HomeMarket NewsPerak Tertekan Kuat Saat Dolar Perkasa dan Sinyal The Fed Mengeras

Harga perak anjlok tajam hingga mendekati $80 per ons pada Kamis (05/02), mematahkan pemulihan dua hari sebelumnya di tengah tekanan jual baru dan lonjakan volatilitas pasar logam mulia. Harapan aksi beli di harga rendah belum mampu menahan pelemahan, karena rebound sebelumnya gagal bertahan. Kondisi ini menandakan sentimen masih rapuh, sehingga pergerakan perak cenderung mengikuti arus tekanan yang lebih besar di pasar global.

Pelemahan terjadi bersamaan dengan penguatan dolar AS setelah sinyal hawkish dari Federal Reserve memperkuat ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga akan berjalan lebih lambat. Nominasi Kevin Warsh sebagai calon ketua The Fed turut menjadi perhatian, mengingat pandangannya yang mendukung neraca bank sentral lebih ramping dan pendekatan hati-hati terhadap pelonggaran kebijakan. Kombinasi faktor ini membuat investor mengurangi eksposur pada aset lindung nilai.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik sedikit mereda setelah Amerika Serikat dan Iran menjadwalkan perundingan baru. Meski demikian, ruang lingkup pembahasan masih belum jelas karena masing-masing pihak memiliki fokus berbeda dalam negosiasi. Situasi ini menciptakan ketidakpastian tambahan yang ikut memengaruhi arah pergerakan komoditas, termasuk perak di pasar internasional.

OPINI ANALIS TRAZE

XAG/USD pada timeframe satu jam memperlihatkan pelemahan setelah harga gagal menembus area resistance yang berimpit dengan zona supply. Kenaikan sebelumnya membentuk pola rising channel, namun penolakan di sekitar level Fibonacci 78,6% hingga 100% memicu tekanan jual yang signifikan. Struktur pergerakan mulai membentuk lower high disertai break kecil pada support terdekat, memberi sinyal bahwa momentum naik mulai memudar dan potensi pembalikan arah semakin kuat.

Selama harga tertahan di bawah area invalidasi tersebut, peluang koreksi lanjutan masih terbuka menuju zona support utama di bawah. Proyeksi Fibonacci extension menunjukkan target penurunan bertahap ke level 0% hingga -61,8% yang berdekatan dengan area demand. Skenario bearish ini tetap dominan selama tidak ada penutupan harga yang mampu kembali menembus resistance, sehingga bias teknikal perak cenderung melemah dalam waktu dekat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze