Harga minyak mentah WTI melonjak mendekati $93 per barel pada perdagangan Kamis (09/04), didorong oleh meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Serangan terbaru Israel ke wilayah Lebanon memicu keraguan atas keberlangsungan gencatan senjata yang masih rapuh. Kondisi ini langsung mengangkat sentimen pasar energi karena risiko gangguan pasokan kembali membesar.
Situasi semakin kompleks setelah laporan media Iran menyebutkan bahwa lalu lintas tanker minyak melalui Selat Hormuz sempat terhenti. Jalur vital ini diketahui menangani sekitar 20% distribusi minyak dan gas global, sehingga gangguan sekecil apa pun dapat memicu lonjakan harga. Perbedaan pandangan antara Teheran dan pihak Amerika-Israel terkait cakupan kesepakatan damai juga memperburuk ketidakpastian di pasar.
Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance mengungkapkan adanya indikasi pembukaan kembali jalur tersebut seiring rencana dialog langsung dengan Iran. Harapan ini sedikit meredakan kekhawatiran pelaku pasar, meski risiko tetap tinggi akibat dugaan pelanggaran beberapa poin kesepakatan. Dengan kondisi yang masih dinamis, pergerakan harga minyak diperkirakan akan tetap volatil dalam waktu dekat.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe intraday menunjukkan tren pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan jual. Harga saat ini bergerak stabil di atas area Fibonacci 50% di sekitar 89.53, yang kini berperan sebagai support dinamis. Struktur candlestick memperlihatkan dominasi buyer dengan terbentuknya higher low secara bertahap, menandakan potensi kelanjutan kenaikan masih terbuka. Jika momentum ini terjaga, harga berpeluang menguji resistance berikutnya di area psikologis 90.50 hingga 92.00.
Di sisi lain, pelaku pasar tetap perlu mencermati kemungkinan koreksi apabila harga gagal bertahan di atas support tersebut. Penembusan ke bawah level 87.58 dapat memicu tekanan jual lanjutan menuju area demand lebih rendah. Garis tren naik yang terbentuk juga menjadi kunci arah pergerakan jangka pendek, sehingga konfirmasi breakout atau breakdown akan sangat menentukan langkah selanjutnya. Dengan volatilitas yang masih tinggi, strategi menunggu validasi sinyal menjadi pendekatan yang lebih bijak.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.