Harga emas kembali melanjutkan reli dan mencetak rekor baru di atas level USD 5.500 per ons. Penguatan ini dipicu oleh pelemahan dolar Amerika Serikat yang terus berlanjut, seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Sikap Presiden Donald Trump yang terkesan mentoleransi depresiasi mata uang AS, di tengah isu tarif dan kritik terhadap independensi bank sentral, semakin mendorong minat investor pada aset lindung nilai.

Dari sisi kebijakan moneter, Federal Reserve mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Otoritas moneter AS menilai aktivitas ekonomi masih solid dan kondisi tenaga kerja mulai stabil, meski tekanan inflasi tetap tinggi dan prospek ke depan dinilai belum pasti. Perbedaan pandangan di internal The Fed terkait waktu pelonggaran kebijakan turut menjaga spekulasi penurunan suku bunga pada tahun ini.

Sentimen positif emas juga diperkuat oleh meningkatnya risiko geopolitik, khususnya setelah peringatan Amerika Serikat terkait potensi konflik dengan Iran. Kekhawatiran fiskal, aksi pembelian agresif bank sentral, serta arus masuk dana ke ETF emas menjadi faktor tambahan yang menopang kenaikan harga logam mulia di tengah ketidakstabilan global.

OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, XAUUSD pada timeframe satu jam masih berada dalam struktur tren naik yang kuat. Harga terlihat bergerak di atas garis tren dan berhasil mencetak break of structure, menandakan dominasi buyer belum sepenuhnya hilang. Area Fibonacci retracement menjadi perhatian utama, khususnya zona 38,2% hingga 61,8% yang berperan sebagai support dinamis. Selama harga bertahan di atas area golden ratio, peluang kelanjutan penguatan tetap terbuka.

Namun, munculnya pola weak high mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan tren utama. Tekanan jual bisa meningkat apabila harga gagal bertahan dan menembus area support kunci, yang berpotensi mengubah struktur pasar. Selama level invalidasi support tidak ditembus, skenario bullish masih lebih dominan dengan target mengarah ke area likuiditas di atas harga saat ini.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak menguat ke kisaran USD 116 per ons dan terus melaju menuju rekor tertinggi baru. Kenaikan ini dipicu oleh arus dana investor ke aset lindung nilai setelah dolar AS melemah tajam ke level terendah dalam empat tahun. Pelemahan mata uang tersebut memperkuat daya tarik logam mulia sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan tidak khawatir terhadap penurunan dolar semakin memperkuat ekspektasi pasar bahwa pemerintah nyaman dengan greenback yang lebih lemah demi mendukung daya saing ekspor. Di sisi lain, ketidakjelasan kebijakan di Washington, termasuk ancaman tarif terhadap negara lain serta tekanan terhadap independensi bank sentral, turut menopang reli perak.

Dari Asia, lonjakan permintaan di China menjadi katalis tambahan. Sebuah reksa dana perak murni menghentikan perdagangan sementara setelah premi harganya melonjak jauh di atas nilai aset dasar. Minat investor ritel terus meningkat seiring reli berlanjut, bahkan mendorong produsen mengalihkan fokus dari perhiasan ke produksi batangan perak 1 kilogram.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan perak (XAGUSD) pada timeframe satu jam masih berada dalam struktur tren naik yang solid. Harga bergerak di atas area support dinamis dan membentuk rangkaian higher low, menandakan dominasi buyer belum kehilangan kendali. Pola harmonik yang terbentuk memperkuat potensi lanjutan kenaikan menuju zona ekstensi Fibonacci di area resistance berikutnya, dengan target teknikal berada di sekitar area puncak terbaru.

