Harga perak melonjak tajam dan menembus level tertinggi sepanjang sejarah setelah mencatat kenaikan signifikan di atas USD 110 per ounce. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah tekanan global yang terus membesar. Pergerakan tersebut menegaskan perak sebagai instrumen yang semakin diperhitungkan dalam kondisi pasar penuh ketidakpastian.
Ketegangan geopolitik dan risiko perdagangan menjadi pemicu utama reli harga. Ancaman kenaikan tarif Amerika Serikat terhadap Korea Selatan memperburuk sentimen pasar, mendorong pelaku keuangan menjauhi obligasi dan mata uang. Arus dana pun beralih ke aset riil yang dinilai lebih aman, sehingga memperkuat permintaan perak secara berkelanjutan.
Di sisi lain, perhatian pasar juga tertuju pada kebijakan moneter Amerika Serikat. Isu independensi bank sentral serta spekulasi pergantian pimpinan Federal Reserve menambah kekhawatiran investor. Kondisi ini mendukung tren “debasement trade”, di mana perak dan logam mulia lain dipilih sebagai pelindung nilai dari tekanan fiskal dan potensi pelemahan mata uang global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD saat ini masih berada dalam struktur bullish meski sempat mengalami koreksi tajam dari puncak harga. Pada grafik terlihat harga berhasil bertahan di atas area support penting Fibonacci retracement, khususnya zona 61,8% hingga 78,6%, yang menandakan tekanan beli masih aktif. Pola higher low yang terbentuk mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik selama support tidak ditembus secara valid.
Di sisi atas, area supply zone menjadi fokus utama sebagai target kenaikan berikutnya. Selama harga mampu bergerak stabil dan melakukan pullback sehat, peluang rebound menuju resistance terdekat tetap terbuka. Namun, apabila harga turun menembus level invalidasi support, skenario koreksi lebih dalam perlu diwaspadai. Secara keseluruhan, bias teknikal perak masih cenderung positif dengan pendekatan buy on pullback selama struktur tren tetap terjaga.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.