Harga WTI kembali menguat setelah terjadi false breakout di area support 57.31, yang memicu respons cepat dari buyer. Sinyal pembalikan terlihat jelas ketika harga gagal menembus level bawah dan justru membentuk struktur bullish baru melalui serangkaian Change of Character (ChoCH) di time frame 1 jam. Momentum ini menandakan tekanan jual mulai melemah, memberi ruang bagi kenaikan yang lebih terukur dalam beberapa sesi berikutnya.
Setelah pemantulan kuat dari titik terendah, harga kini bergerak mendekati zona supply di sekitar 58.95 yang menjadi hambatan penting bagi kelanjutan tren naik. Jika harga mampu menguji kembali area tersebut, peluang reaksi seller cukup besar, sehingga potensi retracement ke level support sebelumnya dapat terjadi. Namun, selama struktur bullish tetap bertahan di atas area kunci, momentum kenaikan dinilai masih sehat.
Apabila WTI berhasil menembus dan bertahan di atas area supply 58.95, pasar berpotensi melihat pergerakan lebih agresif menuju level yang lebih tinggi. Kekuatan pembeli yang konsisten dapat memperpanjang reli dan membawa harga ke fase bullish yang lebih kuat. Untuk saat ini, trader memantau reaksi harga di dua titik utama: area supply sebagai batas atas dan support 57.31 sebagai pertahanan penting sebelum tren berubah kembali.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.