Namun, sinyal kehati-hatian mulai muncul setelah harga mendekati area resistance kuat yang berpotensi menjadi weak high. Jika terjadi reaksi penolakan, koreksi wajar berpeluang membawa harga turun menguji area retracement Fibonacci sebagai zona pantulan sehat. Selama support kunci tetap terjaga dan tidak terjadi breakdown signifikan, bias perak masih cenderung bullish dengan peluang buy on pullback lebih dominan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak WTI bertahan di atas area penguatan setelah melonjak signifikan pada sesi sebelumnya dan mendekati level tertinggi dalam beberapa bulan. Lonjakan ini dipicu gangguan pasokan akibat badai musim dingin ekstrem yang memangkas produksi minyak Amerika Serikat secara besar-besaran. Tekanan pada infrastruktur energi serta terhentinya sementara ekspor di kawasan Teluk Meksiko membuat pasokan global semakin ketat.

Kondisi cuaca buruk yang masih melanda wilayah selatan AS berpotensi memperlambat pemulihan produksi dan distribusi. Di sisi lain, pasar juga mencermati peningkatan kehadiran militer Amerika Serikat di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran eskalasi geopolitik, khususnya terkait Iran. Faktor risiko tersebut memperkuat sentimen bullish di pasar energi.

Dukungan tambahan datang dari data persediaan minyak mentah AS yang menunjukkan penurunan stok, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan. Pelemahan dolar AS ke posisi terendah dalam beberapa tahun terakhir turut meningkatkan daya tarik komoditas berbasis dolar bagi investor global. Kombinasi faktor pasokan, geopolitik, dan nilai tukar menjaga harga minyak tetap solid dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe empat jam menunjukkan struktur bullish yang masih terjaga setelah harga berhasil bertahan di area demand zone dan membentuk kelanjutan tren naik. Kenaikan ini diperkuat oleh break of structure yang menandakan dominasi buyer tetap solid. Selama harga tidak turun menembus area support utama, potensi penguatan lanjutan masih terbuka dengan minat beli yang cenderung bertahan.

Dari sudut pandang teknikal, area retracement menjadi zona koreksi wajar sebelum harga melanjutkan kenaikan ke resistance berikutnya. Proyeksi pergerakan mengarah ke level ekstensi sebagai target lanjutan, seiring momentum yang masih positif. Selama tidak terjadi penembusan signifikan di bawah demand zone, outlook minyak mentah tetap condong menguat dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Indeks dolar bergerak di sekitar level terendah dalam beberapa tahun terakhir setelah melemah beruntun selama empat sesi. Tekanan ini muncul seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menilai penurunan mata uang tersebut masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Sikap ini memperkuat pandangan pasar bahwa pemerintah AS menerima dolar yang lebih lemah demi meningkatkan daya saing ekspor.

Sentimen negatif juga diperparah oleh ketidakpastian kebijakan di Washington, termasuk kembali mencuatnya isu geopolitik dan kritik terhadap independensi bank sentral. Kondisi tersebut menambah keraguan investor terhadap stabilitas kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Selain itu, spekulasi kemungkinan intervensi mata uang bersama antara AS dan Jepang untuk menopang yen ikut memberi tekanan tambahan pada pergerakan greenback.

Fokus pasar kini tertuju pada keputusan Federal Reserve yang diperkirakan akan menahan suku bunga. Pelaku pasar lebih mencermati sinyal arah kebijakan ke depan, khususnya terkait waktu penurunan suku bunga berikutnya. Ekspektasi pelonggaran moneter hingga akhir tahun membuat dolar tetap berada dalam tekanan, seiring meningkatnya preferensi investor terhadap aset alternatif.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan DXY menunjukkan tekanan bearish yang semakin kuat setelah harga gagal bertahan di area supply zone dan mengalami perubahan struktur pasar. Penurunan tajam yang diikuti penembusan level Fibonacci penting menandakan dominasi penjual masih mengendalikan arah indeks dolar. Selama harga berada di bawah area resistensi terdekat, peluang pemulihan cenderung terbatas dan tren pelemahan tetap menjadi skenario utama.

