HomeMarket NewsMinyak Meledak di Tengah Ancaman Perang Timur Tengah

Harga minyak WTI kembali menguat dan diperdagangkan di atas $97,3 per barel setelah sempat tertekan pada awal sesi. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya risiko konflik kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan global. Laporan serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas gas South Pars milik Iran memicu kekhawatiran akan krisis energi berkepanjangan, meskipun ada upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pasar domestik.

Sebelumnya, harga sempat tertekan akibat lonjakan persediaan minyak sebesar 6,2 juta barel serta sikap hawkish Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5 – 3,75%. Kebijakan ini mengurangi ekspektasi permintaan energi dalam jangka pendek. Namun, faktor fundamental kembali mendominasi setelah meningkatnya ketegangan geopolitik dan potensi gangguan distribusi energi global.

Penutupan efektif jalur strategis Selat Hormuz menjadi pendorong utama lonjakan harga karena jalur ini merupakan salah satu rute pengiriman minyak terpenting di dunia. Meskipun pelepasan cadangan strategis dan peningkatan kapasitas kilang domestik memberikan bantalan sementara, ancaman balasan dari Teheran menjaga premi risiko tetap tinggi. Kondisi ini membuat pasar minyak tetap sensitif terhadap perkembangan geopolitik dalam waktu dekat.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe 1 jam menunjukkan struktur bullish yang mulai terbentuk setelah harga berhasil melakukan break of structure (BOS) di area sebelumnya. Kenaikan kuat mendorong harga mendekati resistance utama di sekitar 99.700, namun muncul penolakan yang memicu koreksi jangka pendek. Saat ini harga bergerak turun menuju area support terdekat di kisaran 94.175, yang menjadi zona penting untuk menjaga momentum naik tetap valid.

Jika harga mampu bertahan di area demand 94.175 – 92.709, peluang rebound masih terbuka dengan target kembali menguji resistance hingga 99.700. Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan menembus 91.379 sebagai invalidasi, maka struktur bullish berpotensi gagal dan membuka ruang penurunan lebih dalam. Dengan kondisi ini, pelaku pasar perlu mencermati reaksi harga di zona support sebagai penentu arah pergerakan berikutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze