Perak Meledak Tembus Rekor Baru, Melonjak 22% di November
Harga perak melonjak lebih dari 1% dan menembus $57 per ounce pada Senin (01/12), mencetak rekor baru di tengah kekhawatiran pasokan serta
Harga perak melonjak lebih dari 1% dan menembus $57 per ounce pada Senin (01/12), mencetak rekor baru di tengah kekhawatiran pasokan serta
Harga WTI crude oil futures menguat lebih dari 1% ke level $59,2 per barel pada Senin (01/12), setelah OPEC+ kembali menegaskan keputusan
Harga emas kembali menjadi sorotan setelah membukukan kenaikan 8% sepanjang November, menjadikannya salah satu bulan terkuat tahun ini. Lonjakan tersebut dipicu meningkatnya
Harga minyak mentah WTI bertahan di kisaran $59 per barel pada Jumat (28/11), menuju penurunan bulanan keempat berturut-turut. Tekanan datang dari kekhawatiran
Harga emas kembali menanjak mendekati $4.200 per ounce pada Jumat (28/11), menyentuh level tertinggi lima minggu seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan

Harga emas sempat melemah ke sekitar $4.150 per ounce pada Kamis (27/11), namun tetap bertahan mendekati level tertinggi dua minggu. Pergerakan ini

Indeks dolar tetap berada di bawah area 100 setelah penurunan sesi sebelumnya, tertekan oleh data ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan aktivitas. Penjualan

Emas menguat mendekati level tertinggi dua minggu, setelah rilis data ekonomi yang tertunda memperkuat peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember.

Harga perak menembus level di atas $51 per ons, mencapai puncak tertinggi dalam lebih dari sepekan setelah komentar bernada dovish dari pejabat