Dari sisi teknikal, area retracement berpotensi menjadi zona pullback sebelum kelanjutan penurunan berikutnya. Proyeksi pergerakan mengarah ke area support bawah sebagai target lanjutan, seiring momentum yang belum menunjukkan tanda pembalikan signifikan. Selama tidak terjadi penguatan kuat kembali ke atas struktur sebelumnya, outlook indeks dolar masih condong melemah dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas kembali mencetak rekor baru dengan menembus level USD 5.200 per ons pada perdagangan Rabu (28/01). Kenaikan ini dipicu oleh pelemahan tajam dolar AS yang jatuh ke posisi terendah dalam empat tahun terakhir, sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset lindung nilai. Logam mulia menjadi pilihan utama di tengah ketidakpastian arah mata uang global.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak mengkhawatirkan pelemahan dolar turut memperkuat sentimen positif emas. Sikap tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah AS nyaman dengan mata uang yang lebih lemah demi mendukung daya saing ekspor. Di sisi lain, ketegangan kebijakan di Washington, termasuk ancaman tarif dan tekanan terhadap independensi bank sentral, menambah daya tarik emas sebagai aset aman.

Dari sisi moneter, pasar memperkirakan Federal Reserve akan menahan suku bunga, sambil menanti sinyal waktu penurunan berikutnya. Selain faktor kebijakan, permintaan kuat dari bank sentral dunia dan arus masuk ETF terus menopang reli harga. Sepanjang tahun ini, emas telah melonjak sekitar 20 persen, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan nilai di tengah dinamika ekonomi global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD menunjukkan tren bullish yang masih terjaga setelah harga berhasil menembus struktur sebelumnya dan membentuk break of structure. Area di sekitar garis tren naik berperan sebagai penopang utama, sementara zona Fibonacci retracement menjadi acuan koreksi sehat. Selama harga mampu bertahan di atas area support dinamis tersebut, peluang kelanjutan penguatan tetap terbuka dengan minat beli yang masih mendominasi.

Dari sisi proyeksi, potensi kenaikan mengarah ke area resistance bertahap yang ditandai oleh ekstensi Fibonacci di atas harga saat ini. Skenario koreksi jangka pendek tetap memungkinkan sebagai pullback sebelum melanjutkan reli berikutnya. Selama tidak terjadi penembusan kuat ke bawah area invalidasi support, struktur pasar emas cenderung tetap positif dan mendukung outlook kenaikan lanjutan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak WTI kembali melemah dan bertahan di area terendah setelah tekanan jual berlanjut meski pasokan global menghadapi berbagai gangguan. Kondisi cuaca ekstrem di Amerika Serikat memangkas produksi minyak secara signifikan, namun sentimen pasar tetap didominasi kekhawatiran perlambatan permintaan energi global yang membatasi ruang pemulihan harga.

Di sisi geopolitik, ketegangan Timur Tengah terus meningkat seiring penguatan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Situasi ini memicu potensi risiko terhadap jalur distribusi energi, sementara konflik Rusia dan Ukraina yang belum menemukan titik temu membuat sanksi terhadap ekspor energi Rusia tetap berlaku. Ketidakpastian ini menciptakan tekanan berlapis bagi pergerakan harga minyak.

Pelaku pasar kini memusatkan perhatian pada pertemuan OPEC+ yang akan datang. Keputusan untuk mempertahankan kebijakan produksi diperkirakan menjadi faktor penentu arah harga selanjutnya. Dengan kombinasi risiko geopolitik dan kebijakan pasokan, volatilitas minyak berpeluang tetap tinggi dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe satu jam menunjukkan fase koreksi setelah gagal menembus area puncak sebelumnya. Harga saat ini bergerak turun mendekati zona Fibonacci golden ratio yang bertepatan dengan area support dinamis, menandakan adanya potensi penahan tekanan jual. Struktur pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan pullback sehat selama demand zone tetap terjaga.

Di sisi atas, supply zone menjadi hambatan utama bagi kelanjutan kenaikan harga minyak. Apabila terjadi reaksi beli yang kuat dari area support, peluang rebound menuju resistance terdekat masih terbuka. Namun, penembusan ke bawah demand zone dapat mengubah bias menjadi bearish lanjutan. Secara teknikal, pasar minyak berada pada titik krusial yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga emas menguat signifikan dan kembali mendekati rekor tertinggi setelah mencatat kenaikan tajam di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Permintaan aset lindung nilai terus menguat seiring memburuknya tensi geopolitik dan perdagangan, menjadikan emas pilihan utama investor untuk menjaga nilai portofolio dari gejolak pasar internasional.

Tekanan datang dari ancaman kenaikan tarif Amerika Serikat terhadap sejumlah produk impor, termasuk otomotif dan farmasi. Situasi ini memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global serta memperburuk sentimen risiko. Di saat yang sama, pelaku pasar mulai mengalihkan fokus pada arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat yang dinilai krusial bagi pergerakan harga emas ke depan.

Penguatan emas juga ditopang oleh tren peralihan aset dari mata uang dan obligasi menuju instrumen riil. Kekhawatiran terhadap pembiayaan fiskal yang agresif mendorong investor dan bank sentral meningkatkan kepemilikan emas. Arus dana ETF yang konsisten masuk semakin memperkuat prospek positif logam mulia dalam menjaga stabilitas nilai di tengah tekanan ekonomi global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam masih menunjukkan kecenderungan bullish meski harga sempat mengalami koreksi tajam dari area puncak. Struktur tren naik tetap terjaga setelah harga memantul dari demand zone dan kembali bergerak di atas garis tren dinamis. Area Fibonacci retracement 38,2% hingga 50% berperan sebagai penahan tekanan jual, menandakan minat beli belum sepenuhnya melemah.

Di sisi atas, zona supply menjadi tantangan utama sebelum emas melanjutkan reli berikutnya. Selama harga mampu bertahan di atas support kunci dan tidak menembus area invalidasi, peluang kelanjutan kenaikan menuju resistance terdekat masih terbuka. Secara teknikal, skenario buy on pullback lebih relevan dengan tetap memperhatikan potensi volatilitas menjelang sentimen fundamental besar.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak melonjak tajam dan menembus level tertinggi sepanjang sejarah setelah mencatat kenaikan signifikan di atas USD 110 per ounce. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah tekanan global yang terus membesar. Pergerakan tersebut menegaskan perak sebagai instrumen yang semakin diperhitungkan dalam kondisi pasar penuh ketidakpastian.

Ketegangan geopolitik dan risiko perdagangan menjadi pemicu utama reli harga. Ancaman kenaikan tarif Amerika Serikat terhadap Korea Selatan memperburuk sentimen pasar, mendorong pelaku keuangan menjauhi obligasi dan mata uang. Arus dana pun beralih ke aset riil yang dinilai lebih aman, sehingga memperkuat permintaan perak secara berkelanjutan.

Di sisi lain, perhatian pasar juga tertuju pada kebijakan moneter Amerika Serikat. Isu independensi bank sentral serta spekulasi pergantian pimpinan Federal Reserve menambah kekhawatiran investor. Kondisi ini mendukung tren “debasement trade”, di mana perak dan logam mulia lain dipilih sebagai pelindung nilai dari tekanan fiskal dan potensi pelemahan mata uang global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD saat ini masih berada dalam struktur bullish meski sempat mengalami koreksi tajam dari puncak harga. Pada grafik terlihat harga berhasil bertahan di atas area support penting Fibonacci retracement, khususnya zona 61,8% hingga 78,6%, yang menandakan tekanan beli masih aktif. Pola higher low yang terbentuk mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik selama support tidak ditembus secara valid.

Di sisi atas, area supply zone menjadi fokus utama sebagai target kenaikan berikutnya. Selama harga mampu bergerak stabil dan melakukan pullback sehat, peluang rebound menuju resistance terdekat tetap terbuka. Namun, apabila harga turun menembus level invalidasi support, skenario koreksi lebih dalam perlu diwaspadai. Secara keseluruhan, bias teknikal perak masih cenderung positif dengan pendekatan buy on pullback selama struktur tren tetap terjaga.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga perak melonjak tajam hingga menembus area $107 per ounce, melanjutkan reli bersejarah ke level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong oleh kuatnya permintaan aset lindung nilai serta minat investasi yang meningkat, di tengah kondisi pasokan fisik yang tetap ketat dan belum menunjukkan pelonggaran berarti.

