Harga perak melonjak sekitar 4% ke level $74 per ounce pada hari Rabu (25/03), melanjutkan tren penguatan selama tiga sesi berturut-turut. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya optimisme terhadap kemungkinan berakhirnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Laporan menyebutkan bahwa Amerika Serikat tengah mengupayakan dialog dengan Iran, termasuk wacana gencatan senjata selama satu bulan guna membuka jalan bagi proses negosiasi damai.
Sentimen positif pasar tetap terjaga meskipun terdapat langkah militer tambahan, seperti pengiriman sekitar 2.000 pasukan ke kawasan tersebut. Di sisi lain, upaya diplomatik terus berjalan dengan adanya proposal berisi 15 poin yang diajukan untuk meredakan ketegangan. Kondisi ini memberikan harapan baru bagi stabilitas geopolitik, terutama terkait jalur strategis seperti Selat Hormuz yang memiliki peran penting dalam distribusi energi global.
Sebelumnya, harga perak sempat tertekan hingga 37% dari puncaknya pada bulan Maret akibat lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi. Situasi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral global akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi. Pernyataan pejabat Federal Reserve juga mengindikasikan bahwa suku bunga kemungkinan tetap berada di level tinggi untuk mengendalikan tekanan inflasi dalam jangka waktu lebih lama.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan momentum bullish mulai terbentuk setelah harga berhasil menembus area resistance minor dan membentuk struktur higher high. Kenaikan tajam terbaru diikuti dengan potensi koreksi sehat menuju area Fibonacci 50% = 61,8% di sekitar 71.0 – 70.2 sebagai zona demand kuat. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka dengan target terdekat di kisaran 76.4 hingga 78.8.
Skenario teknikal saat ini mengindikasikan adanya fase pullback sebelum melanjutkan rally berikutnya. Struktur pasar yang telah mengalami change of character (ChoCH) memperkuat indikasi pembalikan arah dari bearish ke bullish. Namun, jika harga menembus area support krusial di bawah 67.5, maka bias kenaikan akan batal dan berpotensi memicu tekanan jual lebih dalam. Oleh karena itu, konfirmasi reaksi harga di zona support menjadi kunci utama dalam menentukan arah selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.