Harga emas kembali naik di atas $4.700 per ounce pada Jumat (20/03) setelah mengalami penurunan tajam selama dua hari sebelumnya. Meski demikian, logam mulia ini masih berada di jalur pelemahan mingguan yang signifikan. Lonjakan harga energi akibat konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi, sehingga mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.
Tekanan inflasi yang semakin kuat mendorong investor mengalihkan dana ke aset seperti dolar AS dan obligasi pemerintah, dibandingkan instrumen safe-haven seperti emas. Perubahan ini dipicu oleh kejutan dari sektor energi yang membuat pelaku pasar meninjau ulang arah kebijakan moneter global. Sikap tegas dari bank sentral juga memperkuat sentimen tersebut, termasuk keputusan Federal Reserve yang menahan suku bunga dan menegaskan belum ada rencana penurunan hingga inflasi benar-benar mereda.
Selain itu, bank sentral utama lain seperti European Central Bank, Bank of Japan, dan Bank of England juga mempertahankan suku bunga, namun menunjukkan kecenderungan kebijakan yang lebih ketat. Pasar kini memperkirakan penurunan suku bunga The Fed baru akan terjadi pada 2027, sementara ECB dan BOE justru berpotensi menaikkan suku bunga masing-masing dua kali tahun ini. Kondisi ini semakin menekan daya tarik emas di mata investor.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe 4 jam menunjukkan tekanan bearish masih dominan setelah penurunan tajam yang mematahkan struktur naik sebelumnya. Terlihat adanya break of structure diikuti change of character yang mengonfirmasi pergeseran arah tren menjadi turun. Saat ini harga mencoba melakukan pullback menuju area resistance di sekitar 4.725 – 4.786, yang juga bertepatan dengan zona retracement Fibonacci penting. Area ini menjadi kunci karena berpotensi menjadi titik reaksi seller untuk melanjutkan pelemahan.
Selama harga bertahan di bawah area resistance tersebut, peluang penurunan masih terbuka dengan target lanjutan ke kisaran 4.600 hingga 4.540. Namun, jika terjadi dorongan kuat menembus level 4.786, maka skenario koreksi lebih dalam menuju 4.850 bisa terjadi. Level support utama berada di sekitar 4.500 sebagai batas invalidasi, di mana penembusan area ini dapat membuka ruang penurunan lebih luas. Dengan kondisi ini, pelaku pasar disarankan menunggu konfirmasi di area krusial sebelum mengambil posisi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.