Lonjakan harga turut memicu permintaan ritel yang solid di pasar utama seperti China dan India. Investor kini banyak memburu perak batangan ukuran satu kilogram, mendorong produsen di China mengalihkan fokus dari perhiasan menuju produk investasi. Perubahan ini mencerminkan pergeseran preferensi pasar yang semakin mengutamakan instrumen penyimpan nilai.

Dari sisi makroekonomi, ketegangan geopolitik dan isu perdagangan global terus menjadi katalis penguatan. Ancaman tarif tinggi Amerika Serikat terhadap Kanada serta spekulasi perubahan kepemimpinan bank sentral AS yang berpotensi lebih dovish memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga. Kondisi tersebut semakin mengalirkan dana ke logam mulia, menjaga sentimen bullish perak tetap dominan.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe H1 menunjukkan akselerasi bullish yang sangat kuat setelah harga menembus struktur pasar sebelumnya. Lonjakan impuls membawa perak ke area weak high, menandakan dominasi buyer masih memimpin meski mulai muncul potensi reaksi di zona penawaran atas. Struktur ini memperlihatkan tren naik yang tetap valid selama harga mampu bertahan di atas area keseimbangan.

Dari sudut pandang teknikal, peluang koreksi wajar dapat terjadi menuju area retracement sebelum melanjutkan kenaikan lanjutan. Selama zona invalidasi tidak ditembus, skenario utama masih mengarah pada kelanjutan bullish dengan target ke area ekstensi berikutnya. Konfirmasi price action menjadi kunci untuk memvalidasi arah pergerakan selanjutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Harga minyak mentah WTI bergerak menguat ke area $61 per barel, melanjutkan reli yang terbentuk sejak akhir pekan lalu. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap komoditas energi di tengah ketidakpastian global, terutama ketika risiko geopolitik kembali mendominasi sentimen pelaku pasar.

Fokus utama tertuju pada kawasan Timur Tengah setelah Amerika Serikat mengerahkan kelompok kapal induk sebagai bagian dari peningkatan kekuatan militer di wilayah tersebut. Langkah ini memicu kekhawatiran eskalasi konflik dengan Iran yang berpotensi mengganggu pasokan minyak dunia. Di sisi lain, isu perdagangan kembali mencuat usai Presiden Donald Trump mengancam penerapan tarif tinggi terhadap Kanada apabila negara tersebut melanjutkan kesepakatan dagang dengan China.

Namun, potensi penguatan harga tertahan oleh kabar dari Kazakhstan, di mana ekspor minyak diperkirakan kembali normal setelah fasilitas lepas pantai berhasil dipulihkan. Kombinasi antara risiko geopolitik dan faktor suplai ini membuat pergerakan WTI cenderung volatil, dengan pasar menanti perkembangan lanjutan sebagai penentu arah harga berikutnya.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI pada timeframe H1 menunjukkan perubahan struktur ke arah bullish, terlihat dari terbentuknya break of structure setelah harga memantul kuat dari area demand. Kenaikan ini mengindikasikan dominasi buyer mulai mengambil alih, dengan pergerakan harga yang kini bertahan di atas support intraday sekitar 60.7 sebagai pijakan utama kelanjutan tren naik.

Selama harga mampu menjaga posisi di atas zona tersebut, peluang penguatan menuju area resistance selanjutnya tetap terbuka. Namun, mendekati level penawaran atas, potensi reaksi pasar perlu diantisipasi karena adanya indikasi weak high yang dapat memicu koreksi jangka pendek. Skenario terbaik tetap menunggu konfirmasi lanjutan sebelum harga menentukan arah berikutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze