HomeMarket NewsPerak Tertekan Ancaman Perang, Pasar Ketar-Ketir Menanti Arah Suku Bunga

Harga perak bertahan di kisaran $73 per ounce pada perdagangan Selasa (07/04) setelah dua hari mengalami penurunan, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Ancaman dari Donald Trump terhadap Iran menjadi sorotan utama pasar, terutama setelah pernyataannya yang membuka kemungkinan serangan ke infrastruktur sipil jika tuntutan tidak dipenuhi. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dari konflik yang berpotensi berkepanjangan.

Trump juga menegaskan bahwa target seperti pembangkit listrik dan jembatan di Iran dapat diserang apabila syarat, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz, tidak dipenuhi sesuai tenggat waktu. Sentimen ini menutupi indikasi positif bahwa Amerika Serikat dan Iran mulai mendekati kesepakatan gencatan senjata melalui jalur diplomasi. Ketidakpastian tersebut membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi di aset berisiko.

Sejak konflik dimulai, harga perak tercatat telah melemah lebih dari 20%, tertekan oleh lonjakan harga energi yang meningkatkan kekhawatiran inflasi global. Situasi ini memperbesar peluang bank sentral, termasuk Federal Reserve, untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan kembali menaikkannya. Ekspektasi pasar kini bergeser, dengan proyeksi bahwa suku bunga akan tetap stabil hingga akhir tahun, berbeda dari perkiraan sebelumnya yang mengarah pada pemangkasan.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 30 menit menunjukkan tekanan jual mulai mendominasi setelah harga gagal menembus area resistance kuat di kisaran 73.50. Struktur pasar membentuk pola penurunan dengan indikasi break of structure (BOS) diikuti rejection pada area Fibonacci 61.8%–78.6%. Hal ini menandakan momentum bullish mulai melemah, sementara garis tren naik yang sebelumnya menjadi penopang kini telah ditembus, membuka peluang koreksi lebih dalam.

Selama harga bertahan di bawah area 72.80–73.10, potensi penurunan masih cukup terbuka dengan target terdekat di sekitar 71.00, lalu berlanjut ke area likuiditas bawah di kisaran 70.25 hingga 69.40. Namun, jika harga mampu kembali naik dan menembus resistance, skenario bearish bisa tertunda. Saat ini, fokus pelaku pasar tertuju pada reaksi harga di area retracement untuk menentukan arah lanjutan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze