Harga minyak mentah WTI bertahan di kisaran $59 per barel pada Jumat (28/11), menuju penurunan bulanan keempat berturut-turut. Tekanan datang dari kekhawatiran kelebihan pasokan setelah OPEC+ kembali mengaktifkan kapasitas produksi dan negara-negara di luar kelompok tersebut terus meningkatkan output. Situasi ini memperkuat proyeksi bahwa pasar bisa menghadapi pasokan melimpah dalam beberapa bulan ke depan.
Di sisi geopolitik, pernyataan Presiden Putin mengenai usulan Presiden Trump untuk mengakhiri perang Ukraina memicu harapan terobosan diplomatik. Jika tercapai kesepakatan, sanksi terhadap minyak Rusia berpeluang dilonggarkan sehingga pasokan yang selama ini terhambat dapat kembali mengalir ke pembeli utama. Meski demikian, pasar tetap berhati-hati karena banyak analis menilai proses negosiasi akan berjalan panjang dan peningkatan pengiriman dari Rusia tidak akan terjadi secara cepat.
Para pelaku pasar kini menunggu pertemuan virtual OPEC+ pada hari Minggu, yang diperkirakan mempertahankan keputusan untuk menunda penambahan produksi hingga awal 2026. Alih-alih fokus pada penyesuaian output jangka pendek, diskusi kemungkinan bergeser pada evaluasi kapasitas jangka panjang tiap anggota, langkah yang dinilai krusial untuk menentukan arah pasar energi ke depan.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan USOIL pada timeframe H4 masih bergerak dalam kondisi sideways cenderung bearish, dengan harga memantul dari support 58.09 setelah gagal menembus support kuat 57.02. Selama harga tetap di bawah resistance 60.03 dan resistance utama 60.81, tekanan jual masih dominan. Jika harga menembus 58.91, peluang retest ke 60.03 terbuka, namun kegagalan menembus area tersebut dapat mendorong harga turun kembali menuju 58.09, bahkan berlanjut ke 57.02 sebagai support utama.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.