HomeMarket NewsPerak Terjun Bebas Saat Krisis Energi Global Memanas dan Dunia Diambang Ketidakpastian

Harga perak mengalami tekanan signifikan setelah turun hampir 3% hingga berada di bawah $74 per ons pada awal pekan (13/04). Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya mencatat kenaikan, namun sentimen pasar berubah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Rencana Amerika Serikat untuk memblokade Selat Hormuz usai kegagalan negosiasi dengan Iran memicu kekhawatiran akan krisis energi yang lebih dalam, sehingga memengaruhi pergerakan komoditas termasuk perak.

Kebijakan pembatasan tersebut hanya berlaku bagi kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran dan mulai diterapkan pada pukul 10 pagi waktu setempat. Upaya diplomasi yang berlangsung di Pakistan tidak menghasilkan kesepakatan, di mana Amerika menuduh Iran tidak bersedia membatasi program nuklirnya. Di sisi lain, Iran dilaporkan mengajukan sejumlah tuntutan, seperti kendali atas selat strategis tersebut, kompensasi perang, gencatan senjata regional, serta akses terhadap aset yang dibekukan di luar negeri.

Penutupan jalur pelayaran vital ini mendorong lonjakan harga energi secara tajam dan meningkatkan risiko inflasi global. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan menunda pemangkasan suku bunga atau bahkan memperketat kebijakan moneter. Dampaknya, perak semakin tertekan dan tercatat telah merosot lebih dari 20% sejak konflik dimulai, mencerminkan sensitivitasnya terhadap dinamika ekonomi dan geopolitik global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan potensi pembalikan arah setelah terbentuk pola harmonik Bat Pattern yang cukup jelas. Harga sempat menyentuh titik D sebagai area reaksi, lalu memantul dengan kuat dan mulai membentuk struktur kenaikan jangka pendek. Area sekitar 73.70 menjadi zona beli yang menarik karena bertepatan dengan support baru, sementara struktur pasar mulai menunjukkan tanda perubahan dari bearish ke bullish.

Selama harga mampu bertahan di atas level support kunci dan tidak menembus area invalidasi di sekitar 72.59, peluang kenaikan masih terbuka menuju target terdekat di kisaran 75.70 hingga 76.55. Namun, jika tekanan jual kembali muncul dan harga turun di bawah zona tersebut, maka skenario bullish akan gugur dan risiko pelemahan lanjutan perlu diwaspadai. Pendekatan terbaik saat ini adalah menunggu konfirmasi lanjutan dengan manajemen risiko yang disiplin.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze