HomeMarket NewsSelat Hormuz Terguncang, Minyak Dunia Bergejolak

Harga minyak mentah West Texas Intermediate crude oil kembali naik di atas $85 per barel pada Rabu (11/03) setelah sempat merosot di bawah $77 pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konflik Iran serta ketidakpastian jalur pengiriman minyak melalui Strait of Hormuz yang merupakan salah satu rute energi paling penting di dunia. Situasi tersebut membuat pelaku pasar kembali berhati-hati karena gangguan pasokan global berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

Ketegangan geopolitik meningkat setelah pernyataan dari Donald Trump yang sebelumnya menyebut konflik bisa segera berakhir, namun pejabat Amerika Serikat kemudian menegaskan bahwa operasi militer justru semakin intensif dan peluang diplomasi masih sangat kecil. Kebingungan juga muncul ketika Menteri Energi AS mengunggah pesan tentang pengawalan kapal tanker oleh Angkatan Laut, sebelum akhirnya pihak pemerintah mengklarifikasi bahwa operasi tersebut tidak pernah terjadi.

Di sisi pasokan, sejumlah produsen besar Timur Tengah seperti Saudi Arabia, United Arab Emirates, Kuwait, dan Iraq telah memangkas produksi secara kolektif lebih dari enam juta barel per hari. Penurunan suplai semakin terasa setelah kilang minyak terbesar di UEA menghentikan operasi akibat serangan drone. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran pasar terhadap ketatnya pasokan energi global dan menjadi pendorong utama lonjakan harga minyak.

OPINI ANALIS TRAZE

Analisis teknikal pada USOIL timeframe 30 menit menunjukkan harga minyak mulai kehilangan momentum kenaikan setelah memasuki area supply kuat di sekitar 86 – 88. Penolakan dari zona resistance tersebut memicu tekanan jual yang mendorong harga kembali bergerak turun ke area Fibonacci 50% di kisaran 82. Level ini menjadi titik krusial karena sebelumnya berfungsi sebagai area keseimbangan antara pembeli dan penjual.

Apabila tekanan bearish berlanjut dan harga menembus support 80 – 79, potensi penurunan dapat berlanjut menuju target pertama di sekitar 75,9. Jika momentum jual semakin kuat, harga berpeluang melanjutkan koreksi lebih dalam menuju area 72 sebagai target berikutnya. Namun selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang konsolidasi masih terbuka sebelum pasar menentukan arah pergerakan selanjutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze