Harga minyak mentah WTI bergerak menguat mendekati level psikologis setelah sempat tertekan pada sesi sebelumnya. Pemulihan ini mencerminkan sikap pasar yang mulai menilai ulang prospek energi global, seiring melemahnya dolar AS yang meningkatkan daya tarik komoditas berbasis mata uang tersebut. Kondisi ini memberi ruang bagi minyak untuk bangkit meski tekanan eksternal masih terasa.
Sentimen positif turut datang dari pernyataan pimpinan produsen utama yang menilai permintaan global tetap solid, terutama dari negara berkembang. Konsumsi energi dunia tercatat mencapai rekor dan diproyeksikan terus meningkat pada periode mendatang, didorong aktivitas ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok. Pandangan ini membantu meredam kekhawatiran berlebih terhadap potensi kelebihan pasokan di pasar minyak.
Meski demikian, ruang kenaikan masih terbatas oleh bayang-bayang peningkatan produksi global dan perkembangan geopolitik. Harapan gencatan senjata di Eropa Timur serta meredanya tensi kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran menahan laju reli lebih lanjut. Secara mingguan, harga minyak tetap berada di jalur penguatan terbatas, mencerminkan keseimbangan antara optimisme permintaan dan risiko pasokan.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga minyak WTI pada timeframe empat jam menunjukkan fase konsolidasi setelah mengalami penurunan tajam dari area supply zone. Harga saat ini bergerak di atas zona support yang masih mampu menahan tekanan jual, menandakan adanya respons beli dari pelaku pasar. Struktur harga mulai membentuk higher low, yang mengindikasikan peluang pemulihan selama level invalidasi tidak ditembus.
Secara teknikal, area Fibonacci 50% hingga 61,8% menjadi kunci penentu arah selanjutnya. Selama harga mampu bertahan di zona tersebut, potensi rebound mengarah ke resistance terdekat tetap terbuka. Namun, kegagalan menjaga support berisiko mendorong pelemahan lanjutan menuju demand zone di bawahnya, sehingga disiplin manajemen risiko tetap penting di tengah volatilitas pasar energi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.