Harga perak menembus level di atas $51 per ons, mencapai puncak tertinggi dalam lebih dari sepekan setelah komentar bernada dovish dari pejabat Federal Reserve meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Sentimen pasar menguat karena arah kebijakan moneter mulai terlihat lebih longgar.
Dukungan untuk pemotongan suku bunga pada Desember disampaikan oleh Christopher Waller, yang menyoroti meningkatnya risiko di pasar tenaga kerja serta ketidakpastian akibat penundaan data ekonomi selama penutupan pemerintahan. Pandangannya sejalan dengan ucapan Mary Daly dan John Williams, yang sama-sama memberi sinyal bahwa pelonggaran kebijakan dapat segera dilakukan.
Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 81% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan depan, naik signifikan dari minggu sebelumnya. Investor juga fokus pada rilis data penting AS, termasuk penjualan ritel, PPI, pesanan barang tahan lama, dan klaim pengangguran mingguan sebagai petunjuk tambahan arah pergerakan perak.
XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE
Perak mulai bergerak naik setelah berhasil keluar dari tren turun, menandakan perubahan arah menuju momentum bullish. Tekanan beli semakin kuat setelah harga memantul dari area bawah.
Zona 49.64 – 50.38 menjadi support penting yang diperkirakan menjadi tempat harga melakukan retest sebelum melanjutkan kenaikan. Selama area ini bertahan, peluang lanjutan bullish tetap terbuka.
Target kenaikan terdekat berada di area 52, dan jika berhasil ditembus, pergerakan berpotensi menuju 54.40 sebagai sasaran utama. Struktur teknikal saat ini mendukung peluang penguatan lebih lanjut.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.