Harga minyak mentah WTI melemah sekitar 3% ke kisaran USD 60 per barel pada Kamis (15/01), menghentikan reli lima hari berturut-turut. Pelemahan ini dipicu meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan militer Amerika Serikat ke Iran, yang sebelumnya menjadi pendorong utama kenaikan harga. Sentimen berubah cepat setelah ketegangan geopolitik dinilai tidak lagi mendesak.
Perubahan arah harga terjadi usai Presiden Donald Trump menyampaikan bahwa ia mendapat jaminan penghentian eksekusi terhadap para demonstran di Iran. Pernyataan tersebut menurunkan ekspektasi intervensi AS dalam waktu dekat, sehingga pelaku pasar mulai melepas premi risiko geopolitik. Padahal sebelumnya, keresahan di Iran produsen minyak terbesar keempat OPEC dengan produksi sekitar 3,3 juta barel per hari sempat memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan jalur pengiriman.
Di sisi lain, data terbaru dari EIA menunjukkan persediaan minyak mentah dan bensin AS mengalami kenaikan pada pekan lalu, sementara stok distilat justru menurun. Kombinasi meredanya risiko geopolitik dan bertambahnya stok energi ini memperkuat tekanan jual, mendorong harga WTI menjauh dari level tertinggi sejak Oktober.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, harga WTI Oil terlihat kehilangan momentum setelah gagal bertahan di area resistance kuat dekat puncak terbaru. Penolakan harga di zona supply dan order block menandakan tekanan jual mulai mendominasi, diperkuat oleh munculnya change of character yang mengindikasikan pergeseran tren jangka pendek. Pergerakan saat ini cenderung bergerak korektif setelah reli panjang, dengan struktur harga mulai membentuk lower high.
Dari sisi potensi pergerakan, WTI berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area demand terdekat sebagai zona penyeimbang. Level retracement Fibonacci menunjukkan ruang koreksi masih terbuka sebelum minat beli kembali muncul. Selama harga bertahan di bawah area resistance, bias teknikal tetap cenderung melemah, sementara indikator osilator mengonfirmasi berkurangnya kekuatan bullish dalam jangka dekat.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.