Harga perak turun sekitar dua persen ke bawah $82 per ons pada Selasa (10/02), mematahkan kenaikan dua hari sebelumnya seiring aksi ambil untung di tengah volatilitas pasar logam mulia yang masih tinggi. Logam putih ini juga tercatat merosot sekitar sepertiga dari rekor tertinggi yang dicapai akhir Januari, sebelum gelombang jual besar memangkas nilainya secara drastis.
Gejolak tajam tersebut dikaitkan dengan aktivitas spekulatif pelaku pasar dari Tiongkok, sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Reli cepat yang terjadi sebelumnya dinilai sebagai lonjakan berlebihan yang tidak ditopang fundamental kuat, sehingga memicu koreksi tajam dalam waktu singkat.
Pelaku pasar kini menanti rilis data tenaga kerja dan inflasi Amerika Serikat yang tertunda pekan ini untuk membaca arah kebijakan Federal Reserve. Suku bunga diperkirakan tetap pada Maret, dengan peluang pelonggaran moneter pada paruh berikutnya. Tekanan serupa juga terlihat pada emas, platinum, dan paladium yang ikut melemah.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD timeframe empat jam menunjukkan fase pemulihan setelah tekanan jual ekstrem yang membentuk strong low di area 64. Harga kini bergerak naik dan mendekati resistance 84 yang bertepatan dengan level Fibonacci 0%. Struktur kenaikan membentuk higher low bertahap, menandakan minat beli mulai kembali menguasai pasar meski laju tertahan menjelang zona suplai.
Selama harga mampu bertahan di atas support 76 – 74, peluang kenaikan lanjutan menuju area suplai 89 tetap terbuka. Namun kegagalan menjaga area tersebut berisiko memicu koreksi kembali ke 71 bahkan lebih rendah. Respons harga di sekitar support menjadi kunci untuk menentukan kelanjutan arah perak dalam waktu dekat.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.