Pergerakan USOIL pada timeframe 4 jam menunjukkan harga masih berada dalam pola descending triangle yang mengindikasikan tekanan bearish belum mereda. Setelah gagal mempertahankan kenaikan di area resistance 102.44 hingga 104.14, harga kembali bergerak turun dan mendekati support penting di sekitar 96.18. Kondisi ini memperlihatkan seller masih mendominasi pasar minyak dalam jangka menengah.
Area 96.18 menjadi level krusial karena menjadi titik penentu arah berikutnya. Jika support tersebut ditembus dengan kuat, USOIL berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area 94.02 hingga 91.26. Tekanan jual dapat semakin meningkat apabila harga gagal kembali masuk ke atas zona Fibonacci 38.2% dan 50%, yang saat ini menjadi resistance dinamis.
Meski demikian, peluang rebound masih terbuka apabila harga mampu bertahan di atas support dan kembali menembus trendline bearish. Jika momentum beli muncul, minyak berpotensi melakukan koreksi naik menuju area 100.16 sampai 101.10 sebelum menentukan arah lanjutan. Pelaku pasar tetap perlu mencermati sentimen geopolitik dan pergerakan permintaan global yang masih memengaruhi volatilitas harga minyak dunia.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.