HomeMarket NewsMinyak WTI Bangkit di Tengah Ancaman Konflik AS Iran dan Lonjakan Stok AS

Harga minyak mentah WTI kembali menguat menembus $64 per barel pada Rabu (11/02) setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang belum mereda, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan global. Laporan menyebut Washington mempertimbangkan pencegatan kapal pengangkut minyak Iran serta kemungkinan penambahan kekuatan militer jika negosiasi nuklir gagal.

Meski perundingan awal pekan lalu berlangsung positif, pelaku pasar tetap waspada terhadap risiko eskalasi konflik yang dapat memicu aksi militer AS terhadap Teheran. Skenario ini dinilai berpotensi mengganggu distribusi minyak Iran atau memicu aksi balasan yang memperparah ketidakpastian pasokan energi dunia. Kekhawatiran tersebut menjadi faktor utama yang menopang reli harga minyak di tengah sentimen geopolitik yang sensitif.

Namun, kenaikan harga tertahan oleh laporan industri AS yang menunjukkan lonjakan persediaan minyak sebesar 13,4 juta barel pekan lalu, terbesar sejak November 2023 jika dikonfirmasi data resmi. Investor kini menantikan laporan prospek pasar bulanan OPEC, disusul penilaian IEA yang memperingatkan bahwa pasokan global berpotensi melampaui permintaan tahun ini, sehingga menciptakan surplus signifikan di pasar energi.

OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, pergerakan USOIL menunjukkan fase konsolidasi setelah reli tajam yang membentuk struktur higher high dan higher low. Harga kini bergerak di dalam pola penurunan kecil (descending channel) dengan area 63.50–63.60 menjadi zona support penting yang bertepatan dengan level Fibonacci tengah dan area demand sebelumnya. Selama harga bertahan di atas area ini, peluang pantulan tetap terbuka dengan struktur pasar yang masih mempertahankan bias naik jangka pendek.

Di sisi atas, area 64.15 hingga 64.70 menjadi resistance kunci yang sebelumnya berfungsi sebagai Equal High dan titik distribusi. Jika harga mampu menembus zona tersebut, potensi kelanjutan kenaikan menuju area 65.20 terbuka lebar. Namun, kegagalan bertahan di atas support konsolidasi dapat memicu tekanan turun menuju 63.00 hingga 62.50 sebagai area likuiditas berikutnya sebelum pembeli kembali masuk.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze