HomeMarket NewsTewasnya Pemimpin Iran Picu Gejolak Global dan Lonjakan Emas

Harga emas melonjak lebih dari 1% hingga menembus level USD 5.370 per ounce pada perdagangan Senin (02/03), mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Kenaikan tajam ini dipicu meningkatnya permintaan aset aman setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan. Konflik tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sehingga memicu ketegangan kawasan serta mengganggu jalur pelayaran di wilayah Teluk yang kaya minyak.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan terhadap aset milik Amerika Serikat di berbagai negara sekitar, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Suriah. Eskalasi konflik ini membuat investor global beralih ke instrumen lindung nilai seperti emas. Sepanjang Februari, logam mulia tersebut mencatat kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut, menjadi tren terpanjang sejak 1973, didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan perubahan arah hubungan internasional di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Selain faktor konflik, reli harga emas juga diperkuat oleh pembelian besar dari bank sentral serta pergeseran minat investor dari obligasi dan mata uang ke aset fisik bernilai stabil. Kombinasi tekanan geopolitik, gangguan perdagangan energi, dan perubahan strategi investasi global menjadikan emas kembali sebagai pilihan utama dalam menjaga nilai kekayaan di tengah situasi dunia yang tidak menentu.

OPINI ANALIS TRAZE

Emas (XAUUSD) pada timeframe 1 jam menunjukkan tren naik kuat setelah berhasil menembus area struktur penting (break of structure) di sekitar 5.255 – 5.280. Pergerakan impulsif membawa harga mencapai puncak baru di kisaran 5.390 sebelum mengalami koreksi sehat. Area Fibonacci 38,2% – 50% di sekitar 5.280 – 5.310 kini menjadi zona reaksi krusial yang berpotensi menjadi titik pantul. Selama harga bertahan di atas garis tren naik dan support dinamis tersebut, peluang melanjutkan kenaikan menuju resistance 5.450 hingga 5.530 tetap terbuka.

Namun, terdapat sinyal “weak high” yang menandakan momentum mulai melambat sehingga potensi retracement lanjutan masih perlu diwaspadai. Jika tekanan jual meningkat dan harga menembus di bawah 5.255, maka struktur bullish jangka pendek berisiko berubah dan membuka ruang penurunan menuju area support kuat di sekitar 5.170. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan menunggu konfirmasi reaksi harga di zona support sebelum mengambil posisi, sambil memperhatikan volume dan kekuatan candle sebagai validasi arah berikutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze