
Emas Cetak Rekor Baru, Suku Bunga Turun & Geopolitik Jadi Pemicu
Harga emas mencetak rekor tertinggi baru di atas USD 4.380 per ons, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat dan meningkatnya

Harga emas mencetak rekor tertinggi baru di atas USD 4.380 per ons, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat dan meningkatnya

Harga minyak WTI turun di bawah $56 per barel pada Jumat (19/12) dan berpotensi mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut. Tekanan datang dari

Harga emas bergerak di kisaran $4.320 per ons pada Jumat (19/12), mendekati rekor tertinggi Oktober dan berpeluang mencatat kenaikan mingguan kedua. Sentimen

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bergerak di sekitar $56,00 per barel pada perdagangan Asia Kamis (18/12), dengan tekanan ringan seiring meningkatnya

Harga emas berpotensi koreksi ke kisaran $4.313 per ons pada Kamis (18/12), namun tetap bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa yang tercapai

Harga perak mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah respons pasar terhadap data tenaga kerja AS yang beragam. Kondisi ini mendorong investor

Harga minyak mentah WTI menguat ke kisaran $56 per barel pada Rabu (17/12), bangkit tipis dari level terendah hampir lima tahun. Kenaikan

Harga emas menguat menembus level $4.320 per ounce pada Rabu (17/12), mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang terakhir terlihat pada Oktober. Kenaikan

Indeks dolar AS bertahan di atas level 98 pada Rabu (17/12), meski masih berada dekat titik terendah dalam lebih dari dua bulan.