Harga perak melonjak sekitar 2% hingga menembus level USD 86 per ounce pada awal pekan (23/02), melanjutkan tren penguatan selama empat sesi berturut-turut. Kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketegangan tarif global setelah Presiden AS, Donald Trump, menaikkan pungutan global dari 10% menjadi 15% usai putusan US Supreme Court menolak kebijakan tarif resiprokal. Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar mencari instrumen lindung nilai yang lebih stabil.
Di sisi lain, dinamika perdagangan internasional turut memengaruhi sentimen. Pejabat perdagangan Eropa berencana menunda ratifikasi kesepakatan dengan Washington, sementara India menunda pembahasan perjanjian sementara. Meski demikian, perwakilan dagang AS, Jamieson Greer, menegaskan bahwa perjanjian yang sudah berjalan dengan mitra utama seperti China, European Union, Japan, dan South Korea tetap berlaku sehingga tidak mengganggu arus perdagangan jangka pendek.
Kekhawatiran geopolitik juga memperkuat minat terhadap logam mulia, seiring spekulasi potensi aksi militer AS terhadap Iran di tengah kebuntuan negosiasi nuklir. Para diplomat dijadwalkan kembali bertemu di Geneva pada Kamis mendatang untuk mencari solusi damai. Selain itu, aktivitas perdagangan logam diperkirakan meningkat pekan ini karena pasar Tiongkok kembali dibuka setelah libur panjang, memberikan dorongan tambahan bagi likuiditas dan volatilitas harga perak.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga perak pada grafik XAGUSD 4 jam menunjukkan tren naik setelah menembus pola segitiga, menandakan tekanan beli semakin dominan. Kenaikan ini diperkuat oleh posisi harga yang sudah melewati level Fibonacci penting dan bergerak mendekati area resistance sekitar 87, sehingga peluang lanjutan tren bullish masih terbuka.
Target kenaikan berikutnya berada di kisaran 92 sebagai area ekstensi terdekat, sementara support penting berada di zona 77 – 79 jika terjadi koreksi. Selama harga tetap bertahan di atas area tersebut, struktur tren naik masih terjaga dan potensi penguatan jangka pendek tetap valid.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.