HomeMarket NewsPerak Melonjak di Tengah Gencatan Senjata, Sinyal Baru Pasar Global Berubah

Harga perak bertahan di atas $75 per ons pada Jumat (10/04) dan mencatat potensi kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Penguatan ini dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik setelah gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut menekan harga minyak secara signifikan. Kondisi tersebut membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi serta kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan.

Selain itu, pelemahan dolar AS turut menjadi faktor pendorong bagi logam mulia ini. Sebelumnya, dolar sempat menjadi aset lindung nilai utama selama periode krisis, namun kini investor mulai beralih ke instrumen lain seiring membaiknya situasi global. Fokus pasar pun bergeser ke agenda diplomasi yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Islamabad, di mana delegasi AS akan bertemu dengan pejabat Iran untuk membahas langkah lanjutan.

Di sisi lain, dinamika kawasan masih menunjukkan ketidakpastian. Perdana Menteri Israel menegaskan bahwa operasi militer di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut. Sementara itu, pemerintah AS berencana menggelar pembicaraan tambahan dengan Israel dan Lebanon guna mendorong stabilitas yang lebih luas. Presiden AS juga memberikan peringatan kepada Iran terkait kebijakan biaya transit di Selat Hormuz, yang dinilai dapat mengganggu kelancaran distribusi minyak global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAG/USD pada timeframe 1 jam menunjukkan tren bullish yang masih terjaga setelah harga berhasil membentuk struktur higher low dan menembus area resistance sebelumnya. Saat ini, perak sedang mengalami fase konsolidasi sehat di atas area Fibonacci 38.2% sekitar 75.17, yang menjadi zona kunci untuk menjaga momentum naik tetap valid. Selama harga bertahan di atas level golden ratio 61.8% di kisaran 74.28, potensi lanjutan kenaikan masih terbuka dengan target terdekat di area 76.62 hingga 77.65.

Dari sisi struktur pasar, konfirmasi break of structure (BOS) dan perubahan karakter (CHoCH) memperkuat bias bullish dalam jangka pendek. Namun, jika harga turun dan menembus support kuat di sekitar 73.34, maka skenario kenaikan bisa batal dan membuka peluang koreksi lebih dalam. Oleh karena itu, area support dan resistance saat ini menjadi acuan penting bagi trader dalam menentukan strategi entry maupun manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze