HomeMarket NewsMinyak Dunia Terkoreksi Saat Ketegangan Iran Memicu Ancaman Jalur Energi Global

Harga minyak mentah WTI turun ke kisaran USD102 per barel pada hari Selasa (31/03), membalikkan kenaikan sebelumnya setelah muncul laporan bahwa Donald Trump bersedia mengakhiri kampanye militer Amerika Serikat terhadap Iran. Keputusan ini tetap dipertimbangkan meskipun Selat Hormuz masih berpotensi tertutup, kondisi yang dapat memperkuat kendali Teheran atas jalur pelayaran vital tersebut. Sentimen pasar pun langsung bereaksi, memicu tekanan pada harga minyak global.

Ketegangan geopolitik semakin meningkat setelah Iran dilaporkan menyerang kapal tanker minyak Kuwait di dekat pelabuhan Dubai. Insiden ini menegaskan tingginya risiko keamanan di kawasan Teluk Persia, yang merupakan salah satu jalur distribusi energi terpenting dunia. Situasi kian kompleks dengan keterlibatan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman, yang mulai menyerang Israel serta berpotensi mengganggu jalur pelayaran di Laut Merah.

Perkembangan ini meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global karena dua jalur utama perdagangan minyak menghadapi ancaman gangguan. Ketidakpastian ini dapat memperketat aliran energi dari Timur Tengah dan mendorong volatilitas harga di pasar internasional. Meski demikian, minyak acuan AS masih berada di jalur kenaikan bulanan signifikan dengan potensi lonjakan lebih dari 50%, mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap dinamika geopolitik.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga WTI Oil Spot pada timeframe 30 menit menunjukkan tekanan turun setelah gagal mempertahankan area resistance di sekitar 103.300. Terlihat adanya penolakan kuat di zona “weak high” yang memicu pembalikan arah, diperkuat dengan struktur lower high dan breakdown dari area konsolidasi sebelumnya. Harga kini bergerak di bawah level Fibonacci 50%, menandakan momentum bearish mulai mendominasi dalam jangka pendek.

Selama harga tetap tertahan di bawah area golden ratio (61.8%) sekitar 101.100, potensi penurunan masih terbuka menuju support 97.500. Jika tekanan jual berlanjut, target berikutnya berada di kisaran 96.000 hingga 94.000. Namun, skenario ini bisa batal apabila harga kembali menembus dan bertahan di atas resistance, yang berpotensi memicu rebound dan perubahan struktur menjadi bullish.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze