HomeMarket NewsMinyak WTI Bergejolak, Negosiasi AS–Iran dan OPEC+ Guncang Pasar

Harga minyak WTI bertahan di kisaran USD65,5 per barel pada akhir pekan setelah pergerakan volatil dalam beberapa sesi terakhir. Pasar merespons kesepakatan Amerika Serikat dan Iran untuk melanjutkan perundingan nuklir pekan depan. Pembicaraan di Jenewa disebut menunjukkan kemajuan oleh pihak Teheran, meski sumber dari delegasi Washington mengindikasikan adanya kekecewaan. Negosiasi lanjutan dijadwalkan berlangsung di Wina disertai pertemuan teknis guna membahas detail lebih lanjut.

Sentimen tetap rapuh karena Iran menegaskan tidak akan mengizinkan uranium yang telah diperkaya keluar dari negaranya. Di sisi lain, peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah memicu kekhawatiran baru, terutama setelah Presiden Donald Trump memperingatkan potensi aksi militer jika kesepakatan gagal tercapai. Kombinasi diplomasi dan ancaman ini membuat pelaku pasar energi cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi.

Fokus investor kini tertuju pada pertemuan OPEC+ akhir pekan yang akan membahas kebijakan suplai di tengah bayangan potensi kelebihan pasokan global. Ketidakpastian geopolitik serta peluang bertambahnya produksi dapat menekan prospek harga dalam jangka pendek. Secara mingguan, kontrak minyak mentah masih mengarah pada pelemahan, mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap perkembangan negosiasi dan arah kebijakan produksi.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga WTI Oil Spot pada grafik satu jam terlihat membentuk pemulihan setelah menyentuh area demand di sekitar 63,50 – 64,20. Reaksi kuat dari zona tersebut mendorong kenaikan menuju level retracement Fibonacci 38,2% di kisaran 65,40, menandakan adanya minat beli jangka pendek. Struktur pasar mulai menunjukkan potensi pembentukan higher low, namun pergerakan masih tertahan di bawah area resistance 66,60 yang menjadi batas penting sebelum membuka ruang kenaikan lanjutan.

Selama harga bertahan di atas 64,70, peluang penguatan menuju 66,60 hingga 67,40 tetap terbuka. Sebaliknya, kegagalan menjaga momentum dapat memicu koreksi kembali ke golden ratio 61,8% di sekitar 64,70 bahkan menguji ulang support kunci 63,50. Secara teknikal, arah berikutnya akan sangat ditentukan oleh respons harga di zona penawaran terdekat, sehingga pelaku pasar perlu mencermati konfirmasi breakout atau penolakan di area tersebut.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze