HomeMarket NewsPerak Melonjak Tajam Saat Konflik Timur Tengah Memanas dan Pasar Global Bergetar

Harga perak melonjak hampir 2% hingga menembus level USD 95 per ounce pada perdagangan Senin (02/03), mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Lonjakan ini dipicu meningkatnya permintaan aset lindung nilai setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memperparah konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan geopolitik yang memanas membuat investor global beralih ke komoditas logam mulia sebagai instrumen perlindungan nilai.

Konflik tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta memicu penutupan efektif Selat Hormuz yang menjadi jalur vital bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dunia dan aliran gas alam. Gangguan pada rute energi strategis ini menambah kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan global, sehingga mendorong harga perak terus menguat seiring meningkatnya ketidakpastian.

Di sisi lain, Iran juga meluncurkan serangan balasan terhadap aset Amerika Serikat di berbagai negara sekitar seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Suriah. Operasi militer besar yang dipimpin Washington dilakukan setelah Teheran menolak tuntutan pembatasan program nuklirnya. Kombinasi eskalasi konflik, ancaman terhadap distribusi energi, serta ketegangan diplomatik global menjadikan perak kembali menjadi pilihan utama investor dalam menghadapi risiko pasar yang semakin tinggi.

OPINI ANALIS TRAZE

Perak (XAGUSD) pada timeframe 1 jam menunjukkan tren bullish yang masih terjaga setelah terjadi break of structure di area sekitar 92,00. Harga sempat mencetak puncak di kisaran 96,40 sebelum mengalami koreksi sehat, membentuk sinyal “weak high” yang menandakan momentum mulai melambat. Saat ini, area Fibonacci 38,2% hingga 50% di zona 90,80 – 92,10 menjadi wilayah kunci yang berpotensi menjadi pijakan untuk melanjutkan kenaikan, selama harga tetap bertahan di atas garis tren naik.

Apabila tekanan beli kembali menguat di area tersebut, potensi pergerakan naik menuju resistance 96,40 hingga 99,40 masih terbuka lebar. Namun, jika harga turun menembus level 89,40 sebagai golden ratio, maka struktur kenaikan jangka pendek bisa berubah dan membuka ruang koreksi lebih dalam menuju demand zone di kisaran 85,20 – 87,60. Oleh karena itu, konfirmasi reaksi harga di area support menjadi faktor penting sebelum mengambil keputusan transaksi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze