
WTI Berbalik Melemah, Tapi Risiko Lonjakan Makin Besar
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi setelah mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut, dengan perdagangan berada di sekitar US$93,90 per barel
Dapatkan rangkuman pergerakan harga global, data ekonomi, dan isu geopolitik secara real-time untuk keputusan trading yang akurat.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi setelah mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut, dengan perdagangan berada di sekitar US$93,90 per barel

Harga emas bertahan di sekitar US$4.400 per ons pada perdagangan Kamis (10/09), setelah mencatat penguatan pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar kini memilih

Harga Perak menguat hampir 1% ke sekitar US$66,40 pada sesi Asia Rabu (09/09). Kenaikan ini terjadi ketika Dolar AS masih berada di

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan penguatan selama tiga hari berturut-turut dan bergerak di sekitar US$92,30 per barel pada perdagangan Asia,

Harga emas bertahan di bawah US$4.400 per troy ounce pada Rabu (09/09) setelah mencatat penurunan selama dua sesi berturut-turut. Tekanan datang dari

Harga emas kembali melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan turun di bawah US$4.400 pada paruh pertama sesi Eropa, Selasa (08/09). Penguatan dolar

Harga perak menguat menembus US$66 per ons pada perdagangan Selasa (08/09), tetapi masih dibayangi tekanan dari prospek kenaikan suku bunga global. Ekspektasi

Harga minyak WTI melemah tipis ke sekitar US$90,40 per barel pada sesi Asia Selasa (08/09). Namun, tekanan tersebut berpotensi hanya sementara di

Harga Emas bergerak dengan bias negatif moderat di sesi Amerika, berada di sekitar US$4.414 atau turun 0,35% setelah sempat menyentuh US$4.381. Pelemahan