Harga perak naik mendekati $85 per ounce pada perdagangan Jumat (13/03) setelah sempat melemah selama dua sesi berturut-turut. Meski demikian, pergerakan mingguan logam mulia ini cenderung stabil karena penguatan dolar AS membatasi kenaikan lebih lanjut. Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah turut memengaruhi sentimen pasar, membuat investor tetap berhati-hati dalam mengambil posisi di aset safe haven.
Ketegangan meningkat setelah pernyataan keras dari pemimpin di Teheran dan Washington menandakan konflik Iran masih jauh dari mereda setelah hampir dua minggu pertempuran. Situasi semakin memanas ketika harga minyak melonjak tajam menyusul janji pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, untuk menjaga Selat Hormuz tetap tertutup secara efektif. Serangan yang meningkat terhadap fasilitas minyak dan transportasi di kawasan tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap gangguan pasokan energi global.
Lonjakan risiko inflasi akibat kenaikan harga energi mendorong pasar menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Jika sebelumnya pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga terjadi pada Juli, kini proyeksi tersebut bergeser ke September. Investor juga menantikan rilis indeks harga PCE Januari, indikator inflasi pilihan The Fed, guna memperoleh gambaran terbaru mengenai tren harga meskipun data itu belum sepenuhnya mencerminkan dampak konflik Iran terhadap ekonomi dunia.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga XAGUSD (perak) pada timeframe H1 menunjukkan fase pemulihan setelah tekanan turun membawa harga menyentuh key support di sekitar 83.0. Area tersebut menjadi titik reaksi kuat bagi pembeli sehingga memicu pantulan cepat dari zona demand. Struktur pasar juga mulai menunjukkan indikasi perubahan arah setelah muncul Change of Character (CHoCH) yang menandakan potensi berakhirnya dominasi seller dalam jangka pendek.
Selama harga mampu bertahan di atas area support 83.0 – 83.5, peluang kenaikan masih terbuka. Skenario teknikal memperkirakan kemungkinan koreksi ringan menuju area Fibonacci sebelum melanjutkan penguatan. Jika momentum beli kembali meningkat, perak berpotensi naik menuju target pertama di sekitar 86.0 dan berlanjut ke 86.9 sebagai target berikutnya. Namun, penurunan di bawah zona support dapat membuka ruang pelemahan lebih dalam sekaligus menguji kembali area demand yang lebih rendah.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.