Harga perak bergerak di sekitar $79 per ounce pada Rabu (18/03), melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya seiring pelaku pasar menanti keputusan kebijakan terbaru dari Federal Reserve. Bank sentral AS diperkirakan mempertahankan suku bunga, sementara investor fokus pada pernyataan Ketua Jerome Powell terkait dampak volatilitas harga minyak terhadap arah kebijakan selanjutnya.
Kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran inflasi, sehingga ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat semakin menipis. Pasar kini hanya memperkirakan satu kali penurunan sepanjang tahun, mencerminkan sikap hati-hati terhadap tekanan harga yang masih tinggi. Kondisi ini membuat pergerakan logam mulia seperti perak cenderung tertahan.
Di sisi geopolitik, eskalasi konflik terus berlanjut dengan meningkatnya serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan. Sementara itu, upaya Amerika Serikat untuk mengamankan jalur pelayaran strategis tidak mendapat dukungan luas dari sekutu. Meski demikian, sebagian kapal masih diizinkan melintas dengan syarat tertentu, menjaga aliran perdagangan tetap berjalan meski risiko global masih tinggi.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan bearish setelah gagal menembus area resistance kuat di kisaran 81,60 – 82,50. Harga membentuk struktur lower high yang mengindikasikan pelemahan tren, diperkuat dengan penolakan di zona Fibonacci 61,8%. Breakdown dari support minor serta munculnya pola konsolidasi di bawah area kunci menjadi sinyal dominasi seller dalam jangka pendek.
Selama harga bertahan di bawah resistance tersebut, potensi penurunan masih terbuka menuju support 78,20 sebagai target awal, dengan peluang lanjutan ke area 77,00 hingga 75,50. Namun, jika terjadi dorongan naik yang mampu menembus kembali level 80,80, tekanan bearish bisa mereda sementara. Konfirmasi arah berikutnya akan bergantung pada reaksi harga di area support serta pembentukan struktur lower low lanjutan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.