Harga perak menguat lebih dari satu persen mendekati $82 per ounce pada Rabu (11/02), memulihkan penurunan sesi sebelumnya. Penguatan ini dipicu data ekonomi AS yang mengecewakan serta turunnya kepercayaan terhadap aset berbasis dolar, sehingga meningkatkan minat pada instrumen safe haven. Penjualan ritel Desember yang stagnan menyoroti tekanan pada belanja konsumen dan mempertegas sinyal perlambatan ekonomi.
Fokus pelaku pasar kini tertuju pada rilis laporan tenaga kerja AS Januari yang sempat tertunda. Jika hasilnya lebih lemah dari perkiraan, logam mulia berpeluang mendapat dorongan tambahan. Saat ini, pasar memperkirakan pelonggaran kebijakan moneter The Fed sekitar enam puluh basis poin hingga akhir tahun, yang menjadi faktor pendukung bagi pergerakan harga perak.
Di sisi lain, investor tetap waspada terhadap potensi volatilitas tinggi setelah pergerakan ekstrem dalam dua pekan terakhir, termasuk reli spekulatif dan koreksi tajam. Pergeseran alokasi dari aset berbasis dolar akibat ketidakpastian kebijakan di Washington turut menjaga daya tarik perak, meskipun fluktuasi harga masih menjadi perhatian utama.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe satu jam menunjukkan fase konsolidasi setelah reli kuat sebelumnya. Harga kini bergerak di dalam pola penyempitan dengan batas atas berada di area supply dan sisi bawah ditopang zona demand yang cukup solid. Reaksi berulang di level Fibonacci 38,2% hingga 61,8% menandakan area tersebut menjadi titik krusial yang sering memicu pantulan maupun tekanan jual. Struktur ini mencerminkan pasar sedang menunggu katalis sebelum menentukan arah lanjutan.
Selama harga bertahan di atas area permintaan, peluang kenaikan menuju resistance terdekat masih terbuka dengan potensi pembentukan higher high. Namun, apabila tekanan jual mendorong harga menembus batas bawah pola, pelemahan dapat berlanjut menuju zona invalidasi support. Trader perlu memperhatikan respons candlestick di kedua area kunci tersebut sebagai petunjuk valid untuk konfirmasi arah berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.