Harga perak melonjak lebih dari dua persen mendekati level delapan puluh dolar per ounce pada awal pekan, melanjutkan reli tajam setelah sebelumnya sempat mengalami aksi jual besar yang memangkas hampir separuh nilainya. Pergerakan ini mencerminkan kembalinya minat beli investor terhadap logam mulia setelah fase koreksi ekstrem, sekaligus memanfaatkan momentum pemulihan sentimen pasar global.
Dukungan tambahan datang dari dinamika politik Jepang setelah koalisi Perdana Menteri Sanae Takaichi meraih kemenangan telak dalam pemilu akhir pekan. Hasil tersebut membuka jalan bagi kebijakan fiskal ekspansif yang berpotensi menekan nilai yen dan meningkatkan daya tarik aset lindung nilai. Di sisi lain, pertemuan Amerika Serikat dan Iran di Oman menjadi perhatian pelaku pasar, meski Teheran tetap bersikukuh melanjutkan pengayaan bahan bakar nuklir.
Fokus investor kini tertuju pada rilis data ketenagakerjaan serta inflasi Amerika Serikat yang dinilai krusial dalam menentukan arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve. Menteri Keuangan AS Scott Bessent turut menyoroti volatilitas tajam logam mulia pekan lalu yang disebut dipengaruhi aktivitas spekulatif trader China, sehingga memicu pergerakan harga yang tidak biasa di pasar komoditas.
OPINI ANALIS TRAZE

XAGUSD timeframe satu jam menunjukkan pemulihan kuat setelah mematahkan tren turun dan membentuk higher low. Harga kini bergerak naik mendekati zona supply, sementara area demand di bawah menjadi penopang jika terjadi koreksi.
Selama bertahan di atas demand, peluang kenaikan masih terbuka menuju resistance terdekat. Namun, penembusan area ini dapat mengubah struktur menjadi lemah dan memicu tekanan jual kembali.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.