonacci 50% hingga 61,8% menjadi kunci penentu arah selanjutnya. Selama harga mampu bertahan di zona tersebut, potensi rebound mengarah ke resistance terdekat tetap terbuka. Namun, kegagalan menjaga support berisiko mendorong pelemahan lanjutan menuju demand zone di bawahnya, sehingga disiplin manajemen risiko tetap penting di tengah volatilitas pasar energi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas kembali mencetak rekor baru dengan menembus level psikologis di atas $4.950 per ons. Kenaikan tajam ini menandai performa mingguan terkuat sejak awal pandemi, didorong oleh kombinasi risiko geopolitik global dan pelemahan nilai tukar dolar AS. Kondisi tersebut memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai yang tetap diminati investor di tengah ketidakpastian arah kebijakan dunia.

Sentimen pasar turut dipengaruhi dinamika politik internasional setelah Presiden Amerika Serikat menyatakan telah mengamankan akses permanen ke Greenland melalui kesepakatan dengan NATO, meski detailnya masih simpang siur dan Denmark menegaskan kedaulatannya. Di sisi lain, pembatalan rencana tarif impor Eropa serta sikap Uni Eropa yang menahan langkah balasan memberi napas lega sementara bagi perdagangan global, walaupun pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan selanjutnya.

Dari sisi ekonomi, data inflasi PCE AS menunjukkan kenaikan sesuai ekspektasi, menandakan proses penurunan inflasi tetap berjalan tanpa mengganggu pertumbuhan. Pasar kini memperkirakan peluang dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini semakin terbuka. Fokus investor juga tertuju pada calon ketua The Fed berikutnya, di mana figur yang lebih dovish berpotensi mendorong ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan dan menjaga tren positif harga emas.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam menunjukkan struktur tren naik yang masih terjaga kuat. Setelah terjadi break of structure bullish, harga mampu bertahan di atas area Fibonacci 50% yang kini berfungsi sebagai support dinamis. Zona demand di area bawah terlihat jelas sebagai pijakan utama pergerakan, menandakan minat beli masih dominan dan tekanan jual belum cukup kuat untuk membalik arah tren secara signifikan.

Secara teknikal, potensi pergerakan saat ini mengarah pada skenario pullback sehat sebelum melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat di sekitar level Fibonacci ekstensi. Selama harga tetap berada di atas area invalidasi support, peluang lanjutan bullish masih terbuka lebar. Namun, kegagalan bertahan di zona tersebut dapat memicu koreksi lebih dalam, sehingga manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam menyikapi volatilitas emas yang tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak WTI bergerak naik mendekati area $61 per barel pada Kamis (22/01), melanjutkan penguatan untuk sesi keempat berturut-turut. Kenaikan ini didorong meredanya ketegangan geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menunda penerapan tarif terhadap Eropa dan menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer, sehingga risiko penurunan permintaan energi dinilai berkurang.

Dari sisi pasokan, sentimen pasar turut ditopang gangguan produksi di Kazakhstan akibat status force majeure, yang berpotensi membuat dua ladang minyak utama berhenti beroperasi lebih lama. Sinyal lemahnya ekspor Venezuela juga mencerminkan pemulihan produksi yang masih lambat, menjaga kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan dalam jangka pendek.

Meski demikian, potensi kenaikan harga dibatasi oleh kekhawatiran kelebihan pasokan global. Badan Energi Internasional menegaskan suplai minyak dunia diperkirakan tetap melampaui permintaan tahun ini, meskipun proyeksi pertumbuhan konsumsi sedikit dinaikkan. Tekanan tambahan datang dari data industri yang menunjukkan stok minyak mentah AS meningkat sekitar tiga juta barel pada pekan lalu.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe H4 menunjukkan fase pemulihan setelah harga memantul dari area demand kuat di sekitar support bawah. Struktur pasar mulai membaik dengan terbentuknya rangkaian higher low, mengindikasikan minat beli kembali muncul pasca koreksi tajam. Selama harga mampu bertahan di atas zona support tersebut, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka menuju area tengah konsolidasi.

Di sisi atas, zona resistance dekat puncak sebelumnya menjadi tantangan utama bagi kenaikan. Reaksi harga di area Fibonacci retracement 61,8% hingga 78,6% akan menjadi penentu kelanjutan tren. Jika mampu ditembus secara konsisten, potensi kenaikan menuju area supply selanjutnya semakin besar, sementara kegagalan bertahan berisiko memicu tekanan jual ulang dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas terkoreksi lebih dari satu persen ke area $4.780 per ons pada Kamis (22/01), setelah sebelumnya mencetak rekor baru. Pelemahan ini dipicu meredanya ketegangan geopolitik usai Presiden AS Donald Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap Eropa terkait isu Greenland dan menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer, sehingga tekanan risiko global sementara berkurang.

Meski demikian, ketidakpastian masih menyelimuti pasar. Parlemen Eropa menunda persetujuan perjanjian dagang Uni Eropa–AS yang dicapai pada Juli, menjaga kewaspadaan investor tetap tinggi. Di sisi lain, aksi jual tajam pada obligasi pemerintah Jepang akibat janji pemotongan pajak jelang pemilu memicu kekhawatiran fiskal, yang tetap menopang minat terhadap aset lindung nilai.

Fokus pelaku pasar kini tertuju pada rilis data inflasi PCE Amerika Serikat yang tertunda dan dijadwalkan malam ini. Laporan tersebut dinilai krusial untuk memberikan petunjuk lanjutan terkait arah kebijakan suku bunga Federal Reserve, sekaligus menjadi penentu pergerakan emas dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe M30 menunjukkan fase koreksi setelah harga gagal bertahan di area supply zone dekat puncak terbaru. Tekanan jual muncul usai terbentuk perubahan struktur pasar yang mengindikasikan pelemahan momentum, diperkuat dengan reaksi harga di bawah garis tren menurun. Area Fibonacci 38,2% hingga 50% kini menjadi zona krusial yang berpotensi menahan pemulihan jangka pendek selama harga belum mampu menembusnya secara meyakinkan.

Di sisi bawah, zona demand di sekitar level retracement bawah menjadi perhatian utama sebagai area potensi reaksi beli. Selama harga tetap bertahan di atas support tersebut, peluang pullback teknikal masih terbuka sebelum arah berikutnya ditentukan. Namun, jika tekanan berlanjut dan support ditembus, risiko penurunan lanjutan menuju area demand lebih dalam semakin besar, menjaga volatilitas emas tetap tinggi dalam waktu dekat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak melemah menuju area $92 per ons pada Kamis (22/01), menjauh dari rekor tertinggi seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik geopolitik dan perdagangan terkait Greenland. Sentimen membaik setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai wilayah tersebut serta melunakkan ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa.

Meski demikian, ketidakpastian belum sepenuhnya hilang. Denmark secara tegas menolak negosiasi penyerahan wilayah, sementara Parlemen Eropa menunda persetujuan kesepakatan dagang Uni Eropa–AS sebagai respons atas pernyataan Trump. Kondisi ini membuat pelaku pasar tetap berhati-hati, menjaga volatilitas harga perak tetap tinggi dalam jangka pendek.

Di sisi fundamental, prospek perak masih relatif kuat. Pasokan fisik yang ketat terus menopang harga, dengan pasar global diperkirakan mengalami defisit suplai untuk tahun keempat berturut-turut. Situasi ini membuat perak sangat sensitif terhadap potensi tekanan baru pada mata uang, obligasi pemerintah, maupun kebijakan perdagangan global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe H1 menunjukkan tekanan jual masih membayangi setelah harga gagal bertahan di area resistance kuat dekat puncak sebelumnya. Struktur pasar mengindikasikan perubahan karakter (CHoCH) dari bullish ke korektif, ditandai penurunan tajam dari zona atas dan reaksi harga yang tertahan di sekitar area Fibonacci 50% – 61,8%. Selama harga belum mampu kembali menembus area tersebut, potensi rebound cenderung bersifat terbatas.

Di sisi bawah, perhatian pasar kini tertuju pada zona demand yang berada di kisaran support biru, yang berpotensi menjadi area reaksi teknikal. Jika tekanan berlanjut, skenario penurunan lanjutan menuju level support berikutnya tetap terbuka sebelum muncul minat beli baru. Sebaliknya, pemulihan valid baru akan terkonfirmasi apabila harga mampu menembus kembali area resistance dan membentuk struktur higher high secara konsisten.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak dunia tetap bertahan di dekat rekor tertingginya. Tekanan ringan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Eropa terkait isu Greenland, yang justru menjaga minat terhadap aset lindung nilai. Ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump kepada sejumlah negara Eropa memperkuat ketidakpastian global.

Kekhawatiran pasar semakin bertambah setelah Uni Eropa mempertimbangkan langkah balasan, termasuk potensi penyesuaian portofolio terhadap aset keuangan Amerika. Isu rencana dana pensiun Denmark untuk mengurangi kepemilikan obligasi AS menambah tekanan psikologis. Pada saat bersamaan, lonjakan imbal hasil obligasi global dipicu aksi jual surat utang Jepang, menyusul wacana penghapusan pajak penjualan pangan yang memicu kecemasan fiskal.

Di sisi permintaan, minat beli perak terus meningkat dari investor ritel di China, India, dan kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga menarik partisipasi pasar yang lebih luas, menciptakan tekanan pasokan global. Kondisi ini membuat prospek perak tetap kuat, meski volatilitas jangka pendek masih berpotensi terjadi.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD masih berada dalam struktur naik meski saat ini mengalami fase koreksi sehat. Harga terlihat menahan tekanan jual di area support kunci yang beririsan dengan zona demand dan retracement Fibonacci, menandakan minat beli tetap terjaga. Selama area penopang ini mampu dipertahankan, peluang pantulan teknikal masih terbuka dengan target pengujian kembali area resistance terdekat.

Dari sisi momentum, pola harga menunjukkan konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya. Reaksi positif dari zona support berpotensi mendorong perak melanjutkan tren naik menuju area atas kanal harga. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan apabila terjadi penembusan support, karena hal tersebut dapat membuka ruang koreksi lanjutan sebelum pasar kembali menemukan keseimbangan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas dunia melanjutkan reli bullish dengan menembus level $4.800 per ons pada Rabu (21/01), sekaligus mencetak rekor tertinggi baru. Lonjakan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik terkait Greenland, yang mendorong pelaku pasar memburu aset aman. Pernyataan Presiden AS Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia Davos mengenai rencana akuisisi wilayah Arktik tersebut memperkuat sentimen defensif global.

Situasi semakin memanas setelah Perdana Menteri Greenland meminta warganya bersiap menghadapi kemungkinan langkah militer, meski dinilai kecil. Tekanan bertambah dengan ancaman Washington untuk menerapkan tarif impor tambahan sebesar 10% kepada sejumlah negara Eropa mulai 1 Februari, bahkan berpotensi naik hingga 25% pada Juni jika negosiasi gagal. Risiko perang dagang ini memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi internasional.

Di sisi lain, gejolak pada obligasi pemerintah Jepang menimbulkan alarm baru terkait kesehatan fiskal negara maju, memicu arus modal keluar dari mata uang dan surat utang. Fenomena ini menguatkan tren “debasement trade” yang menguntungkan logam mulia. Pasar kini menanti rilis data inflasi PCE Amerika Serikat yang tertunda, sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD masih bergerak dalam tren naik yang kuat pada timeframe intraday, ditopang struktur higher high dan higher low yang terjaga rapi. Penembusan area resistance sebelumnya berubah menjadi support mengonfirmasi dominasi buyer, sementara proyeksi Fibonacci extension membuka peluang lanjutan menuju zona psikologis atas. Selama harga bertahan di atas area demand terdekat, bias teknikal tetap condong bullish.

Meski demikian, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi sebagai bagian dari pergerakan sehat pasar. Area retracement menjadi zona pantulan ideal sebelum reli berikutnya berlanjut menuju target lanjutan. Selama support kunci tidak ditembus, skenario kenaikan emas masih valid, dengan strategi buy on pullback dinilai lebih aman dibanding mengejar harga di puncak.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI bergerak stabil di area 59 dolar per barel setelah mencatat penguatan dalam dua sesi sebelumnya. Kenaikan tertahan oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat kembali memanasnya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa yang menekan prospek permintaan energi dunia. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati meski sentimen jangka pendek sempat membaik.

Ketegangan dipicu oleh ancaman tarif baru dari Presiden AS terhadap sejumlah negara Eropa terkait isu Greenland, yang berpotensi memperlambat aktivitas ekonomi lintas kawasan. Di sisi lain, kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah mulai mereda setelah sinyal penundaan aksi militer terhadap Iran, sehingga risiko gangguan distribusi minyak dalam waktu dekat dinilai menurun.

Meski demikian, pasar minyak masih dibayangi surplus pasokan global yang cukup besar, membatasi ruang kenaikan harga. Fokus investor kini tertuju pada laporan bulanan IEA yang akan dirilis, karena data tersebut diperkirakan memberi gambaran lebih jelas mengenai keseimbangan suplai dan permintaan ke depan, sekaligus menentukan arah pergerakan WTI selanjutnya.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan WTI oil pada timeframe satu jam menunjukkan fase koreksi setelah reli sebelumnya tertahan di area resistance kuat. Harga saat ini bergerak di bawah zona golden ratio Fibonacci, menandakan tekanan jual masih mendominasi. Struktur pasar memperlihatkan lower high yang mengonfirmasi potensi kelanjutan tren turun, selama harga gagal menembus area invalidasi di sekitar 60.00.

Dari sisi teknikal, area demand zone di kisaran 58.50–58.10 menjadi fokus utama sebagai penahan penurunan. Reaksi beli di zona tersebut berpotensi memicu pantulan jangka pendek menuju area 59.00, namun jika support ini ditembus, peluang penurunan lanjutan menuju level 57.60 semakin terbuka. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan tetap disiplin mengikuti konfirmasi arah sebelum mengambil posisi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze