FOMC Semakin Dekat: Inflasi PCE Menentukan Nasib Emas di Tengah Spekulasi Pergantian Ketua Fed
Harga emas tergelincir di bawah $4.200 per ounce pada Jumat (05/12) karena pelaku pasar menunggu rilis data penting Amerika Serikat menjelang keputusan
Harga emas tergelincir di bawah $4.200 per ounce pada Jumat (05/12) karena pelaku pasar menunggu rilis data penting Amerika Serikat menjelang keputusan
WTI kembali bertahan di kisaran $59,7 per barel, menandai level tertinggi dua pekan sekaligus menguat secara mingguan berkat meningkatnya premi risiko geopolitik.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bergerak naik tipis 0,25% mendekati $59 per barel pada sesi Asia hari Kamis (04/12). Kenaikan ini
Harga emas bertahan dekat $4.200 per ounce pada Kamis (04/12), mempertahankan posisinya di dekat level tertinggi enam pekan. Sentimen positif muncul setelah
Silver bergerak mendatar pada Rabu (03/12) setelah reli kuat sebelumnya, karena investor mengambil keuntungan dan pasar menunggu data ekonomi AS. Dolar AS
Harga emas terus menunjukkan penguatan mendekati $4.220 per ounce, menandai pergerakan menuju level tertinggi dalam enam minggu terakhir. Optimisme pasar semakin meningkat
Tarif impor di era Trump kembali mencatat rekor tertinggi, memperkuat klaim bahwa pendapatan tarif mampu menopang pembiayaan utang Amerika Serikat. Lonjakan penerimaan
Harga perak terkoreksi lebih dari 1% ke $57 per ons pada Selasa (02/12) setelah investor merealisasikan keuntungan usai reli panjang yang mendorong
Harga emas melemah ke $4.191 per ons pada Selasa (02/12) setelah investor melakukan aksi ambil untung menyusul reli ke level tertinggi enam