HomeMarket NewsTekanan Inflasi Mengguncang Pasar, Perak Kehilangan Momentum

Harga perak melemah mendekati $84 per ounce pada Kamis (12/03), melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya. Tekanan muncul seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi global yang membuat peluang pemangkasan suku bunga semakin kecil. Kenaikan harga energi turut memperkuat sentimen tersebut setelah pasar menilai pelepasan cadangan minyak strategis oleh sejumlah negara belum mampu meredakan ketegangan pasokan.

Di saat yang sama, konflik Iran sebenarnya meningkatkan minat terhadap aset lindung nilai. Namun, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury justru membatasi kenaikan logam mulia. Data inflasi Amerika Serikat pada Februari juga menunjukkan angka yang sesuai ekspektasi, tetapi masih berada di atas target bank sentral sehingga menambah kekhawatiran terhadap tekanan harga ke depan.

Kondisi tersebut membuat pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang. Pelaku pasar bahkan hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga sepanjang tahun ini. Meski mengalami koreksi jangka pendek, harga perak tetap mencatat kinerja positif dengan kenaikan lebih dari 18% sejak awal tahun, menunjukkan permintaan investor masih cukup kuat.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga perak (XAGUSD) pada timeframe H1 terlihat mengalami koreksi setelah gagal mempertahankan kenaikan di area resistance 90.00. Pergerakan terbaru menunjukkan tekanan jual yang membawa harga turun ke sekitar 84.80, bertepatan dengan level Fibonacci 50% yang kini menjadi area penentu arah jangka pendek. Struktur pasar sebelumnya sempat membentuk break of structure bullish, namun momentum melemah setelah muncul penolakan kuat di zona atas.

Selama harga mampu bertahan di atas area golden ratio 83.50 – 83.60, peluang rebound masih terbuka dengan potensi kenaikan kembali menuju 87.50 hingga menguji 90.00 sebagai resistance utama. Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan menembus zona tersebut, perak berisiko turun lebih dalam menuju 81.80 hingga 79.60 sebagai area support kuat berikutnya. Pergerakan di sekitar level kunci ini akan menentukan apakah pasar kembali melanjutkan tren naik atau memasuki fase koreksi lanjutan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze