Harga minyak WTI berjangka kembali menguat, menguat dibandingkan sesi sebelumnya di tengah gejolak global yang terus mengangkat risiko gangguan pasokan. Sentimen ini dipicu oleh ancaman sanksi lebih ketat terhadap eksportir besar serta kekhawatiran pasokan dari wilayah penghasil utama di Timur Tengah dan Amerika Latin, yang membuat pelaku pasar menempatkan premi risiko lebih tinggi pada harga komoditas energi. Tren kenaikan mingguan ini mencerminkan dominasi sentimen geopolitik di tengah tekanan fundamental lain yang beragam.
Faktor eksternal juga memainkan peran besar, terutama tindakan keras oleh otoritas terhadap kapal tanker terkait Venezuela dan peningkatan ketegangan dengan Iran yang menambah ketidakpastian pasokan ke pasar global. Dari perspektif teknikal, pergerakan harga masih menunjukkan respons positif terhadap berita geopolitik, meskipun risiko oversupply dan kondisi permintaan global masih menjadi penyeimbang utama. Penguatan lanjutan akan sangat bergantung pada bagaimana konflik dan kebijakan internasional memengaruhi arus minyak mentah di seluruh rantai pasok dunia.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI menunjukkan pemulihan agresif setelah membentuk break of structure dari fase konsolidasi sebelumnya. Dorongan beli yang kuat muncul usai harga bertahan di area support kunci, menandakan minat buyer kembali mendominasi dan mengubah struktur jangka pendek menjadi lebih konstruktif. Selama harga tetap bergerak di atas level penembusan, peluang lanjutan penguatan masih terbuka.
Namun dari sisi teknikal, zona resistance atas menjadi penghalang penting yang berpotensi memicu koreksi sehat. Reaksi harga di area ini akan menentukan apakah minyak mampu melanjutkan tren naik atau justru kembali tertahan tekanan jual. Selama support terdekat tidak ditembus, skenario pullback cenderung dipandang sebagai kesempatan konsolidasi sebelum arah berikutnya terbentuk.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.