Harga minyak mentah dunia jenis WTI anjlok sekitar 5% hingga turun di bawah level $88 per barel pada perdagangan Rabu (25/03). Penurunan ini membalikkan kenaikan tajam sesi sebelumnya, seiring munculnya laporan bahwa Washington tengah mendorong jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran. Harapan meredanya ketegangan geopolitik langsung menekan harga, karena pasar melihat potensi stabilitas pasokan energi global.
Media Israel mengungkapkan bahwa Amerika Serikat mengusulkan gencatan senjata sementara guna membuka ruang negosiasi, sementara The New York Times melaporkan adanya proposal komprehensif yang diajukan kepada Iran untuk menyelesaikan konflik. Sentimen ini lebih dominan dibanding kekhawatiran eskalasi, meskipun Presiden Donald Trump telah mengirim sekitar 2.000 pasukan ke kawasan Timur Tengah sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika keamanan di Selat Hormuz.
Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak sekitar 5% setelah Iran menegaskan tidak terlibat dalam pembicaraan dengan AS dan tidak berencana menormalkan aktivitas pelayaran di jalur strategis tersebut. Ketegangan semakin meningkat ketika sekutu AS seperti Saudi Arabia dan United Arab Emirates menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam konflik. Perubahan cepat sentimen ini menunjukkan bahwa pasar energi sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan diplomasi global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan bearish setelah harga gagal mempertahankan kenaikan di area resistance sekitar 92.70. Terlihat adanya penolakan kuat di zona tersebut yang diikuti penurunan tajam, menandakan dominasi penjual mulai meningkat. Struktur pasar juga membentuk perubahan karakter (CHoCH) ke arah bawah, memperkuat indikasi potensi tren turun lanjutan dengan target terdekat di kisaran 85.70 sebagai support utama.
Jika tekanan jual berlanjut, harga berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area target berikutnya di sekitar 83.80 hingga 81.40. Namun, skenario ini dapat berubah apabila harga mampu kembali naik dan menembus area invalidasi di sekitar 92.70, yang berpotensi memicu pembalikan arah jangka pendek. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan reaksi harga di area kunci serta konfirmasi lanjutan sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas minyak masih cukup tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.