Harga perak anjlok lebih dari lima persen ke sekitar delapan puluh dolar per ons pada perdagangan Senin (02/02), melanjutkan tekanan berat setelah kejatuhan ekstrem pada Jumat yang menjadi penurunan harian terdalam sepanjang sejarahnya. Sentimen negatif dipicu kabar bahwa Presiden AS Donald Trump berencana menunjuk Kevin Warsh, tokoh yang dikenal berpandangan hawkish sebagai ketua Federal Reserve berikutnya. Informasi ini memicu gelombang aksi ambil untung setelah reli panjang yang sebelumnya membawa perak menembus rekor tertinggi.
Kenaikan tajam sebelumnya didorong defisit struktural pasokan perak di pasar global serta fenomena debasement trade, ketika investor mengalihkan dana dari mata uang dan obligasi ke aset fisik di tengah kekhawatiran lonjakan utang pemerintah. Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, disertai keraguan terhadap independensi bank sentral AS, memperkuat daya tarik perak sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi yang tidak menentu.
Namun, euforia tersebut berubah menjadi tekanan saat pembelian berbasis momentum mulai berbalik arah. Spekulan, terutama dari Tiongkok, merealisasikan keuntungan dalam jumlah besar sehingga mempercepat koreksi harga. Kombinasi perubahan ekspektasi kebijakan moneter, likuidasi posisi spekulatif, dan aksi profit taking menciptakan volatilitas tinggi yang menandai fase penyesuaian setelah reli agresif di pasar perak.
OPINI ANALIS TRAZE
Grafik XAGUSD timeframe satu jam memperlihatkan perubahan struktur signifikan setelah harga gagal mempertahankan kenaikan di area supply zone. Terbentuknya change of character di puncak diikuti penembusan rangkaian higher low, menandakan peralihan kendali dari pembeli ke penjual. Penurunan tajam membawa harga menembus beberapa level Fibonacci penting tanpa reaksi berarti, menunjukkan tekanan jual yang dominan dan likuidasi posisi besar dalam waktu singkat.
Saat ini harga memasuki demand zone kuat di area dasar terbaru yang berpotensi memicu pantulan teknikal jangka pendek. Namun selama pergerakan masih tertahan di bawah zona suplai terdekat, peluang penurunan lanjutan tetap terbuka menuju likuiditas berikutnya. Osilator di bagian bawah grafik juga berada di wilayah lemah, mencerminkan momentum bearish yang masih aktif meski ruang pullback terbuka sebelum arah turun berlanjut.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.