Harga minyak mentah WTI kembali menguat mendekati USD66 per barel pada Kamis (26/02), menghentikan penurunan tiga hari beruntun seiring pasar menanti putaran ketiga perundingan nuklir Amerika Serikat – Iran. Fokus tertuju pada pertemuan di Jenewa antara utusan khusus AS, Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Ketegangan meningkat setelah Presiden Donald Trump memperingatkan kemungkinan serangan terbatas jika kesepakatan tak tercapai, memicu kekhawatiran gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, kenaikan harga tertahan oleh lonjakan besar persediaan minyak Amerika Serikat. Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan stok bertambah 16 juta barel pekan lalu, menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak Februari 2023. Peningkatan ini memperkuat sinyal melemahnya keseimbangan permintaan dan pasokan di pasar global.
Tekanan tambahan datang dari sisi suplai internasional. Arab Saudi dilaporkan menuju level ekspor tertinggi dalam hampir tiga tahun, sementara Iran mempercepat pengapalan minyak melalui kapal tanker berdasarkan data Vortexa. Kombinasi peningkatan produksi dan ketidakpastian geopolitik membuat pergerakan harga WTI tetap volatil, dengan pelaku pasar mencermati hasil negosiasi yang berpotensi menentukan arah minyak selanjutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga WTI Oil Spot saat ini bergerak dalam fase konsolidasi setelah memantul kuat dari area demand di sekitar 65,00. Terlihat adanya struktur higher low yang mulai terbentuk, menandakan tekanan beli perlahan kembali masuk. Selama harga mampu bertahan di atas support kunci 65,08, peluang rebound masih terbuka dengan potensi pengujian resistance terdekat di kisaran 65,99 hingga 66,24. Area tersebut juga berdekatan dengan zona supply yang sebelumnya memicu penolakan harga.
Secara teknikal, skenario bullish akan semakin valid jika terjadi breakout bersih di atas 66,00 yang dapat membuka ruang kenaikan menuju 66,50 – 66,90. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support berisiko memicu tekanan lanjutan menuju 64,60 sebagai target pelemahan berikutnya. Dengan struktur pasar yang masih sensitif terhadap sentimen global, strategi ideal adalah menunggu konfirmasi pergerakan di sekitar level kunci sebelum mengambil keputusan transaksi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.