Indeks dolar bergerak mendatar di bawah area 97 pada awal pekan karena aktivitas perdagangan tipis akibat libur nasional di Amerika Serikat. Mata uang tersebut sebelumnya tertekan setelah data inflasi menunjukkan perlambatan lebih besar dari perkiraan. Inflasi tahunan turun ke 2,4% dari 2,6%, sementara kenaikan bulanan melambat menjadi 0,2%, memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang.
Di sisi lain, kondisi tenaga kerja tetap solid setelah laporan menunjukkan kenaikan payroll terbesar dalam lebih dari setahun dan tingkat pengangguran justru turun. Kombinasi inflasi yang menurun dan pasar kerja stabil membuat pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga dapat dimulai pertengahan tahun.
Fokus investor kini tertuju pada risalah rapat bank sentral, data pertumbuhan ekonomi kuartal keempat, serta indikator inflasi inti PCE sebagai acuan utama kebijakan. Hasil rangkaian data tersebut akan menjadi penentu arah dolar berikutnya dan memperjelas waktu dimulainya siklus penurunan suku bunga.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan DXY timeframe 1 jam menunjukkan harga berada dalam fase pemulihan setelah pantulan dari support 96.20, namun kenaikan masih tertahan area resistance 96.80 – 97.00. Struktur membentuk pola rising wedge yang biasanya mengindikasikan pelemahan lanjutan apabila terjadi penembusan ke bawah. Selama indeks gagal menembus zona tersebut secara meyakinkan, momentum beli dinilai belum cukup kuat untuk membalikkan tren.
Apabila harga breakdown dari garis tren naik, potensi penurunan menuju support kembali terbuka dengan target awal sekitar 96.30. Sebaliknya, skenario bullish baru terbentuk bila terjadi breakout bersih di atas 97.00 karena dapat memicu percepatan kenaikan menuju area supply berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.